Fokus
Literasi
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Cegah Emigrasi Angkatan Kerja Muda, Ambang Batas PTKP Bakal Dinaikkan

A+
A-
2
A+
A-
2
Cegah Emigrasi Angkatan Kerja Muda, Ambang Batas PTKP Bakal Dinaikkan

Ilustrasi.

WARSAWA, DDTCNews – Pemerintah Polandia terus memberikan banyak insentif pajak bagi angkatan kerja muda agar tidak pergi keluar negeri, termasuk di antaranya menaikkan penghasilan tidak kena pajak.

Menteri Keuangan Tadeusz Kościński mengatakan insentif pajak sudah disiapkan pemerintah untuk mencegah fenomena brain drain atau SDM berkualitas memilih pergi keluar negeri untuk mencari penghasilan yang lebih baik.

"PPh orang pribadi pada 2019 diturunkan dari 18% menjadi 17%. Bahkan tarif kami 0%-kan untuk mereka yang berusia di bawah 26 tahun. Jadi anak muda tidak membayar pajak penghasilan sama sekali," katanya dikutip pada Selasa (15/6/2021).

Baca Juga: Pacu Industri Pariwisata 2022, Berbagai Insentif Pajak Disiapkan

Menkeu menuturkan langkah lanjutan insentif pajak bagi SDM muda terus dilakukan. Terbaru, ambang batas penghasilan kena pajak (PTKP) dinaikkan dari 8.000 zloty Polandia atau Rp30,5 juta per tahun menjadi 30.000 zloty Polandia atau Rp114,3 juta per tahun.

Insentif ini tersebut berlaku umum untuk seluruh angkatan kerja domestik. "Pada masa lalu hanya 5% rata-rata gaji pekerja yang bebas pajak. Sekarang menjadi 45%-55% dari gaji bebas pajak. Jadi itu adalah perubahan besar," tutur Kościński.

Dia menambahkan Polandia memiliki potensi ekonomi yang besar jika mampu menjaga anak muda tidak beremigrasi ke negara Uni Eropa lain atau ke Inggris, seperti yang tengah terjadi dalam beberapa tahun terakhir ini.

Baca Juga: Target Presidensi G-20 Indonesia: Proposal Pilar 1 Diteken Juli 2022

Menkeu berharap ratusan ribu mahasiswa universita yang akan lulus dalam beberapa tahun ke depan dapat mengisi pasar tenaga kerja domestik. Menurutnya, Polandia memiliki pasar domestik yang besar dengan 18 kota pusat ekonomi.

"Kami memiliki banyak anak muda yang terdidik dan kami juga memiliki akses pasar Uni Eropa yang lebih luas," ujarnya seperti dilansir investmentmonitor.ai. (rig)

Baca Juga: Pengenaan Pajak Keuntungan Modal atas Cryptocurrency Akhirnya Ditunda
Topik : polandia, penghasilan tidak kena pajak, relaksasi pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 03 Desember 2021 | 14:00 WIB
AUSTRALIA

Aturan Penyusutan Aset Direvisi, Klaim Pajak Bisa Hingga Rp1,73 Miliar

Jum'at, 03 Desember 2021 | 13:00 WIB
AFRIKA SELATAN

Konsumsi Makin Tinggi, Makanan Cepat Saji Diusulkan Kena Cukai

Kamis, 02 Desember 2021 | 19:30 WIB
LAPORAN ASIAN DEVELOPMENT BANK

Tingkatkan Kepatuhan Sukarela Wajib Pajak, Ini Kata ADB

Kamis, 02 Desember 2021 | 19:00 WIB
PAPUA NUGINI

Kebijakan 2022 Ditetapkan, Tarif Cukai Rokok dan Minol Dipangkas

berita pilihan

Senin, 06 Desember 2021 | 19:00 WIB
MALAYSIA

Pacu Industri Pariwisata 2022, Berbagai Insentif Pajak Disiapkan

Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Tempat Lelang Berikat?

Senin, 06 Desember 2021 | 18:00 WIB
PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI

Jangan Gampang Tergiur Penawaran Aset Kripto, Investor Perlu Tahu Ini

Senin, 06 Desember 2021 | 17:21 WIB
PRESIDENSI G-20 INDONESIA

Target Presidensi G-20 Indonesia: Proposal Pilar 1 Diteken Juli 2022

Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI

Cara Mengajukan Pemesanan Pita Cukai Rokok

Senin, 06 Desember 2021 | 16:37 WIB
KPP PRATAMA KUBU RAYA

Telusuri Aset WP yang Tunggak Pajak, DJP Gandeng Pemda

Senin, 06 Desember 2021 | 16:30 WIB
KINERJA FISKAL

Dana Pemda yang Mengendap di Bank Segera Susut, Ini Alasan Pemerintah

Senin, 06 Desember 2021 | 16:13 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Curhat Komunitas Difabel ke DJP: Literasi Pajak Masih Minim