Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Kata Jokowi, Program Kartu Prakerja Telah Naikkan Keterampilan Peserta

A+
A-
1
A+
A-
1
Kata Jokowi, Program Kartu Prakerja Telah Naikkan Keterampilan Peserta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan pengarahan kepada peserta kartu prakerja 2020 dan 2021, Rabu (17/3/2021). (tangkapan layar Youtube)

JAKARTA, DDTCNews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut hasil survei menunjukkan kartu prakerja efektif menaikkan keterampilan (skill) peserta hingga 88%.

Jokowi mengatakan peningkatan keterampilan sangat penting agar kualifikasi pekerja sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja. Apalagi, banyak peserta kartu prakerja telah memilih pelatihan yang berhubungan dengan teknologi digital.

"Ini yang kami harapkan karena dalam zaman yang penuh dengan kompetisi seperti ini kalau keterampilan kita [atau] skill kita setiap hari tidak kita perbaiki, perbaiki, perbaiki, [akan] hilang kita," katanya dalam pengarahan kepada peserta kartu prakerja 2020 dan 2021, Rabu (17/3/2021).

Baca Juga: Ekspor Minyak Goreng Dibuka Kembali, Jokowi Pastikan Pasokan Cukup

Jokowi mengatakan kebutuhan keterampilan dalam pasar dunia kerja akan terus berkembang seiring dengan kemajuan zaman. Menurutnya, program kartu prakerja menjadi salah satu cara yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan para pekerja.

Dia memprediksi ada setidaknya 5 keterampilan yang sangat dibutuhkan pada masa depan. Pertama, keterampilan yang berhubungan dengan pemasaran produk secara digital.

Jokowi senang pelatihan tentang pemasaran digital diminati banyak peserta karena prospek kerjanya bisa di perbankan, industri, atau bahkan berwirausaha.

Baca Juga: Jokowi: Aktivitas Outdoor Tidak Padat Orang Boleh Tak Pakai Masker

Kedua, keterampilan yang berhubungan dengan industri makanan dan minuman. Ketiga, teknologi informasi, khususnya tentang program web.

Keempat, keterampilan tentang administrasi perkantoran. Kelima, keterampilan pelatihan yang berhubungan dengan manajemen kewirausahaan.

Jokowi menyebut sekitar 6 juta orang telah menjadi penerima manfaat program kartu prakerja sejak diluncurkan setahun lalu. Dari angka tersebut, 1,8 juta di antaranya memperoleh kartu prakerja dari 3 gelombang pendaftaran yang dibuka pada tahun ini.

Baca Juga: Oleh-oleh Jokowi dari Space X, Elon Musk Bakal ke Indonesia Akhir 2022

Jokowi menyebut pendaftar kartu prakerja mencapai 55,6 juta orang. Oleh karena itu, tidak semua pendaftar bisa langsung diterima sebagai penerima manfaat.

"Program ini sebetulnya untuk semuanya. Siapa pun boleh, tapi yang prioritas saat ini memang yang terkena pemutusan hubungan kerja," ujarnya.

Pemerintah telah menganggarkan Rp20 triliun untuk program kartu prakerja tahun ini. Pada semester I/2021, kuota pesertanya sebanyak 2,7 juta orang dengan alokasi anggaran Rp10 triliun.

Baca Juga: Ekonomi Terancam, Jokowi Desak Negara Seluruh Dunia Setop Perang

Setiap peserta akan memperoleh fasilitas senilai total Rp3,5 juta. Fasilitas itu meliputi bantuan pelatihan Rp1 juta, dana insentif pascapelatihan Rp2,4 juta yang dibayarkan Rp600.000 per bulan selama 4 kali, serta dana insentif Rp150.000 yang dibayarkan masing-masing Rp50.000 setelah peserta mengisi survei evaluasi. (kaw)

Topik : kartu prakerja, Jokowi, PHK

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 28 April 2022 | 12:11 WIB
MUSRENBANGNAS 2022

Musrenbangnas 2022, Jokowi Serukan Optimalisasi Penerimaan Perpajakan

Kamis, 28 April 2022 | 09:05 WIB
KEBIJAKAN PERDAGANGAN

Tegaskan Larang Total Ekspor CPO, Jokowi: Negara Butuh Pajak, Tapi..

Rabu, 27 April 2022 | 09:00 WIB
KEPPRES 4/2022

Keppres Cuti Bersama ASN Terbit, Tidak Potong Hak Cuti Tahunan

Selasa, 26 April 2022 | 10:19 WIB
MALAYSIA

Jokowi Larang Ekspor CPO, Malaysia Ketiban Rezeki Nomplok

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 18:25 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! DJP Makin Gencar Kirim Email Imbauan PPS Berbasis Data Rekening

Senin, 23 Mei 2022 | 18:09 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Senin, 23 Mei 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

Senin, 23 Mei 2022 | 17:39 WIB
KINERJA FISKAL

APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Senin, 23 Mei 2022 | 17:25 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%

Senin, 23 Mei 2022 | 17:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Tumbuh 51,49% di April 2022, Sri Mulyani: Sangat Kuat

Senin, 23 Mei 2022 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Senin, 23 Mei 2022 | 16:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Sebut Inflasi April 2022 Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir