Fokus
Literasi
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Jum'at, 14 Januari 2022 | 20:45 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 20:36 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 13 Januari 2022 | 16:37 WIB
TAX ALLOWANCE (3)
Data & Alat
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Rabu, 29 Desember 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 29 DESEMBER 2021 - 4 JANUARI 2022
Reportase
Perpajakan.id

Ditjen Pajak Perluas Uji Coba Kartin1 untuk Nasabah Bank Himbara

A+
A-
4
A+
A-
4
Ditjen Pajak Perluas Uji Coba Kartin1 untuk Nasabah Bank Himbara

Direktur Teknologi Informasi dan Komunikasi DJP Iwan Djuniardi. (foto: DJP)

JAKARTA, DDTCNews – Ditjen Pajak (DJP) memperluas jangkauan uji coba penggunaan Kartu Indonesia Satu (Kartin1) untuk nasabah perbankan anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Direktur Teknologi Informasi dan Komunikasi DJP Iwan Djuniardi mengatakan kartu multifungsi Kartin1 tidak hanya dimanfaatkan oleh internal DJP. Otoritas tengah memperluas cakupan uji coba Kartin1 untuk nasabah tertentu yang terdaftar di Bank Himbara.

“[Untuk uji coba Kartin1] sekarang sudah diperluas ke nasabah bank Himbara," katanya, Selasa (8/9/2020).

Baca Juga: Beban Ditjen Pajak Bertambah Terus, Coretax System Mutlak Diperlukan

Iwan menerangkan perluasan uji coba penggunaan Kartin1 sejalan dengan rekomendasi Bank Indonesia (BI). Pasalnya, otoritas moneter merekomendasikan agar implementasi kartu multifungsi ini dilakukan secara bertahap. Sasaran pertama ditujukan kepada nasabah bank milik pemerintah.

Hal ini dilakukan bersamaan dengan kerja sama DJP dengan empat bank Himbara terkait dengan pendaftaran dan validasi nomor pokok wajib pajak (NPWP). Simak artikel ‘Mulai 17 Agustus 2020, Bank Layani Pendaftaran NPWP Nasabah’.

“Implementasi Kartin1, BI ingin nasabah Himbara tertentu dulu," ungkap Iwan.

Baca Juga: DJP Mulai Kirim Email Blast Soal PPS ke Wajib Pajak, Begini Isinya

Kartin1 merupakan kartu multifungsi yang dapat menampung banyak data identitas. Kartu ini mampu menyimpan data nomor induk kependudukan (NIK), paspor, NPWP, dan kepesertaan BPJS.

Sebelumnya, Kartin1 sudah dilakukan uji coba secara internal oleh DJP kepada 40.000 pegawainya. Pada tahap uji coba tersebut, data yang ditampung dalam kartu Kartin1 baru mencakup NIK dan NPWP.

Selain itu, Kartin1 versi uji coba juga berfungsi sebagai sarana pembayaran elektronik karena diterbitkan oleh lembaga perbankan. Di dalam kartu tertanam sistem near field communication (NFC) yang dapat menampung banyak data. (kaw)

Baca Juga: Data 16 Januari 2022: Sebanyak 4.551 Wajib Pajak Sudah Ikut PPS

Topik : kartin1, Ditjen Pajak, DJP, NPWP, administrasi pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 14 Januari 2022 | 11:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

NPWP Badan Berubah dari 15 Digit ke 16 Digit, Begini Detailnya

Jum'at, 14 Januari 2022 | 10:31 WIB
SELEBRITAS

Ditjen Pajak Sentil Ghozali, Penjual NFT Foto Selfie yang Raup Rp1,5 M

Jum'at, 14 Januari 2022 | 10:01 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN

495 Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan, Semuanya Lewat DJP Online

Jum'at, 14 Januari 2022 | 09:11 WIB
DATA PPS HARI INI

Data PPS 13 Januari 2022: Rekor! Nilai Deklarasi Luar Negeri Naik 200%

berita pilihan

Senin, 17 Januari 2022 | 17:21 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Tak Lunasi Tunggakan, Tanah Milik Wajib Pajak di Jateng Disita DJP

Senin, 17 Januari 2022 | 17:17 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Beban Ditjen Pajak Bertambah Terus, Coretax System Mutlak Diperlukan

Senin, 17 Januari 2022 | 17:00 WIB
INGGRIS

Perusahaan Leasing Peringatkan Pemilik Kendaraan Soal Tarif Cukai

Senin, 17 Januari 2022 | 16:30 WIB
KONSENSUS PAJAK GLOBAL

Negara Uni Eropa Punya 3 Skema Adopsi Pajak Minimum Global, Apa Saja?

Senin, 17 Januari 2022 | 16:25 WIB
CERITA DAN HUMOR PAJAK

Urutin Dokumen, Bukan Urutin yang Lain!

Senin, 17 Januari 2022 | 16:00 WIB
ANGKA KEMISKINAN

BPS: Jumlah Penduduk Miskin September 2021 Capai 26,5 Juta Orang

Senin, 17 Januari 2022 | 14:45 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Mulai Kirim Email Blast Soal PPS ke Wajib Pajak, Begini Isinya