Fokus
Data & Alat
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Rabu, 28 April 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 28 APRIL - 4 MEI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Lira Terus Melemah, Erdogan Perpanjang Diskon Pajak Bunga Deposito

A+
A-
4
A+
A-
4
Lira Terus Melemah, Erdogan Perpanjang Diskon Pajak Bunga Deposito

Presiden Turki Revep Tayyip Erdogan. (Foto: middle-east-online.com)

ANKARA, DDTCNews - Pemerintah Turki memperpanjang masa berlaku pengurangan pengenaan pajak atas deposito. Insentif yang berlaku sejak tahun lalu ini akan diperpanjang masa berlakunya hingga Mei 2021.

Kebijakan ini dikeluarkan oleh Presiden Revep Tayyip Erdogan seiring dengan depresiasi nilai tukar mata uang Turki, lira (TRY), dalam beberapa waktu terakhir.

"Nilai tukar lira terhadap dolar AS terus terdepresiasi dalam beberapa waktu terakhir seiring dengan keputusan Erdogan mengganti gubernur bank sentral," tulis ahvalnews.com dalam pemberitaannya, dikutip Senin (5/4/2021).

Baca Juga: Semester II/2021, Erdogan Bakal Naikkan Tarif Pajak Korporasi

Untuk diketahui, kebijakan ini sudah berlaku sejak September 2020 ketika nilai tukar lira mencapai TRY7,85 per dolar AS. Saat ini, nilai tukar lira tercatat TRY8,22 per dolar AS.

Dengan insentif ini, tarif pajak atas bunga deposito dengan jangka waktu lebih dari 1 tahun diturunkan dari 10% menjadi 0%. Pajak atas bunga deposito dengan jangka waktu lebih dari 6 bulan hingga 1 tahun diturunkan dari 12% menjadi tinggal 3%.

Terakhir, pajak atas bunga deposito dengan jangka waktu selama 6 bulan atau kurang dari 6 bulan ditetapkan turun dari yang awalnya sebesar 15% menjadi sebesar 5%.

Baca Juga: Asyik, Usaha yang Tutup Akibat Protokol Covid-19 Dapat Penundaan Pajak

Untuk diketahui, Erdogan memecat Gubernur Bank Sentral Turki Naci Agbal pada Maret 2021. Hal ini akibat keputusan Agbal yang meningkatkan suku bunga acuan dari 10,25% menjadi 19%.

Akibat pemecatan tersebut, persepsi investor global terhadap kredibilitas otoritas moneter Turki mengalami penurunan. Hal ini mengerek nilai tukar lira dan meningkatkan inflasi.

Saat ini, laju inflasi di Turki tercatat sudah mencapai 15,6%, lebih tinggi dari laju inflasi pada tahun lalu yang setidaknya masih sebesar satu digit saja. (Bsi)

Baca Juga: Cara Hitung PPh Bunga Deposito dan Tabungan

Topik : turki, pajak bunga deposito, Revep Tayyip Erdogan
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 11 April 2019 | 15:20 WIB
TURKI
Senin, 11 Februari 2019 | 19:07 WIB
TURKI
berita pilihan
Senin, 10 Mei 2021 | 15:26 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 14:12 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:51 WIB
VAKSIN COVID-19
Senin, 10 Mei 2021 | 13:15 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:10 WIB
THAILAND
Senin, 10 Mei 2021 | 13:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:54 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA