Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Ini Pesan Dirjen Pajak kepada Duta Komunikasi dan Taxmin

1
1

Dirjen Pajak Suryo Utomo dalam In House Training (IHT) Bincang Reformasi Bersama Duta Komunikasi dan Taxmin di Kantor Pusat Ditjen Pajak (DJP). (foto: DJP)

JAKARTA, DDTCNews – Duta Komunikasi dan administrator media sosial instansi vertikal Ditjen Pajak (Taxmin) harus memahami tentang reformasi perpajakan sebelum menyampaikannya kepada seluruh pemangku kepentingan.

Hal ini disampaikan oleh Dirjen Pajak Suryo Utomo dalam In House Training (IHT) Bincang Reformasi Bersama Duta Komunikasi dan Taxmin di Kantor Pusat Ditjen Pajak (DJP). Menurutnya, reformasi pajak menjadi aspek yang penting untuk mendukung visi Indonesia maju.

“Kita [pajak] menjadi soko guru APBN kita. Untuk itu, bagaimana agar reformasi perpajakan ini tidak hanya seolah 'terasa di atas', tetapi semua pemangku kepentingan bisa merasakan manfaat reformasi perpajakan. Itu tugas kita semua untuk mengomunikasikannya,” ujarnya.

Baca Juga: Ini yang Dikerjakan Dirjen Pajak Jelang Akhir Tahun

Berada di hadapan sekitar 304 Duta Komunikasi dan 300 Taxmin dari seluruh Indonesia, Suryo menegaskan kebersamaan menjadi kunci keberhasilan reformasi perpajakan. Dia juga mengingatkan kembali bahwa semua sumber daya yang dimiliki Indonesia harus mengarah pada visi Indonesia Maju.

“Kita harus bersama-sama, satu visi, dan satu komando. Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri tanpa arah. Karena dengan kebersamaan, semua dapat dilakukan,” katanya, seperti dilansir laman resmi DJP.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan saat ini, reformasi perpajakan akan memasuki tahap akselerasi. Tahap pengadaan core tax system, sambungnya, sudah berjalan.

Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, Dirjen Pajak Awasi Ketat Transaksi Digital

Pada masa mendatang, Duta Komunikasi dan Taxmin juga akan mempunyai kesempatan untuk menguji coba sistem baru sebelum dikomunikasikan ke pemangku kepentingan. Hal tersebut agar lebih memahami setiap perbedaan antara sebelum dan sesudah reformasi perpajakan dimulai.

Sebagai garda terdepan dalam penyampaian informasi tentang reformasi perpajakan kepada publik, menurut Hestu, Duta Komunikasi dan Taxmin perlu meningkatkan kemampuan pengelolaan komunikasi agar informasi tersebut dapat tersampaikan secara efektif.

“Harapan kami, agar komunikasi tentang reformasi perpajakan ini akan lebih baik lagi ke depannya,” tuturnya.

Baca Juga: Jumlah Sengketa Naik, Ini Rencana Langkah Dirjen Pajak

Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat DJP Ani Natalia menyampaikan perubahan itu pasti ada dan pasti terjadi. “Negara ini tidak akan pernah maju kalau DJP-nya tidak kuat. Negara ini tidak akan maju kalau kita tidak bertindak cepat dan berintegritas. Kita akan terus bergerak menuju perubahan yang lebih baik.”

Dalam kesemparan itu, DJP juga memberikan penghargaan untuk Kanwil, KPP, dan KP2KP dengan pengelolaan jejaring sosial terbaik tahun 2019. Kategori Kanwil Terbaik diraih oleh Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara; Kanwil DJP Banten; dan Kanwil DJP Nusa Tenggara.

Baca Juga: Soal Restitusi Hingga Akhir Oktober, Ini Penjelasan Dirjen Pajak

Untuk kategori KPP Terbaik, penghargaan diberikan kepada KPP Pratama Bandung Cibeunying; KPP Pratama Tulungagung; dan KPP Madya Batam. Sementara, penerima penghargaan dalam kategori KP2KP Terbaik adalah KP2KP Takengon; KP2KP Saumlaki; dan KP2KP Putussibau. (kaw)

“Kita [pajak] menjadi soko guru APBN kita. Untuk itu, bagaimana agar reformasi perpajakan ini tidak hanya seolah 'terasa di atas', tetapi semua pemangku kepentingan bisa merasakan manfaat reformasi perpajakan. Itu tugas kita semua untuk mengomunikasikannya,” ujarnya.

Baca Juga: Ini yang Dikerjakan Dirjen Pajak Jelang Akhir Tahun

Berada di hadapan sekitar 304 Duta Komunikasi dan 300 Taxmin dari seluruh Indonesia, Suryo menegaskan kebersamaan menjadi kunci keberhasilan reformasi perpajakan. Dia juga mengingatkan kembali bahwa semua sumber daya yang dimiliki Indonesia harus mengarah pada visi Indonesia Maju.

“Kita harus bersama-sama, satu visi, dan satu komando. Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri tanpa arah. Karena dengan kebersamaan, semua dapat dilakukan,” katanya, seperti dilansir laman resmi DJP.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan saat ini, reformasi perpajakan akan memasuki tahap akselerasi. Tahap pengadaan core tax system, sambungnya, sudah berjalan.

Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, Dirjen Pajak Awasi Ketat Transaksi Digital

Pada masa mendatang, Duta Komunikasi dan Taxmin juga akan mempunyai kesempatan untuk menguji coba sistem baru sebelum dikomunikasikan ke pemangku kepentingan. Hal tersebut agar lebih memahami setiap perbedaan antara sebelum dan sesudah reformasi perpajakan dimulai.

Sebagai garda terdepan dalam penyampaian informasi tentang reformasi perpajakan kepada publik, menurut Hestu, Duta Komunikasi dan Taxmin perlu meningkatkan kemampuan pengelolaan komunikasi agar informasi tersebut dapat tersampaikan secara efektif.

“Harapan kami, agar komunikasi tentang reformasi perpajakan ini akan lebih baik lagi ke depannya,” tuturnya.

Baca Juga: Jumlah Sengketa Naik, Ini Rencana Langkah Dirjen Pajak

Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat DJP Ani Natalia menyampaikan perubahan itu pasti ada dan pasti terjadi. “Negara ini tidak akan pernah maju kalau DJP-nya tidak kuat. Negara ini tidak akan maju kalau kita tidak bertindak cepat dan berintegritas. Kita akan terus bergerak menuju perubahan yang lebih baik.”

Dalam kesemparan itu, DJP juga memberikan penghargaan untuk Kanwil, KPP, dan KP2KP dengan pengelolaan jejaring sosial terbaik tahun 2019. Kategori Kanwil Terbaik diraih oleh Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara; Kanwil DJP Banten; dan Kanwil DJP Nusa Tenggara.

Baca Juga: Soal Restitusi Hingga Akhir Oktober, Ini Penjelasan Dirjen Pajak

Untuk kategori KPP Terbaik, penghargaan diberikan kepada KPP Pratama Bandung Cibeunying; KPP Pratama Tulungagung; dan KPP Madya Batam. Sementara, penerima penghargaan dalam kategori KP2KP Terbaik adalah KP2KP Takengon; KP2KP Saumlaki; dan KP2KP Putussibau. (kaw)

Topik : reformasi perpajakan, duta komunikasi, taxmin, DJP
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 19 Februari 2019 | 15:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK 2017
Senin, 07 Oktober 2019 | 17:36 WIB
SE-24/2019
Kamis, 01 Agustus 2019 | 14:11 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
berita pilihan
Selasa, 19 November 2019 | 12:04 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Selasa, 19 November 2019 | 11:38 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Selasa, 19 November 2019 | 10:52 WIB
EKONOMI DIGITAL
Selasa, 19 November 2019 | 10:13 WIB
SENGKETA PAJAK
Selasa, 19 November 2019 | 08:45 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Selasa, 19 November 2019 | 06:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Senin, 18 November 2019 | 20:07 WIB
PELAYANAN INVESTASI
Senin, 18 November 2019 | 18:14 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Senin, 18 November 2019 | 18:09 WIB
PENYEDERHANAAN BIROKRASI
Senin, 18 November 2019 | 17:56 WIB
PENYEDERHANAAN BIROKRASI