Fokus
Literasi
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 03 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Kamis, 21 Juli 2022 | 12:30 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Reportase

Lagi, Profesional DDTC Lulus S-2 di Tilburg University Belanda

A+
A-
6
A+
A-
6
Lagi, Profesional DDTC Lulus S-2 di Tilburg University Belanda

PADA 24 Juni 2022, salah satu profesional DDTC dinyatakan lulus dari program S-2 di Tilburg University Belanda. Profesional DDTC yang dimaksud adalah Senior Researcher Dea Yustisia.

Dea dinyatakan lulus dari program MSc International Business Tax Economics setelah menjalani sidang atas tesisnya yang bertajuk Measuring Profit Shifting Tendency of Companies that Adhere to ESG-Standards: Case of Emerging Countries.

Diuji langsung oleh Prof Mr Dr Ronald Russo dan Mario Martini, dalam tesisnya, Dea mengambil beberapa kesimpulan. Salah satunya, berdasarkan pada tinjauan literatur, pajak memainkan peran penting dalam tata kelola (governance), selain juga pada irisan antara lingkungan (environmental) dan sosial (social).

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Tantangan Kemenkeu Kelola APBN Ketika Pandemi

Sebagai informasi, environmental, social, governance (ESG) menjadi suatu standar yang digunakan perusahaan dalam praktik bisnis dan investasinya. Perusahaan yang menerapkan prinsip ESG dalam bisnis dan investasinya akan mengintegrasikan kebijakan dengan keberlangsungan elemen lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Seperti diungkapkan Dea dalam tesisnya, temuan empiris menemukan perusahaan di negara berkembang dengan skor tata kelola tinggi tidak akan memanfaatkan pengungkapan ESG untuk meningkatkan legitimasi setelah melakukan penghindaran pajak agresif.

Topik dalam tesis tersebut sangat relevan, baik untuk kondisi saat ini maupun pada masa depan. Penerapan prinsip ESG diyakini akan mewujudkan perekonomian yang berkelanjutan. Pada saat bersamaan, ada aspek pajak yang perlu diperhatikan, terutama di negara berkembang.

Baca Juga: Wamenkeu Beberkan Syarat agar Ekonomi RI Bisa Tumbuh 5,2% Tahun Ini

Studi yang ditempuh Dea merupakan bagian dari program Human Resources Development Programme (HRDP) DDTC. Setiap tahunnya, DDTC memberangkatkan pegawainya dengan beasiswa penuh untuk mengikuti berbagai pelatihan, kursus, hingga studi lanjut S-2 di berbagai universitas ternama di dalam dan luar negeri.

Dengan memegang teguh visi dan misinya, walau pada masa pandemi yang penuh dengan tantangan dan keterbatasan, DDTC tetap berkomitmen untuk menjalankan program pengembangan diri untuk para profesionalnya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh DDTC untuk dapat mengikuti HRDP hingga lulus S-2 di Tilburg University Belanda. Semoga ilmu yang saya dapatkan dapat saya aplikasikan, sehingga mampu lebih berkontribusi untuk DDTC dan perpajakan Indonesia,” kata Dea.

Baca Juga: DDTC di Komunitas Perpajakan Internasional, Perkaya Pengetahuan Global

Program yang diambil oleh profesional DDTC ini termasuk unggulan dan diminati banyak profesional yang ingin berkarier sebagai konsultan pajak atau pembuat kebijakan pajak. Apalagi, program ini fokus pada fungsi dan struktur perpajakan di seluruh dunia.

Berdasarkan Times Higher Education Subject Ranking 2020, Tilburg University menempati posisi ke-33 secara global dalam program pendidikan Bisnis dan Ekonomi. Berdasarkan US News Best Global Universities 2020, kampus ini menempati posisi 17 di seluruh dunia dalam edukasi Bisnis dan Ekonomi.

Mengombinasikan teori dan aplikasi dalam praktik perpajakan global, program ini berorientasi pada perpajakan masa depan. Beberapa mata kuliah yang diajarkan antara lain transfer pricing, pajak dan teknologi, serta international VAT.

Baca Juga: Bagaimana Kewajiban PPN bagi PPMSE Aset Kripto?

Dalam program ini, Dea juga mendapat kuliah inspirasional dari para dosen yang memiliki reputasi secara internasional dan terafiliasi dengan institut fiskal terbesar di Eropa, yaitu Fiscal Institute Tilburg.

Dea menjalani program MSc International Business Tax Economics bersama para mahasiswa dari berbagai negara, seperti Belanda, Jerman, Yunani, Perancis, Portugal, Brazil, China, dan Indonesia.

Kelulusan Dea melengkapi 9 profesional DDTC lain yang telah menyelesaikan studi S-2 luar negeri melalui program HRDP. Mereka adalah Partner Fiscal Research & Advisory B. Bawono Kristiaji, Partner Transfer Pricing Services Romi Irawan, Senior Manager Tax Compliance & Litigation Services Deborah, dan Senior Manager Transfer Pricing Services Yusuf Wangko Ngantung.

Baca Juga: Jokowi Minta Sri Mulyani Siapkan Skenario Bila Kondisi Global Memburuk

Kemudian, Senior Manager Tax Compliance & Litigation Services Ganda C. Tobing, dan Manager Tax Compliance & Litigation Services Anggi Padoan Ibrahim Tambunan, Assistant Manager Tax Compliance & Litigation Services Riyhan Juli Asyir, Senior Specialist Transfer Pricing Services Yurike Yuki, dan Specialist Transfer Pricing Services Atika Ritmelina Marhani. (kaw)

Topik : reportase, HRDP, Tilburg University, Belanda, profesional pajak, ekonomi, ESG, DDTC

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 03 Agustus 2022 | 14:45 WIB
HUT KE-15 DDTC

Ayo Daftar! Lomba Menulis Artikel Pajak DDTCNews Berhadiah Rp55 Juta

Rabu, 03 Agustus 2022 | 11:41 WIB
PENGHARGAAN PERPAJAKAN

Managing Partner DDTC Dapat Penghargaan Praktisi Perpajakan Inspiratif

Selasa, 02 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Catat! PSE dan PPN PMSE adalah Hal yang Berbeda Meski Bisa Beririsan

Selasa, 02 Agustus 2022 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Prediksi Ekonomi Kuartal II/2022 Tumbuh di Atas 5 Persen

berita pilihan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

BKF Proyeksi Inflasi Masih Akan Tinggi pada 1-2 Bulan ke Depan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Catat! DJP Punya Satgas Khusus untuk Bina dan Awasi Kepatuhan UMKM

Selasa, 09 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Ungkap Tantangan Kemenkeu Kelola APBN Ketika Pandemi

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PERDAGANGAN

Tak Sesuai Standar, Kemendag Amankan Produk Baja Impor Rp41,6 Miliar

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Awasi Orang Kaya, Otoritas Pajak Ini Dapat Tambahan Anggaran Rp1.181 T

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Suami Meninggal, Bagaimana NPWP & Tunggakan Pajaknya? Begini Kata DJP

Selasa, 09 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sri Mulyani Ingin Isu Pajak Masuk dalam Pendidikan Kewarganegaraan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KABUPATEN BLORA

Tunggakan Pajak Motor Daerah Ini Tembus Rp12 M, Mayoritas karena Lupa

Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:30 WIB
PER-03/PJ/2022

Faktur Pajak Dinyatakan Terlambat Dibuat, Begini Konsekuensinya

Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:11 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Pengumuman! 3 Aplikasi DJP Tidak Bisa Diakses Sementara Sore Ini