Berita
Senin, 06 Juli 2020 | 07:58 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Minggu, 05 Juli 2020 | 15:01 WIB
KINERJA EKONOMI
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:01 WIB
FILIPINA
Minggu, 05 Juli 2020 | 13:01 WIB
PAJAK LAYANAN DIGITAL
Fokus
Literasi
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:00 WIB
PROFIL PAJAK PROVINSI SUMATRA BARAT
Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:10 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 03 Juli 2020 | 11:15 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Rabu, 01 Juli 2020 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 1 JULI-7 JULI 2020
Selasa, 30 Juni 2020 | 14:14 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase

Kemiskinan Menurun, Tapi Kian Melambat

A+
A-
0
A+
A-
0
Kemiskinan Menurun, Tapi Kian Melambat

Civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat seusai diskusi bulanan. (Foto: IESP-FEB ULM)

BANJARMASIN, DDTCNews—Tingkat kemiskinan di Indonesia memang telah menurun sejak 2009, tetapi dengan kecepatan penurunan yang kian melambat. Hal ini mengindikasikan faktor-faktor yang berpotensi mengurangi tingkat kemiskinan juga mengalami perlambatan.

Dwi Rahayu, dosen Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat mengatakan pada 2009-2014 tingkat kemiskinan di Indonesia turun 3,19%, sedangkan pada 2014-2018 tingkat kemiskinan hanya turun 1,3%.

“Meski tingkat kemiskinan menurun, dari sisi jumlah, penduduk miskin di Indonesia masih cukup besar, yaitu sekitar 25,67 juta jiwa,” ujarnya dalam diskusi bulanan Jurusan IESP, FEB Universitas Lambung Mangkurat, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (4/7/2019).

Baca Juga: Mensos: 92 Kabupaten/Kota Tak Perbarui Data Kemiskinan Sejak 2015

Diskusi bertema ‘Menurunkan Kemiskinan dan Ketimpangan di Indonesia’ tersebut dimoderasi oleh dosen IESP Sri Mualida. Diskusi, seperti dikutip dari iesp.ulm.ac.id, dihadiri oleh para mahasiswa dan dosen di lingkungan FEB Universitas Lambung Mangkurat.

Dwi Rahayu mengatakan melambatnya laju penurunan kemiskinan disebabkan antara lain oleh pertumbuhan ekonomi nasional yang stagnan dan melambatnya pertumbuhan daya beli masyarakat. Perlambatan ini pula yang menjelaskan kenapa ketimpangan di Indonesia masih tinggi.

Merujuk data Credit Suisse Global Wealth Databooks, ia menjelaskan, 1% orang terkaya di Indonesia menguasai 49,3% aset. Ketimpangan tersebut didorong oleh kesenjangan akses pelayanan dasar, dan kualitas pekerja antara low skilled dengan high skilled.

Baca Juga: Targetkan Kemiskinan 0% Pada 2024, Ini Andalan Bappenas

Ditinjau dari sisi spasial, lima provinsi dengan tingkat kemiskinan paling tinggi berada di Indonesia bagian timur. Sedangkan provinsi yang paling banyak jumlah penduduk miskinnya adalah tiga provinsi di Pulau Jawa, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Dewi Rahayu menggarisbawahi kemiskinan dapat disebabkan masalah rendahnya tingkat pendidikan, rendahnya derajat kesehatan, terbatasnya lapangan kerja dan kondisi keterisolasian, dan lemahnya motivasi serta kesadaran untuk lepas dari kungkungan kemiskinan. (Bsi)

Baca Juga: Duh, Sri Mulyani Sebut Kemiskinan Bisa Berbalik Seperti 10 Tahun Lalu
Topik : diskusi ekonomi, kemiskinan, universitas lambung mangkurat
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Senin, 06 Juli 2020 | 07:58 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Minggu, 05 Juli 2020 | 15:01 WIB
KINERJA EKONOMI
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:01 WIB
FILIPINA
Minggu, 05 Juli 2020 | 13:01 WIB
PAJAK LAYANAN DIGITAL
Minggu, 05 Juli 2020 | 12:01 WIB
KABUPATEN MALANG
Minggu, 05 Juli 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 05 Juli 2020 | 10:01 WIB
KABUPATEN MIMIKA
Minggu, 05 Juli 2020 | 09:01 WIB
PAJAK LAYANAN DIGITAL
Minggu, 05 Juli 2020 | 08:01 WIB
INSENTIF PAJAK