ADMINISTRASI PERPAJAKAN

Implementasi NPWP 16 Digit, DJBC Lakukan Penyesuaian pada 39 Aplikasi

Dian Kurniati | Sabtu, 13 April 2024 | 08:00 WIB
Implementasi NPWP 16 Digit, DJBC Lakukan Penyesuaian pada 39 Aplikasi

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Ditjen Bea dan Cukai telah melakukan penyesuaian terhadap 39 aplikasi pada CEISA 4.0 sejalan dengan implementasi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) 16 digit.

Laporan Kinerja DJBC 2023 menyatakan implementasi NPWP 16 digit menjadi salah satu proyek strategis DJBC pada tahun lalu. Dalam laporan ini, disebutkan sejumlah kegiatan untuk implementasi NPWP 16 digit pada CEISA 4.0 juga telah diselesaikan.

"Dengan adanya ketentuan tersebut, maka perlu dilakukan penyesuaian terhadap 39 aplikasi," bunyi Laporan Kinerja DJBC 2023, dikutip pada Sabtu (13/4/2024).

Baca Juga:
Ditjen Bea Cukai Terapkan secara Penuh CEISA 4.0 Tahap ke-10

Kegiatan penyesuaian aplikasi untuk adaptasi ketentuan NPWP 16 digit antara lain perubahan atau penambahan servis barang kiriman, perubahan atau penambahan servis ekspor, perubahan atau penambahan servis impor.

Kemudian, perubahan atau penambahan servis KITE portal, dan perubahan atau penambahan servis rush handling, perubahan atau penambahan servis tempat penimbunan berikat (TPB).

Laporan kinerja DJBC tersebut juga memaparkan beberapa isu dalam implementasi NPWP 16 digit pada CEISA 4.0 tahun lalu.

Baca Juga:
Jamin Data Pribadi WP Aman, DJP Uji Coba Keamanan Sistem Coretax

Berdasarkan konsinyasi penyesuaian sistem terdampak NPWP 16 digit dan penyusunan transition plan bersama antara Ditjen Pajak (DJP) dengan DJBC, Lembaga National Single Window (LNSW), dan Kementerian Investasi/BKPM, disepakati coretax administration system (CTAS) akan mulai diterapkan pada pertengahan 2024.

Atas hasil kesepakatan itu, Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai DJBC melakukan penetapan ulang target implementasi NPWP 16 digit terhadap sistem komputer pelayanan terdampak kepada Kapusintek selaku lead UIC proyek TIK strategis Kemenkeu.

Proyek penerapan NPWP 16 digit pun disertakan menjadi salah satu subpaket lelang pengembangan CEISA 4.0 tahap V berupa aplikasi program penyelarasan probis-IT pada DJBC tahun anggaran 2023 pada semester II/2023 dengan target akhir kontrak pada 31 Desember 2023.

"Demi mendukung CEISA 4.0 menuju data driven organization platform, [dilakukan] penyelarasan proses bisnis dan teknologi informasi kepabeanan dan cukai dan penyesuaian implementasi NPWP 16 digit," bunyi Laporan Kinerja DJBC 2023. (rig)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Rabu, 29 Mei 2024 | 19:30 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

BKF Sebut Pencairan Dana JETP Berpotensi Terkendala, Ini Sebabnya

Rabu, 29 Mei 2024 | 16:15 WIB PERTUMBUHAN EKONOMI

Kadin Siapkan Whitepaper untuk Dukung Pelaksanaan Visi Misi Prabowo

Rabu, 29 Mei 2024 | 13:30 WIB KEP-85/BC/2024

Ditjen Bea Cukai Terapkan secara Penuh CEISA 4.0 Tahap ke-10

Rabu, 29 Mei 2024 | 12:00 WIB REFORMASI PAJAK

Jamin Data Pribadi WP Aman, DJP Uji Coba Keamanan Sistem Coretax

BERITA PILIHAN
Rabu, 29 Mei 2024 | 19:30 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

BKF Sebut Pencairan Dana JETP Berpotensi Terkendala, Ini Sebabnya

Rabu, 29 Mei 2024 | 18:01 WIB KAMUS PPH

Apa Itu Formulir 1721-B1?

Rabu, 29 Mei 2024 | 17:45 WIB PERDAGANGAN KARBON

BKF Catat Nilai Transaksi Bursa Karbon Masih Minim, Apa Tantangannya?

Rabu, 29 Mei 2024 | 17:00 WIB KEBIJAKAN PERDAGANGAN

Relaksasi Lartas, Pengusaha Tekstil Khawatir Gempuran Produk Impor

Rabu, 29 Mei 2024 | 16:32 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Coretax DJP, Potensi Pajak dari Tiap WP Bisa Diprediksi Lebih Akurat

Rabu, 29 Mei 2024 | 16:15 WIB PERTUMBUHAN EKONOMI

Kadin Siapkan Whitepaper untuk Dukung Pelaksanaan Visi Misi Prabowo

Rabu, 29 Mei 2024 | 15:00 WIB IBU KOTA NUSANTARA (IKN)

DJP Sebut UMKM Lebih Untung Buka Usaha di IKN, Ternyata Ini Alasannya