Review
Kamis, 09 Februari 2023 | 17:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 08 Februari 2023 | 11:44 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Februari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (5)
Kamis, 02 Februari 2023 | 17:05 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 09 Februari 2023 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Kamis, 09 Februari 2023 | 13:45 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Selasa, 07 Februari 2023 | 10:00 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Februari 2023 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 08 Februari 2023 | 10:00 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Februari 2023 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 8 FEBRUARI 2023 - 14 FEBRUARI 2023
Rabu, 01 Februari 2023 | 10:00 WIB
KMK 6/2023
Rabu, 01 Februari 2023 | 09:31 WIB
KURS PAJAK 1 FEBRUARI - 7 FEBRUARI 2023
Reportase

Daftar NPWP PAUD, Petugas Pajak KP2KP Ini Jelaskan Syaratnya

A+
A-
1
A+
A-
1
Daftar NPWP PAUD, Petugas Pajak KP2KP Ini Jelaskan Syaratnya

Ilustrasi.

SUKABUMI, DDTCNews – Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) perlu mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Saat menemui seorang pengurus salah satu lembaga PAUD yang berkunjung pada Senin (31/10/2022), petugas dari KP2KP Pelabuhan Ratu Ahmad Rifai memberikan asistensi pendaftaran NPWP secara online di situs web pajak.go.id.

“Untuk persyaratannya KTP seluruh pengurus, NPWP seluruh pengurus, serta NPWP yayasan atau badan pusat,” tutur Ahmad, dikutip dari laman resmi Ditjen Pajak (DJP), Selasa (22/11/2022).

Baca Juga: Ada Bukper Penanganan Tindak Pidana Diketahui Seketika? Ini Aturannya

NPWP PAUD digunakan untuk kemudahan pengurusan administrasi perpajakan. Kemudahan itu terutama terkait dengan penerimaan bantuan operasional, pertanggungjawaban anggaran, serta manfaat lainnya.

Jika statusnya bukan badan pusat, lembaga tersebut bisa mengajukan NPWP PAUD sebagai NPWP cabang. Hal ini didukung dengan dokumen berupa akta yayasan yang menaungi PAUD serta bukti penunjukkan PAUD sebagai lembaga di bawah yayasan tersebut.

Pendaftaran akun lewat pajak.go.id menggunakan email yang belum digunakan untuk pembuatan NPWP. Setelah akun teraktivasi, wajib pajak memasukkan data pokok berupa nama badan, alamat, nomor telepon, email, data pengurus, serta pernyataan melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan.

Baca Juga: Bupati Ingatkan WP, Lapor SPT Tahunan Harus Benar dan Jangan Telat

Setelah data terisi lengkap dan benar, wajib pajak menekan tombol kirim permohonan pendaftaran NPWP. Pengiriman dilakukan dengan memasukkan token yang diterima melalui email. Setelah pendaftaran selesai, wajib pajak bisa mencetak sendiri NPWP elektronik yang telah dikirim ke email.

Sebagai pengingat kembali, terkait dengan NPWP, ada 3 format baru sesuai dengan PMK 112/2022. Pertama, untuk wajib pajak orang pribadi yang merupakan penduduk menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Penduduk adalah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia.

Kedua, bagi wajib pajak orang pribadi bukan penduduk, wajib pajak badan, dan wajib pajak instansi pemerintah menggunakan NPWP format 16 digit. Ketiga, bagi wajib pajak cabang menggunakan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha.

Baca Juga: Hindari Sistem Down, WP Diimbau Lapor SPT Tahunan Sesegera Mungkin

Namun demikian, sampai dengan 31 Desember 2023, NPWP format baru masih digunakan pada layanan administrasi perpajakan secara terbatas, salah satunya untuk login ke aplikasi pajak.go.id. Mulai 1 Januari 2024, penggunaan NPWP format baru akan efektif diterapkan secara menyeluruh. (kaw)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : NPWP, PAUD, NPWP PAUD, yayasan, Ditjen Pajak, DJP, KP2KP Pelabuhan Ratu

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 06 Februari 2023 | 09:00 WIB
PELAYANAN PAJAK

Telepon dan Live Chat Kring Pajak Tak Bisa Diakses Sementara Siang Ini

Minggu, 05 Februari 2023 | 15:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

NPWP Bisa Aktif Otomatis Jika Wajib Pajak Non-Efektif Lapor SPT

Minggu, 05 Februari 2023 | 13:00 WIB
KANWIL DJP BANTEN

Bikin Rugi Negara Rp1,7 M, Tersangka Pajak Diserahkan ke Kejaksaan

Minggu, 05 Februari 2023 | 08:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

PMK 177/2022 Berlaku, WP Kini Dapat Meminta Hasil Pemeriksaan Bukper

berita pilihan

Kamis, 09 Februari 2023 | 19:12 WIB
PMK 177/2022

Ada Bukper Penanganan Tindak Pidana Diketahui Seketika? Ini Aturannya

Kamis, 09 Februari 2023 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Eigen Losing?

Kamis, 09 Februari 2023 | 17:41 WIB
KONSULTASI PAJAK

Ada Opsen Pajak Kendaraan Bermotor, Bagaimana Ketentuan Pemungutannya?

Kamis, 09 Februari 2023 | 17:30 WIB
KABUPATEN LUWU UTARA

Bupati Ingatkan WP, Lapor SPT Tahunan Harus Benar dan Jangan Telat

Kamis, 09 Februari 2023 | 17:15 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Awal Tahun, Tingkat Inflasi Beras Menanjak ke 7,7%

Kamis, 09 Februari 2023 | 17:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Tak Hanya ASN, TNI/Polri Sekarang Wajib Lapor Harta di SPT Tahunan

Kamis, 09 Februari 2023 | 16:09 WIB
PMK 61/2021

Hak dan Kewajiban Perpajakan WP Pemegang Izin Tambang, Simak Aturannya

Kamis, 09 Februari 2023 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

Roadmap Industri Rokok Masih Digodok, Kemenkeu Fokus Soal Cukai

Kamis, 09 Februari 2023 | 15:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Hindari Sistem Down, WP Diimbau Lapor SPT Tahunan Sesegera Mungkin

Kamis, 09 Februari 2023 | 15:00 WIB
KP2KP MUKOMUKO

Pastikan Kebenaran Alamat WP, Petugas Pajak Adakan Pemeriksaan