Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Jum'at, 21 Januari 2022 | 19:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:05 WIB
PROFIL PAJAK KOTA TASIKMALAYA
Jum'at, 21 Januari 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Reportase
Perpajakan.id

Lama Tertunda, Pajak 10% Atas Laba Transaksi Saham Berlaku di 2022

A+
A-
4
A+
A-
4
Lama Tertunda, Pajak 10% Atas Laba Transaksi Saham Berlaku di 2022

Ilustrasi.

KAIRO, DDTCNews - Mesir berencana mengenakan pajak atas laba atau capital gains yang diperoleh dari transaksi saham di bursa efek, Egyptian Stock Exchange (EGX), mulai tahun 2022.

Pajak atas laba dari transaksi saham dengan tarif sebesar 10% tersebut sudah diwacanakan oleh pemerintah sejak 2015 dan sempat akan dikenakan pada 2017. Namun, rencana pemberlakuan pajak atas capital gains tersebut digantikan dengan pengenaan stamp duty akibat adanya penolakan dari investor.

Pembahasan mengenai pajak atas laba transaksi saham di EGX akhirnya dilakukan kembali pada 2019 dan direncanakan akan berlaku pada tahun depan.

Baca Juga: Banyak Fraud, Uni Eropa Ingin Ubah Ketentuan PPN

"Pajak atas laba transaksi saham dirasa lebih adil bagi trader dibandingkan dengan stamp duty yang berlaku saat ini," ujar Menteri BUMN Mesir Hisham Taufik, dikutip Rabu (6/10/2021).

Tawfik mengatakan pajak atas capital gains merupakan pengganti stamp duty. Dengan adanya pajak atas capital gains, para investor hanya akan membayar pajak atas laba atau capital gains yang mereka peroleh dari transaksi saham.

Hal ini lebih adil bila dibandingkan dengan stamp duty yang dikenakan atas seluruh transaksi tanpa mempertimbangkan keuntungan ataupun kerugian yang dialami oleh investor.

Baca Juga: Insentif Pajak untuk 4 Sektor Usaha Ini Diperpanjang Hingga 2023

"Pajak atas capital gains akan menguntungkan investor karena pajak dibebankan berdasarkan net profit yang telah dikurangi oleh kerugian. Ini lebih adil bila dibandingkan dengan stamp duty," ujar Taufik seperti dilansir ahram.org.eg.

Meski demikian, hingga saat ini masih terdapat beberapa anggota parlemen yang menolak rencana pemerintah tersebut. Setidaknya terdapat 20 anggota parlemen yang sedang merancang aturan untuk menunda pengenaan pajak atas laba transaksi saham hingga 2023.

Para anggota parlemen tersebut memandang investor saat ini masih terdampak oleh pandemi sehingga sekarang bukanlah waktu yang tepat untuk mengenakan pajak baru terhadap investor. (sap)

Baca Juga: Belum Pulih, Pengusaha Minta Keringanan Pajak PBB Diperpanjang 2 Tahun

Topik : pajak internasional, pajak atas laba, capital gains tax, saham, Mesir

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Senin, 24 Januari 2022 | 11:00 WIB
PERPRES 2/2022

Ada Soal Insentif Pajak, Jokowi Rilis Perpres Pengembangan Wirausaha

Senin, 24 Januari 2022 | 10:30 WIB
BELGIA

Banyak Fraud, Uni Eropa Ingin Ubah Ketentuan PPN

Senin, 24 Januari 2022 | 10:00 WIB
KOTA BALIKPAPAN

Kejar Penerimaan Rp850 Miliar, Pembayaran Pajak Online Dioptimalkan

Senin, 24 Januari 2022 | 09:25 WIB
DATA PPS HARI INI

Data 23 Januari 2022: Sudah 6.867 Wajib Pajak Ikut PPS

Senin, 24 Januari 2022 | 08:39 WIB
SUSUNAN DALAM SATU NASKAH KETENTUAN PERPAJAKAN

Unduh di Sini! Susunan Dalam Satu Naskah Ketentuan PPS Dirilis

Senin, 24 Januari 2022 | 08:15 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Soal Pajak Penghasilan Selain Uang atau Natura, Wamenkeu Pastikan Ini

Minggu, 23 Januari 2022 | 15:00 WIB
KP2KP MOJOSARI

Lapor SPT Tahunan Lebih Awal, Tiga Pengusaha Dapat Apresiasi

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:00 WIB
KOTA SURAKARTA

Siap-Siap! SPPT Pajak Bumi dan Bangunan Langsung Dikirim ke Rumah