Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Operasi Tangkap Bandar Narkoba

0
0

Jakarta, DDTCNews – Ditjen Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menangkap tiga orang bandar narkoba. Ketiganya ditangkap di Kelurahan Penjaringan Jakarta Utara, Selasa sore (14/6). Dari penangkapan itu, narkoba jenis sabu yang disembunyikan di dalam pipa berhasil diamankan.

Kepala BNN, Budi Waseso (Buwas) menjelaskan, ada modus baru dengan menyimpan narkoba dalam pipa dengan ketebalan hingga 4 cm dan ditutup dengan alumunium voil hingga kedap suara. Rumah yang dipakai sebagai pabrik mi itu hanya sebagai kedok para pelaku.

“Narkoba itu di masukkan dalam pipa-pipa sebanyak sembilan batang. Di dalamnya terdapat 45 kg sabu kristal,” ungkap Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari di tempat kejadian.

Baca Juga: Pengguna Kawasan Berikat & KITE Sumbang Penerimaan Rp90 Triliun

Petugas mengamankan sebanyak lima orang tersangka dengan inisial HE, EN, ED, GN, dan DD. HE merupakan mantan napi Lapas Cipinang yang masih berstatus bebas bersyarat.

Karena hal itu, dalam melakukan transaksi, HE memakai identitas EN untuk membuka rekening dan sebagai alamat tujuan pengiriman barang.

Hasil investigasi juga mengungkapkan bahwa ada narapidana Lapas Cipinang dengan inisial AK yang diduga terlibat dalam kasus ini. Ia juga diduga tergabung dalam jaringan narkotika Freddy Budiman.

Baca Juga: Sri Mulyani: Masih Banyak Pengusaha yang Mengeluh Soal Birokrasi

Heru Pambudi Dirjen Bea dan Cukai yang berada di lokasi kejadian juga menambahkan, keberhasilan operasi itu tidak lepas dari hasil analisa dan pengamatan yang cukup lama yang dilakukan oleh Ditjen Bea Cukai.  

Selain itu, keberhasilan tersebut juga dibantu oleh adanya koordinasi baik dengan BNN dalam memantau dan memeriksa lokasi, serta melakukan penyelidikan bersama. “Keberhasilan ini juga tak lepas dari sinergi yang baik antara Bea Cukai dan BNN,” pungkas Heru. (Amu)

Baca Juga: Ini Catatan dari Sri Mulyani Soal Fasilitas Kawasan Berikat & KITE

“Narkoba itu di masukkan dalam pipa-pipa sebanyak sembilan batang. Di dalamnya terdapat 45 kg sabu kristal,” ungkap Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari di tempat kejadian.

Baca Juga: Pengguna Kawasan Berikat & KITE Sumbang Penerimaan Rp90 Triliun

Petugas mengamankan sebanyak lima orang tersangka dengan inisial HE, EN, ED, GN, dan DD. HE merupakan mantan napi Lapas Cipinang yang masih berstatus bebas bersyarat.

Karena hal itu, dalam melakukan transaksi, HE memakai identitas EN untuk membuka rekening dan sebagai alamat tujuan pengiriman barang.

Hasil investigasi juga mengungkapkan bahwa ada narapidana Lapas Cipinang dengan inisial AK yang diduga terlibat dalam kasus ini. Ia juga diduga tergabung dalam jaringan narkotika Freddy Budiman.

Baca Juga: Sri Mulyani: Masih Banyak Pengusaha yang Mengeluh Soal Birokrasi

Heru Pambudi Dirjen Bea dan Cukai yang berada di lokasi kejadian juga menambahkan, keberhasilan operasi itu tidak lepas dari hasil analisa dan pengamatan yang cukup lama yang dilakukan oleh Ditjen Bea Cukai.  

Selain itu, keberhasilan tersebut juga dibantu oleh adanya koordinasi baik dengan BNN dalam memantau dan memeriksa lokasi, serta melakukan penyelidikan bersama. “Keberhasilan ini juga tak lepas dari sinergi yang baik antara Bea Cukai dan BNN,” pungkas Heru. (Amu)

Baca Juga: Ini Catatan dari Sri Mulyani Soal Fasilitas Kawasan Berikat & KITE
Topik : Bea Cukai, Badan Narkotika Nasional, Narkoba
artikel terkait
Senin, 03 Oktober 2016 | 20:23 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Rabu, 21 September 2016 | 08:01 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Selasa, 04 Oktober 2016 | 17:55 WIB
INSENTIF PENDIDIKAN
Selasa, 20 September 2016 | 12:01 WIB
KEBIJAKAN INVESTASI
berita pilihan
Selasa, 04 Desember 2018 | 14:21 WIB
KEBIJAKAN ANGGARAN
Senin, 24 Oktober 2016 | 14:02 WIB
TAX AMNESTY
Rabu, 21 November 2018 | 14:53 WIB
PENERIMAAN NEGARA
Kamis, 16 Juni 2016 | 13:18 WIB
CEGAH ILLEGAL FISHING
Jum'at, 11 November 2016 | 19:56 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI
Jum'at, 21 Oktober 2016 | 15:32 WIB
PELABUHAN PERIKANAN
Senin, 14 November 2016 | 17:21 WIB
TAX AMNESTY
Sabtu, 12 November 2016 | 16:06 WIB
PASAR GELAP
Kamis, 28 September 2017 | 09:06 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 21 September 2016 | 14:01 WIB
TAX AMNESTY