Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Senin, 24 Januari 2022 | 19:00 WIB
KAMUS CUKAI
Senin, 24 Januari 2022 | 16:30 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 21 Januari 2022 | 19:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Komunitas
Selasa, 25 Januari 2022 | 16:40 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE
Senin, 24 Januari 2022 | 15:31 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE
Jum'at, 21 Januari 2022 | 16:11 WIB
HASIL DEBAT 30 Desember 2021—19 Januari 2022
Kamis, 20 Januari 2022 | 13:38 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Reportase
Perpajakan.id

Mengenal Pajak Hamburger di Amerika Serikat

A+
A-
0
A+
A-
0
Mengenal Pajak Hamburger di Amerika Serikat

Ilustrasi.

SIAPA yang tidak tahu hamburger? Makanan ini sangat dikenal di kalangan masyarakat dengan suguhan daging yang diapit roti bundar. Uniknya, di Arkansas, ada jenis pajak yang dinamakan hamburger tax.

Salah satu negara bagian di AS ini mengenakan pajak hamburger atas pemesanan makanan. Dasar pengenaan pajak ini adalah harga jual makanan yang dipesan. Namun, di beberapa kota lainnya, pajak hamburger juga dikenakan atas jasa penginapan di hotel.

“Jika kamu adalah individu dengan penghasilan rata-rata atau menengah ke bawah dan memiliki 3 sampai 4 anak dan mengajak mereka ke McDonald’s atau apapun, hamburger tax akan dikenakan padamu.” ujar Koordinator Northeast Arkansas Tea Party Iris Stevens seperti dilansir Kait8.com.

Baca Juga: Pembetulan Bukti Pot/Put Unifikasi, Wajib Pajak Perlu Syarat Ini

Berdasarkan hukum negara bagian, penerapan kebijakan pajak perlu mendapatkan persetujuan dari perwakilan rakyat. Hal ini disebabkan adanya prinsip ‘taxation without representation is robbery’ yang dikembangkan pada masa revolusi di AS tahun 1750-an.

Namun, pajak hamburger ini justru diperlakukan berbeda. Undang-undang negara bagian mengatur bahwa dewan kota berhak untuk memilih dan mengesahkan peraturan pajaknya sendiri. Oleh karena itu, pengenaan pajak hamburger tidak melalui pemungutan suara dari penduduk setempat.

Sebagai informasi, pajak hamburger bukanlah pajak baru yang dikenakan khusus atas makanan siap saji atau fast food. Sebelumnya, sudah terdapat pemajakan serupa dengan nama lain seperti fat tax atau junk food tax.

Baca Juga: Ingat, Wajib Lapor Berkala di DJP Online Agar Dividen Bebas Pajak

Pengenaan pajak ini diberlakukan dengan alasan untuk mereduksi tingkat obesitas yang berpotensi mengakibatkan jantung coroner dan diabetes. Negara-negara yang menerapakan pemajakan tersebut di antaranya Denmark, India, Jepang, Hungaria, Meksiko, dan Inggris. (vallen/rig)

Topik : amerika serikat, ficer, pajak hamburger, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Henry Dharmawan

Kamis, 02 September 2021 | 09:11 WIB
Wah salah satu kebijakan yang menarik sekali dari salah satu negara bagian di AS. Burger atau makanan fast food lainnya memang secara scientific dapat memicu berbagai risiko kesehatan. Dengan demikian, adanya pengenaan pajak seperti ini memang diharapkan dapat mengendalikan konsumsi masyarakat terha ... Baca lebih lanjut
1

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 25 Januari 2022 | 11:00 WIB
SE-52/PJ/2021

Ditjen Pajak Terbitkan Surat Edaran Soal Tafsir dan Penerapan P3B

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Biar Restitusi Lancar, IRS Minta SPT Disampaikan Secara Elektronik

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sri Mulyani & Menkeu Singapura Tanda Tangani MoU, Termasuk Soal Pajak

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:30 WIB
SELEBRITAS

Ghozali Kreator NFT Akhirnya Datangi Kantor Pajak, Ada Apa?

berita pilihan

Selasa, 25 Januari 2022 | 19:24 WIB
PER-24/PJ/2021

Pembetulan Bukti Pot/Put Unifikasi, Wajib Pajak Perlu Syarat Ini

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:26 WIB
PAJAK PENGHASILAN

Ingat, Wajib Lapor Berkala di DJP Online Agar Dividen Bebas Pajak

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ingat, Pelayanan Pajak Gratis! Laporkan Kalau Temui Pelanggaran

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:30 WIB
FASILITAS PERPAJAKAN

Insentif dari Kawasan Berikat dan KITE Sudah Terserap Rp47 Triliun

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:00 WIB
PP 3/2022

Konfirmasi Transaksi Saham Hingga Rp10 Juta Kini Bebas Bea Meterai

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:40 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE

Pembuktian Data di Sidang Online Pengadilan Pajak, Ini Hasil Surveinya

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:30 WIB
SELEBRITAS

Setelah Kunjungi Kantor Pajak, Ghozali 'NFT' Pamer Kartu NPWP Barunya

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:00 WIB
INDIA

Pengusaha Minta Kredit Pajak Masukan Segera Dipulihkan

Selasa, 25 Januari 2022 | 15:53 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Wamenkeu Ungkap Alasan Diskon PPnBM Mobil & PPN Rumah DTP Diperpanjang