Review
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:14 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:13 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 28 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2020
Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:06 WIB
STATISTIK PAJAK DIGITAL
Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:02 WIB
STATISTIK SISTEM PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:24 WIB
KURS PAJAK 21 OKTOBER - 27 OKTOBER 2020
Komunitas
Kamis, 29 Oktober 2020 | 18:15 WIB
13 TAHUN DDTC
Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kamis, 29 Oktober 2020 | 09:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Reportase

Kisah Gembala dan Anjingnya

A+
A-
3
A+
A-
3
Kisah Gembala dan Anjingnya

Ilustrasi. (redeeminggod.com)

SUATU ketika ada seorang gembala yang sedang menjaga domba-dombanya di sebuah padang rumput yang sepi. Ia berdiri persis di tepi jalan sambil menggosok-gosokkan cincin batu akiknya ke celananya yang lebar.

Tiba-tiba sebuah Porsche lewat dan berhenti tak jauh darinya. Pengemudinya, seorang lelaki muda dengan setelan Armani, sepatu Cerutti, kacamata Ray-Ban, jam tangan TAG-Heuer, dan dasi Pierre Cardin, keluar dan bertanya kepada sang gembala.

“Pak, jika saya dapat memberi tahu Bapak berapa banyak domba yang Bapak gembala di sini, maukah Bapak memberikan kepada saya, salah satu dari gembalaan Bapak itu?

Baca Juga: Ujian Terakhir

Gembala tersebut memandang lelaki muda itu sebentar, lalu melihat ke sekawanan besar domba yang sedang merumput di belakangnya. “Oke,” katanya tanpa pikir panjang.

Pria muda itu kemudian memarkir mobilnya, menghubungkan laptopnya ke faks-mobile, memasuki situs web NASA, memindai tanah dengan menggunakan GPS, membuka database dan 60 tabel excel yang diisinya dengan algoritma, sekaligus memenuhi tabel pivotnya.

Lalu ia mencetak laporan setebal 150 halaman dari printer mini berteknologi tinggi yang ada di mobilnya, dan menoleh ke gembala. “Bapak memiliki tepat 1.586 domba,” katanya sambil tersenyum.

Baca Juga: Kembali ke Kantor

Kontan gembala itu pun bersorak. “Luar biasa. Betapa tepatnya! Itu sungguh benar, kamu dapat memiliki dombamu. Ambillah,” katanya.

Sambil terkekeh, lelaki muda itu kemudian mengambil salah satu hewan dari kumpulan kawanannya dan meletakkannya di belakang Porsche-nya. Namun, sebelum lelaki itu pergi, gembala itu menatapnya dan bertanya. “Jika saya bisa menebak profesi Anda dengan tepat, maukah Anda mengembalikan hewan itu kepada saya?”

Pemuda itu menjawab, “Ya, mengapa tidak?” sahutnya.

Baca Juga: Bila Akuntan Bertemu Jin Lampu

Gembala itu berkata. “Anda seorang auditor.”

“Lho, kok Bapak bisa tahu? tanya pemuda itu.

“Sangat sederhana,” jawab gembala. “Pertama, Anda datang ke sini tanpa diinginkan. Kedua, Anda membebankan biaya kepada saya untuk memberi tahu saya sesuatu yang sudah saya ketahui. Ketiga, Anda tak mengerti apa-apa tentang bisnis saya. Sekarang, bisakah saya dapatkan anjing saya kembali?” (Bsi)

Baca Juga: Hukuman Guillotine

Topik : anekdot pajak, gembala
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 01 Desember 2016 | 14:55 WIB
ANEKDOT PAJAK
Rabu, 02 November 2016 | 21:05 WIB
ANEKDOT PAJAK
Rabu, 19 Oktober 2016 | 15:01 WIB
ANEKDOT PAJAK
Kamis, 29 September 2016 | 17:12 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
berita pilihan
Kamis, 29 Oktober 2020 | 18:15 WIB
13 TAHUN DDTC
Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:00 WIB
KOTA MALANG
Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kamis, 29 Oktober 2020 | 13:01 WIB
KABUPATEN BULELENG
Kamis, 29 Oktober 2020 | 12:00 WIB
MALAYSIA
Kamis, 29 Oktober 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Kamis, 29 Oktober 2020 | 10:00 WIB
EKONOMI DIGITAL
Kamis, 29 Oktober 2020 | 09:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kamis, 29 Oktober 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 29 Oktober 2020 | 07:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH