FILIPINA

Musim Lapor SPT Tahunan, Menkeu Yakinkan Uang Pajak Tidak Dikorupsi

Dian Kurniati | Senin, 12 Februari 2024 | 19:00 WIB
Musim Lapor SPT Tahunan, Menkeu Yakinkan Uang Pajak Tidak Dikorupsi

Ilustrasi.

MANILA, DDTCNews - Menteri Keuangan (Menkeu) Filipina Ralph G. Recto meyakinkan wajib pajak untuk patuh menyampaikan SPT Tahunan paling lambat 15 April 2024.

Pemerintah telah menghilangkan berbagai hambatan sehingga pembayaran dan pelaporan pajak lebih efisien. Selain itu, pajak yang dibayarkan masyarakat juga bakal dibelanjakan secara bijaksana dan efisien, tanpa ada korupsi.

"Kepada wajib pajak, saya sendiri akan memastikan setiap uang dari pajak Anda digunakan untuk pembangunan," katanya dalam kick-off Kampanye Pajak Nasional, Senin (12/2/2024).

Baca Juga:
Laksanakan Bantuan Penagihan Pajak, DJP: Perpres Perlu Direvisi

Pemerintah, lanjut Recto, menargetkan pendapatan negara mencapai PHP4,3 triliun atau Rp1.196,9 triliun pada tahun ini. Dari target itu, mayoritas akan disumbang dari pajak, yaitu senilai PHP3,05 triliun, disusul penerimaan bea dan cukai sekitar PHP1 triliun.

Dia menjelaskan pajak akan berperan sebagai penggerak perekonomian Filipina. Dengan penerimaan pajak yang memadai, pemerintah akan memiliki kemampuan untuk mendorong perekonomian yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Menurut Recto, perekonomian yang lebih inklusif dan berkelanjutan akan ditandai dengan tingkat kemiskinan rendah, peningkatan investasi infrastruktur dan sumber daya manusia, serta penciptaan banyak lapangan kerja berkualitas.

Baca Juga:
Reorganisasi Instansi Vertikal DJP Berlanjut? Ini Kata Dirjen Pajak

Selain itu, pemerintah juga terus melakukan reformasi untuk menciptakan sistem pembayaran dan pemungutan pajak yang cepat, benar, dan efisien. Melalui reformasi tersebut, kepatuhan wajib pajak diharapkan terus meningkat.

Recto juga memaparkan pentingnya digitalisasi dan percepatan penerapan UU Kemudahan Membayar Pajak untuk menjamin pelayanan wajib pajak yang prima.

"Ketika kedua belah pihak memainkan peran secara efektif, kita akan membuka jalan menuju kemajuan dengan pasti," ujarnya seperti dilansir philstar.com.

Baca Juga:
60 Juta NIK Sudah Dipadankan Dengan NPWP

Recto menambahkan pemerintah juga mengundang masyarakat untuk ikut mengawasi realisasi APBN 2024. Menurutnya, masyarakat dapat berpartisipasi memastikan setiap belanja negara dilakukan secara efisien.

Dia juga mengingatkan para pegawai pajak untuk mengedepankan integritas dan akuntabilitas dalam menjalankan tugasnya. (rig)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Kamis, 22 Februari 2024 | 18:30 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Laksanakan Bantuan Penagihan Pajak, DJP: Perpres Perlu Direvisi

Kamis, 22 Februari 2024 | 18:15 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Reorganisasi Instansi Vertikal DJP Berlanjut? Ini Kata Dirjen Pajak

Kamis, 22 Februari 2024 | 18:07 WIB KEBIJAKAN PAJAK

60 Juta NIK Sudah Dipadankan Dengan NPWP

Kamis, 22 Februari 2024 | 18:00 WIB KPP PRATAMA PALOPO

Edukasi soal Bukti Potong, KPP Bahas Tanggungan Pajak Khusus ASN

BERITA PILIHAN
Kamis, 22 Februari 2024 | 18:30 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Laksanakan Bantuan Penagihan Pajak, DJP: Perpres Perlu Direvisi

Kamis, 22 Februari 2024 | 18:15 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Reorganisasi Instansi Vertikal DJP Berlanjut? Ini Kata Dirjen Pajak

Kamis, 22 Februari 2024 | 18:07 WIB KEBIJAKAN PAJAK

60 Juta NIK Sudah Dipadankan Dengan NPWP

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:45 WIB KONSULTASI PAJAK

Pengajuan Permohonan IKH secara Online, Bagaimana Tata Caranya?

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:30 WIB BEA CUKAI MALANG

Cegat Bus Antarkota di Pintu Tol, DJBC Amankan 30 Koli Rokok Ilegal

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:27 WIB KEPATUHAN PAJAK

4,3 Juta WP Sudah Lapor SPT Tahunan 2023, Mayoritas Gunakan e-Filing

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:01 WIB KINERJA FISKAL

APBN Catatkan Surplus Rp31,3 Triliun pada Januari 2024

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:00 WIB TIPS PAJAK

Cara Ikut Lelang Barang-Barang Sitaan Pajak

Kamis, 22 Februari 2024 | 16:37 WIB PENERIMAAN PAJAK

Kontraksi, Penerimaan Pajak Terkumpul Rp149,25 Triliun di Januari 2024

Kamis, 22 Februari 2024 | 16:30 WIB PMK 7/2024

Beli Rumah Lain, WP OP Tak Boleh Lagi Pakai Fasilitas PPN DTP 2024