Fokus
Komunitas
Minggu, 03 Juli 2022 | 11:30 WIB
Dir. Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri
Kamis, 30 Juni 2022 | 11:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Rabu, 29 Juni 2022 | 16:01 WIB
DDTC ACADEMY - EXCLUSIVE SEMINAR
Rabu, 29 Juni 2022 | 11:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Reportase

Elon Musk: Saya Bayar Pajak Lebih Banyak dari Orang Amerika Manapun

A+
A-
0
A+
A-
0
Elon Musk: Saya Bayar Pajak Lebih Banyak dari Orang Amerika Manapun

Elon Musk. (foto: cnet1.cbsistatic.com)

NEW YORK, DDTCNews – Sempat heboh dengan berita penjualan saham Tesla untuk membayar pajak, Elon Musk kembali melontarkan pernyataan terkait pajak penghasilannya. Bos pabrikan mobil listrik Tesla tersebut membuat cuitan pada akun Twitter-nya terkait pajak penghasilannya.

"Jika kalian membuka mata selama 2 detik, kalian akan menyadari kalau saya membayar pajak lebih banyak dari orang Amerika manapun dalam sejarah di tahun ini," tulisnya, dikutip Jumat (17/12/2021).

Cuitan tersebut merupakan respon atas cuitan politisi Amerika Serikat, Senator Massachusetts, Elizabeth Warren. Dalam akun Twitter-nya Warren menyebutkan bahwa pria yang disebut sebagai 'The Person of The Year' oleh Time Magazine tersebut tak benar-benar membayar pajaknya.

Baca Juga: Catat! PPh Final yang Dibayar dalam PPS Bukan Biaya Pengurang Pajak

"Mari kita ubah aturan pajak yang telah dicurangi sehingga The Person of The Year akan benar-benar membayar pajaknya dan berhenti membebaskan yang lain," tulis Warren dalam akun Twitter-nya.

Dilansir USA Today, cuitan Warren dibuat atas hasil investigasi ProPublica pada 2018. Dalam hasil investigasinya diketahui bahwa Musk tak membayar pajak sepeser pun pada 2018. Seperti disebutkan oleh CNN Report, untuk tahun 2021 Musk harus membayar pajak sebesar US$7,6 miliar atau Rp109 triliun.

Tak hanya sampai situ, perang kata antara Musk dan Warren terus berlanjut. Musk menyebutkan apa yang dikatakan Warren tak berdasar. Musk juga menyebut Warren sebagai penipu.

Baca Juga: Impor Barang Bantuan untuk Ukraina Dibebaskan dari Bea Masuk dan PPN

Seperti yang diketahui Warren menjadi salah satu pendukung adanya pajak atas kekayaan. Mantan kandidat presiden Demokrat tersebut mendukung adanya pengenaan pajak atas kekayaan warga Amerika beserta aset yang dimilikinya.

Saat ini bos Tesla dan SpaceX tersebut masih dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia oleh Bloomberg Billionaires Index. Harta kekayaan bersihnya mencapai US$251 miliar atau Rp3.611 triliun. (sap)

Baca Juga: Simak Lagi Cara Gabung NPWP Suami-Istri, Siapkan Dokumen Pendukungnya
Topik : pajak internasional, penghindaran pajak, tax avoidance, Elon Musk, Tesla, PPh, pajak orang kaya, Amerika Serikat

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 02 Juli 2022 | 16:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Rekapitulasi PPS, Mayoritas Peserta Ungkap Harta Kas dan Setara Kas

Sabtu, 02 Juli 2022 | 15:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sri Mulyani Ungkap Ada 5 Insentif Perpajakan Dukung Pelestarian Hutan

Sabtu, 02 Juli 2022 | 14:00 WIB
KANADA

Kanada Terbitkan Laporan Estimasi Tax Gap, Nilainya Jumbo

berita pilihan

Selasa, 05 Juli 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Catat! PPh Final yang Dibayar dalam PPS Bukan Biaya Pengurang Pajak

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:45 WIB
KABUPATEN SUKOHARJO

Waduh! Ribuan Kendaraan Tunggak Pajak Kendaraan Sampai Rp50 Miliar

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA SERANG BARAT

Cocokkan Data, Petugas Pajak Sambangi Lokasi Usaha Pengusaha Komputer

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:45 WIB
KINERJA FISKAL

Tahun Ini, Pemerintah Bayar Bunga Utang Rp403 Triliun

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Simak Lagi Cara Gabung NPWP Suami-Istri, Siapkan Dokumen Pendukungnya

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:00 WIB
KPP PRATAMA DENPASAR TIMUR

Minta Konfirmasi Data, Pegawai Pajak Datangi Lokasi Agen Perjalanan

Selasa, 05 Juli 2022 | 15:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Basisnya Tinggi, Penerimaan Pajak Semester II/2022 Diprediksi Rp889 T

Selasa, 05 Juli 2022 | 15:00 WIB
KP2KP NUNUKAN

Petugas Pajak Sisir Usaha di Sekitar Bandara, Gali Info Soal Omzet

Selasa, 05 Juli 2022 | 14:30 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

Alat Makan Hingga Kemasan Plastik Kena Cukai? DJBC: Masih Dikaji