Fokus
Literasi
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 21:14 WIB
PPH FINAL (9)
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:00 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 15:30 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Data & Alat
Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 AGUSTUS - 23 AGUSTUS 2022
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Reportase

Kinerja Inflasi di Tengah Kenaikan Tarif PPN, Ini Kata BKF

A+
A-
0
A+
A-
0
Kinerja Inflasi di Tengah Kenaikan Tarif PPN, Ini Kata BKF

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Inflasi inti per April 2022 tercatat mencapai 2,6% secara tahunan dan 0,36% secara bulanan.

Selain didorong oleh tekanan harga komoditas dan daya beli masyarakat yang membaik, inflasi inti juga didorong oleh kenaikan tarif PPN dari 10% ke 11% yang berlaku sejak April 2022.

"Inflasi inti yang naik mencerminkan daya beli masyarakat yang terus pulih di tengah tekanan harga global dan implementasi kenaikan PPN," tulis Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dalam keterangan resmi, Senin (10/5/2022).

Baca Juga: Pajak atas Hadiah Undian

Ke depan, laju inflasi masih terus diantisipasi mengingat konflik antara Rusia dan Ukraina masih berlangsung hingga saat ini.

Berlangsungnya konflik tersebut terus memberikan tekanan terhadap harga komoditas dan mulai meningkatkan inflasi di berbagai negara, khususnya AS. Hal ini menambah ketidakpastian arah kebijakan moneter bank sentral utama, khususnya The Fed.

"Dalam mengantisipasi lonjakan harga yang tajam, Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) menempuh berbagai upaya agar inflasi pada kisaran sasaran dengan tetap berfokus pada pemulihan ekonomi nasional," sebut BKF.

Baca Juga: Perpajakan ID, DDTC Integrasikan Berbagai Dokumen dengan Teknologi

Inflasi pada April 2022 secara tahunan tercatat mencapai 3,47%. Angka inflasi tersebut merupakan yang tertinggi sejak September 2019. Komoditas yang berperan besar mendorong inflasi adalah minyak goreng, bensin, daging ayam ras, hingga tarif angkutan udara.

Harga minyak goreng tercatat tetap tinggi, meski pemerintah telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) senilai Rp14.000 per liter sejak awal tahun. Kenaikan harga bensin didorong oleh keputusan pemerintah yang meningkatkan harga Pertamax. (rig)

Baca Juga: HUT Kemerdekaan RI, Pemkot Berikan Diskon PBB 77% Hingga Akhir Bulan
Topik : BKF, Kemenkeu, PPN, reformasi pajak, kebijakan pajak, inflasi, tarif pajak, pajak, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Gubernur BI Sebut Inflasi Harga Pangan Perlu Diturunkan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tegas! Sri Mulyani Bilang Negara Merdeka Perlu Penerimaan Pajak

Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:50 WIB
HUT KE-15 DDTC

Investasi pada SDM, Ikhtiar DDTC Memunculkan Ahli Pajak di Indonesia

Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:00 WIB
KPP PRATAMA SUKOHARJO

Lakukan Penagihan Aktif, Kantor Pajak Sita 1 Mobil Milik WP

berita pilihan

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 21:14 WIB
PPH FINAL (9)

Pajak atas Hadiah Undian

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:34 WIB
HUT KE-15 DDTC

Perpajakan ID, DDTC Integrasikan Berbagai Dokumen dengan Teknologi

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:15 WIB
KOTA TANGERANG

HUT Kemerdekaan RI, Pemkot Berikan Diskon PBB 77% Hingga Akhir Bulan

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:00 WIB
MALAYSIA

Perusahaan Ini Minta Insentif Pajak untuk Mobil Listrik Diperpanjang

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KP2KP MARISA

Kantor Pajak Panggil ASN yang Belum Lapor SPT, Beri Peringatan Ini

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Lelang Eksekusi Pajak?

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:51 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Subsidi Bebani APBN, Luhut Sebut Harga Pertalite dan Solar akan Naik

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KABUPATEN SUKABUMI

Segara Manfaatkan! Pemutihan Pajak Cuma Sampai 31 September 2022

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:15 WIB
PER-11/PJ/2022

Catat! Pajak Masukan dalam Faktur Telat Upload Tak Dapat Dikreditkan

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Wah! Analisis PPATK Sumbang Rp7,4 Triliun ke Penerimaan Pajak