Review
Jum'at, 29 Mei 2020 | 05:58 WIB
Seri Tax Control Framework (11)
Kamis, 28 Mei 2020 | 05:22 WIB
Seri Tax Control Framework (10)
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Selasa, 26 Mei 2020 | 14:16 WIB
Seri Tax Control Framework (8)
Fokus
Literasi
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:56 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB
TIPS E-FAKTUR
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 29 Mei 2020 | 13:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN BANYUWANGI
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

Kesadaran Rendah, Pajak Kendaraan Baru 60%

A+
A-
0
A+
A-
0
Kesadaran Rendah, Pajak Kendaraan Baru 60%
Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Heru Sudjatmoko, saat mengunjungi kantor UP3AD atau Samsat Karanganyar, Rabu (21/9). (Foto: Joglosemar.com)

KARANGANYAR, DDTCNews Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) belum mampu memberikan kontribusi yang besar menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) tahun 2016.

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah H.Heru Sudjatmoko mengakui sejauh ini pendapatan dari sektor pajak untuk BBNKB dan PKB untuk wilayah Surakarta yang meliputi 7 Kabupaten/Kota baru mencapai sekitar 60% persen, padahal seharusnya hingga September ini pencapaian sudah sekitar 75%.

“Saya ke sini cuma mampir dan melihat langsung realisasi pencapaian pajak dari BBNKB dan PKB. Ternyata masih kurang. Idealnya kalau sampai bulan September ini sudah mencapai 75% dari target yang ditentukan,” ujarnya saat berkunjung ke Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan aset Daerah (UP3AD) atau Samsat Karanganyar Rabu (21/9).

Baca Juga: Pendapatan DKI Turun Rp40 Triliun, Anies: Pertama dalam Sejarah

Dari hasil pertemuannya dengan sejumlah kepala UP3AD, Heru menambahkan kesadaran warga untuk membayar pajak dinilai masih kurang. Hal inilah yang menjadi kendala pencapaian PAD.

Dia pun berharap unit-unit yang ada di masing- masing daerah untuk memberikan formula baru, guna mendongkrak kesadaran masyarakat membayar pajak.

“Sudah bagus kinerja teman-teman, saya tidak mau memarahi mereka. Untuk mengejar target itu, saya minta teman-teman agar intensif, supaya warga kita taat membayar pajak, gandeng jajaran Pemkab dan kepolisian, karena itu saling terkait,” jelas Heru.

Baca Juga: Simak Profil Pajak Kabupaten yang Punya Pelayanan Publik Terinovatif

Sementara itu, dikutip dari Joglosemar.com, Kepala Kantor P3AD Jawa Tengah Unit Karanganyar Andi Saputra mengatakan PAD kabupaten Karanganyar tahun ini dari semua sektor ditarget Rp200 miliar. Dari jumlah tersebut, sumbangan terbesar dari PKB dan BBNKB.

“Untuk Karanganyar sampai saat ini tercapai sekitar 40%. Masih ada beberapa bulan sebelum tutup tahun guna memaksimalkan capaian. Kami mengoperasikan mobil Samsat keliling untuk jemput bola,” singkatnya. (Amu)

Baca Juga: Buruan Urus! Hari Ini Terakhir Pemutihan Pajak Kendaraan di DKI
Topik : pajak daerah, pajak kendaraan bermotor, provinsi jawa tengah
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 18 Mei 2020 | 18:46 WIB
KABUPATEN BADUNG
Senin, 18 Mei 2020 | 13:34 WIB
KABUPATEN BEKASI
Minggu, 17 Mei 2020 | 11:00 WIB
KOTA PEKANBARU
Minggu, 17 Mei 2020 | 09:00 WIB
KABUPATEN LEBAK
berita pilihan
Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:00 WIB
PMK 56/2020
Sabtu, 30 Mei 2020 | 08:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Sabtu, 30 Mei 2020 | 07:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 22:19 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Jum'at, 29 Mei 2020 | 21:58 WIB
EKONOMI DIGITAL
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:56 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB
TIPS E-FAKTUR
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:51 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI