Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Kesadaran Rendah, Pajak Kendaraan Baru 60%

0
0
Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Heru Sudjatmoko, saat mengunjungi kantor UP3AD atau Samsat Karanganyar, Rabu (21/9). (Foto: Joglosemar.com)

KARANGANYAR, DDTCNews Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) belum mampu memberikan kontribusi yang besar menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) tahun 2016.

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah H.Heru Sudjatmoko mengakui sejauh ini pendapatan dari sektor pajak untuk BBNKB dan PKB untuk wilayah Surakarta yang meliputi 7 Kabupaten/Kota baru mencapai sekitar 60% persen, padahal seharusnya hingga September ini pencapaian sudah sekitar 75%.

“Saya ke sini cuma mampir dan melihat langsung realisasi pencapaian pajak dari BBNKB dan PKB. Ternyata masih kurang. Idealnya kalau sampai bulan September ini sudah mencapai 75% dari target yang ditentukan,” ujarnya saat berkunjung ke Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan aset Daerah (UP3AD) atau Samsat Karanganyar Rabu (21/9).

Baca Juga: Bank Jateng Genjot Digitalisasi Pembayaran Pajak Daerah

Dari hasil pertemuannya dengan sejumlah kepala UP3AD, Heru menambahkan kesadaran warga untuk membayar pajak dinilai masih kurang. Hal inilah yang menjadi kendala pencapaian PAD.

Dia pun berharap unit-unit yang ada di masing- masing daerah untuk memberikan formula baru, guna mendongkrak kesadaran masyarakat membayar pajak.

“Sudah bagus kinerja teman-teman, saya tidak mau memarahi mereka. Untuk mengejar target itu, saya minta teman-teman agar intensif, supaya warga kita taat membayar pajak, gandeng jajaran Pemkab dan kepolisian, karena itu saling terkait,” jelas Heru.

Baca Juga: Genjot Setoran, Raja Ampat Terapkan Sistem Pajak Online

Sementara itu, dikutip dari Joglosemar.com, Kepala Kantor P3AD Jawa Tengah Unit Karanganyar Andi Saputra mengatakan PAD kabupaten Karanganyar tahun ini dari semua sektor ditarget Rp200 miliar. Dari jumlah tersebut, sumbangan terbesar dari PKB dan BBNKB.

“Untuk Karanganyar sampai saat ini tercapai sekitar 40%. Masih ada beberapa bulan sebelum tutup tahun guna memaksimalkan capaian. Kami mengoperasikan mobil Samsat keliling untuk jemput bola,” singkatnya. (Amu)

Baca Juga: Ratusan Kendaraan Terjaring Razia Pajak

“Saya ke sini cuma mampir dan melihat langsung realisasi pencapaian pajak dari BBNKB dan PKB. Ternyata masih kurang. Idealnya kalau sampai bulan September ini sudah mencapai 75% dari target yang ditentukan,” ujarnya saat berkunjung ke Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan aset Daerah (UP3AD) atau Samsat Karanganyar Rabu (21/9).

Baca Juga: Bank Jateng Genjot Digitalisasi Pembayaran Pajak Daerah

Dari hasil pertemuannya dengan sejumlah kepala UP3AD, Heru menambahkan kesadaran warga untuk membayar pajak dinilai masih kurang. Hal inilah yang menjadi kendala pencapaian PAD.

Dia pun berharap unit-unit yang ada di masing- masing daerah untuk memberikan formula baru, guna mendongkrak kesadaran masyarakat membayar pajak.

“Sudah bagus kinerja teman-teman, saya tidak mau memarahi mereka. Untuk mengejar target itu, saya minta teman-teman agar intensif, supaya warga kita taat membayar pajak, gandeng jajaran Pemkab dan kepolisian, karena itu saling terkait,” jelas Heru.

Baca Juga: Genjot Setoran, Raja Ampat Terapkan Sistem Pajak Online

Sementara itu, dikutip dari Joglosemar.com, Kepala Kantor P3AD Jawa Tengah Unit Karanganyar Andi Saputra mengatakan PAD kabupaten Karanganyar tahun ini dari semua sektor ditarget Rp200 miliar. Dari jumlah tersebut, sumbangan terbesar dari PKB dan BBNKB.

“Untuk Karanganyar sampai saat ini tercapai sekitar 40%. Masih ada beberapa bulan sebelum tutup tahun guna memaksimalkan capaian. Kami mengoperasikan mobil Samsat keliling untuk jemput bola,” singkatnya. (Amu)

Baca Juga: Ratusan Kendaraan Terjaring Razia Pajak
Topik : pajak daerah, pajak kendaraan bermotor, provinsi jawa tengah
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Jum'at, 01 Juli 2016 | 14:42 WIB
YOGYAKARTA
Senin, 27 Agustus 2018 | 09:57 WIB
KABUPATEN BUTON
Rabu, 01 Agustus 2018 | 16:40 WIB
KABUPATEN WAY KANAN
Selasa, 22 November 2016 | 20:02 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
berita pilihan
Kamis, 11 Oktober 2018 | 14:20 WIB
KOTA SOLO
Senin, 22 Oktober 2018 | 12:01 WIB
PROVINSI BANGKA BELITUNG
Jum'at, 04 Oktober 2019 | 20:03 WIB
KOTA MAKASSAR
Senin, 30 Juli 2018 | 16:22 WIB
KABUPATEN CILACAP
Senin, 25 September 2017 | 11:15 WIB
KABUPATEN BERAU
Kamis, 05 September 2019 | 18:33 WIB
DKI JAKARTA
Jum'at, 14 September 2018 | 12:58 WIB
KABUPATEN CILACAP
Rabu, 09 Agustus 2017 | 13:33 WIB
KABUPATEN BEKASI
Jum'at, 15 Desember 2017 | 10:17 WIB
KABUPATEN BENGKALIS
Rabu, 24 Oktober 2018 | 13:50 WIB
PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG