Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Negara Ini Fokus pada Penghindaran Pajak dan Iklim Investasi

2
2

Ilustrasi. 

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah Belanda telah mengumumkan prioritas dan timeline dalam kebijakan pajak. Pemerintah berniat mengatasi penghindaran pajak dan memperbaiki iklim investasi.

Dalam Fiscale beleidsagenda 2019, Sekretaris Keuangan Negara Belanda menyusun prioritas perundang-undangan dan kebijakan di masa depan. Ini termasuk penerapan EU anti-tax avoidance directive II, yang menargetkan ketidakcocokan hybrid.

Selain itu, ada pengenalan conditional withholding tax atas bunga dan royalty, pembaruan praktik aturan pajak Belanda, dan penerapan kewajiban pengungkapan (EU mandatory disclosure). Proposal legislatif terkait penerapan EU anti-tax avoidance directive II diperkirakan akan terbit bulan ini.

Baca Juga: Bukan Tarif Pajak Semata, Ini 6 Aspek Penentu Masuknya Investasi

“Langkah-langkah lain akan diusulkan pada kuartal ketiga, termasuk pada hari anggaran, yaitu 17 September 2019,” demikian pernyataan otoritas yang dikutip dari MNE Tax, Kamis (13/6/2019).

Sekretaris Negara Keuangan mencatat bahwa Belanda baru-baru ini memperkenalkan sejumlah langkah untuk melawan tax evasiondan tax avoidance, termasuk penerapan EU Anti-Tax Avoidance Directive I, ratifikasi Instrumen Multilateral, pengenalan daftar yurisdiksi pajak rendah yang menerapkan aturan tambahan controlled foreign company (CFC) serta pengenalan undang-undang yang berlaku untuk trust offices.

Selain itu, pemerintah mengatakan iklim investasi Belanda sangat menarik karena beberapa alasan. Beberapa alasan tersebut seperti infrastruktur, posisi geografis (sebagai pintu gerbang ke Eropa), tingkat pendidikan populasi pekerja, dan keandalan pemerintah dan ekosistem inovatif.

Baca Juga: Soal Dana Repatriasi, Dirjen Pajak: Tidak Ada yang Mengkhawatirkan

Sekretaris Negara Keuangan juga menilai penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) badan membuat Belanda lebih menarik bagi perusahaan secara umum. Otoritas juga menunjukkan bahwa langkah-langkah akan diambil dalam bidang pajak upah Belanda agar ada tambahan daya tarik.

“Dan peningkatan membayar karyawan mereka dalam opsi saham,” imbuh otoritas. (kaw)

Baca Juga: Uni Eropa Keluarkan Sejumlah Negara dari Daftar Hitam Pajak

Selain itu, ada pengenalan conditional withholding tax atas bunga dan royalty, pembaruan praktik aturan pajak Belanda, dan penerapan kewajiban pengungkapan (EU mandatory disclosure). Proposal legislatif terkait penerapan EU anti-tax avoidance directive II diperkirakan akan terbit bulan ini.

Baca Juga: Bukan Tarif Pajak Semata, Ini 6 Aspek Penentu Masuknya Investasi

“Langkah-langkah lain akan diusulkan pada kuartal ketiga, termasuk pada hari anggaran, yaitu 17 September 2019,” demikian pernyataan otoritas yang dikutip dari MNE Tax, Kamis (13/6/2019).

Sekretaris Negara Keuangan mencatat bahwa Belanda baru-baru ini memperkenalkan sejumlah langkah untuk melawan tax evasiondan tax avoidance, termasuk penerapan EU Anti-Tax Avoidance Directive I, ratifikasi Instrumen Multilateral, pengenalan daftar yurisdiksi pajak rendah yang menerapkan aturan tambahan controlled foreign company (CFC) serta pengenalan undang-undang yang berlaku untuk trust offices.

Selain itu, pemerintah mengatakan iklim investasi Belanda sangat menarik karena beberapa alasan. Beberapa alasan tersebut seperti infrastruktur, posisi geografis (sebagai pintu gerbang ke Eropa), tingkat pendidikan populasi pekerja, dan keandalan pemerintah dan ekosistem inovatif.

Baca Juga: Soal Dana Repatriasi, Dirjen Pajak: Tidak Ada yang Mengkhawatirkan

Sekretaris Negara Keuangan juga menilai penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) badan membuat Belanda lebih menarik bagi perusahaan secara umum. Otoritas juga menunjukkan bahwa langkah-langkah akan diambil dalam bidang pajak upah Belanda agar ada tambahan daya tarik.

“Dan peningkatan membayar karyawan mereka dalam opsi saham,” imbuh otoritas. (kaw)

Baca Juga: Uni Eropa Keluarkan Sejumlah Negara dari Daftar Hitam Pajak
Topik : Belanda, penghindaran pajak, investasi
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 15 Oktober 2019 | 11:36 WIB
SWISS
Senin, 14 Oktober 2019 | 18:18 WIB
FILIPINA
Senin, 14 Oktober 2019 | 17:37 WIB
TRANSPARANSI PAJAK
berita pilihan
Jum'at, 11 November 2016 | 17:27 WIB
BRASIL
Kamis, 08 Juni 2017 | 14:18 WIB
ARAB SAUDI
Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:33 WIB
AFRIKA SELATAN
Jum'at, 21 Oktober 2016 | 10:03 WIB
SUDAN SELATAN
Kamis, 08 Juni 2017 | 16:55 WIB
BANGLADESH
Jum'at, 21 Oktober 2016 | 12:01 WIB
ITALIA
Kamis, 30 Maret 2017 | 11:35 WIB
INDIA
Jum'at, 14 Juli 2017 | 09:33 WIB
PRANCIS
Kamis, 08 Juni 2017 | 18:36 WIB
UNI EMIRAT ARAB
Jum'at, 05 Mei 2017 | 11:39 WIB
ITALIA