Berita
Rabu, 29 September 2021 | 09:30 WIB
PROVINSI RIAU
Rabu, 29 September 2021 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 29 September 2021 | 08:41 WIB
KURS PAJAK 29 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2021
Rabu, 29 September 2021 | 08:05 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Review
Selasa, 28 September 2021 | 12:00 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 28 September 2021 | 11:15 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 28 September 2021 | 10:30 WIB
Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman:
Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Selasa, 28 September 2021 | 18:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Selasa, 28 September 2021 | 17:47 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (4)
Selasa, 28 September 2021 | 11:30 WIB
KAMUS AKUNTANSI PAJAK
Selasa, 28 September 2021 | 11:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Lantik 132 Pejabat Bea Cukai, Begini Pesan Sri Mulyani

A+
A-
0
A+
A-
0
Lantik 132 Pejabat Bea Cukai, Begini Pesan Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik 132 pejabat di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) yang terdiri atas 20 pejabat eselon II dan 102 pejabat eselon III, termasuk 10 pejabat fungsional pemeriksa.

Sri Mulyani mengatakan semua pejabat Bea Cukai harus langsung bekerja melayani masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pandemi Covid-19. Misal, dengan mempermudah proses ekspor barang untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

"Saya minta Bea Cukai terus mendorong dan mempermudah ekspor pada masa pemulihan ekonomi," katanya, Senin (2/7/2021).

Baca Juga: Keuangan Negara Stabil, Tak Ada Kenaikan Pajak Tahun Depan

Sri Mulyani menuturkan pemulihan kinerja ekspor akan berdampak besar pada pemulihan ekonomi nasional. Dalam hal ini, ia menilai DJBC bisa memperkuat perannya dalam memberikan dukungan layanan dan fasilitas untuk pelaku usaha yang membutuhkannya.

Dia juga menilai DJBC menjadi garda terdepan dalam menjamin ketersediaan barang-barang yang dibutuhkan untuk penanganan pandemi. Menurutnya, peran itu dibutuhkan untuk menyelesaikan krisis kesehatan akibat pandemi.

Menkeu berharap pejabat yang baru saja dilantik dapat selalu melaksanakan tugas dengan integritas yang penuh tanpa cacat. Ketika pandemi membatasi interaksi secara fisik, DJBC harus tetap menjaga etika, profesionalitas, kompetensi, dan integritas.

Baca Juga: Dukung Bisnis Restoran, Penghasilan dari Tip Bakal Bebas Pajak

Menurut Sri Mulyani, semua pejabat di Kementerian Keuangan memiliki tanggung jawab untuk menjaga amanah mengelola keuangan negara, termasuk DJBC. Dia menilai masih ada beberapa petugas DJBC yang memiliki kinerja mengecewakan.

Untuk itu, Sri Mulyani meminta pejabat yang baru dilantik bekerja membuat perubahan yang masif sehingga integrits institusi makin baik. "Kekecewaan itu harus dibayar dengan perbaikan nyata," ujarnya.

Selain itu, mantan Direktur Pelaksana World Bank tersebut juga meminta DJBC terus memperbaiki sistem informasi sehingga setiap proses bisnis makin akuntabel dan transparan. Perbaikan sistem informasi ini juga akan memudahkan pengguna jasa. (rig)

Baca Juga: Rencana Pajak Baru Atas BBM Memantik Pro-Kontra

Topik : djbc, menkeu sri mulyani, pelantikan pejabat, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 27 September 2021 | 13:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Setoran PPh Pasal 22 Impor Tumbuh 292%, Ini Kata Kemenkeu

Senin, 27 September 2021 | 11:45 WIB
RUU KUP

Begini Pandangan Fraksi-Fraksi di DPR Soal Kenaikan Tarif PPN

berita pilihan

Rabu, 29 September 2021 | 09:30 WIB
PROVINSI RIAU

Perda Pajak Daerah Direvisi, Mutasi Kendaraan Akan Digratiskan

Rabu, 29 September 2021 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

BI Beberkan 4 Kunci UMKM Tembus Pasar Dunia, Apa Saja?

Rabu, 29 September 2021 | 08:41 WIB
KURS PAJAK 29 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2021

Rupiah Masih Tertekan Terhadap Dolar AS

Rabu, 29 September 2021 | 08:05 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Siap Dibawa ke Sidang Paripurna DPR, Ini Target Penerimaan Pajak 2022

Rabu, 29 September 2021 | 08:00 WIB
KINERJA FISKAL

Menkeu Minta Jajarannya Kerja Keras Kerek Defisit APBN ke Bawah 3%

Rabu, 29 September 2021 | 07:30 WIB
KOREA SELATAN

Dilatari Politik, Korea Bakal Tunda Pengenaan Pajak Kripto

Rabu, 29 September 2021 | 07:00 WIB
LATVIA

Keuangan Negara Stabil, Tak Ada Kenaikan Pajak Tahun Depan

Selasa, 28 September 2021 | 18:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Menyambut Momentum Baru Digitalisasi Sistem Pajak Indonesia

Selasa, 28 September 2021 | 17:47 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (4)

Pengenaan Sanksi Kenaikan Pajak dalam UU KUP, Apa Saja?

Selasa, 28 September 2021 | 17:37 WIB
KINERJA BUMN

Erick Thohir: Setoran Pajak BUMN Masih Stagnan Tahun Ini