Berita
Rabu, 20 Januari 2021 | 17:35 WIB
LEMBAGA PENGELOLA INVESTASI
Rabu, 20 Januari 2021 | 17:19 WIB
KENYA
Rabu, 20 Januari 2021 | 17:17 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Review
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:18 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 19 Januari 2021 | 09:24 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 20 Januari 2021 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 17:57 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 20 Januari 2021 | 17:44 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & Alat
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:43 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 20 JANUARI - 26 JANUARI 2021
Senin, 18 Januari 2021 | 09:10 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Cara Ubah Status Pengkreditan Pajak Masukan Melalui Fitur Prepopulated

A+
A-
2
A+
A-
2
Cara Ubah Status Pengkreditan Pajak Masukan Melalui Fitur Prepopulated

WAJIB pajak yang dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) kini makin dimudahkan saat melaporkan faktur pajak masukan. Dengan fitur prepopulated dalam e-faktur 3.0, upload faktur pajak masukan bisa dilakukan lebih cepat.

Dengan fitur prepopulated, PKP tidak perlu lagi menginput data pajak masukan secara manual (key-in). Cukup dengan mengisi masa dan tahun pajak, dan klik Get Data, seluruh pajak masukan langsung muncul untuk kemudian di-upload.

Anda juga bisa menentukan apakah faktur pajak masukan pada menu prepopulated tersebut untuk dikreditkan atau tidak dikreditkan. Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara mengubah status pengkreditan pajak masukan dalam menu prepopulated data.

Baca Juga: Cara Menjadi Wajib Pajak Kriteria Tertentu

Mula-mula, silakan Login aplikasi e-faktur 3.0. Masukan nama user dan password Anda. Jika sudah, silakan masuk ke menu Prepopulated Data, lalu pilih Faktur Pajak Masukan. Lalu, silakan mengisi masa pajak dan tahun pajak, lalu klik Get Data.

Anda kemudian akan diminta untuk mengisi kode captcha, lalu masukkan password akun PKP Anda atau e-nofa. Jika sudah silakan klik Submit. Nanti, Anda akan diarahkan untuk memasukkan kembali kode captcha, lalu klik Validate.

Setelah itu, semua faktur pajak masukan yang belum dikreditkan atau dilaporkan akan muncul pada daftar faktur pajak masukan prepopulated dengan status dikreditkan. Adapun faktur pajak masukan yang muncul bisa hingga 3 bulan sebelumnya.

Baca Juga: Solusi Atasi SPT Tidak Valid Saat Pelaporan di e-Faktur 3.0 Web-Based

Untuk mengubah status pengkreditannya, silakan pilih atau sorot faktur pajak masukan, lalu klik Ubah Pengkreditan. Setelah itu, Anda bisa menentukan status faktur pajak masukan, apakah dapat dikreditkan (1111-B2) atau tidak dapat dikreditkan (1111-B3).

Jika Anda memilih tidak dapat dikreditkan maka pajak masukan yang disorot tersebut akan berubah statusnya menjadi Tidak. Lalu, silakan upload faktur pajak masukan yang Anda pilih, baik yang ingin dikreditkan maupun yang tidak akan dikreditkan.

Untuk diperhatikan, faktur pajak masukan yang tersedia pada menu prepopulated tidak dimaksudkan langsung akan masuk pada menu administrasi pajak masukan tanpa dilakukan upload. Oleh karena itu, pilihan ada di tangan PKP.

Baca Juga: Cara Aktivasi EFIN Bagi Wajib Pajak Badan

Setelah melakukan upload, sejumlah faktur pajak masukan tersebut akan masuk ke daftar administrasi pajak masukan. Pajak masukan yang tidak dipilih untuk di-upload akan kembali muncul sebagai pajak masukan.

Adapun fitur ubah pengkreditan digunakan jika PKP bermaksud mengubah status pengkreditan dari “dikreditkan (B1/B2)” menjadi “tidak dikreditkan (B3)” atau sebaliknya. Fitur ini bukan fitur untuk pindah masa pajak pengkreditan.

Fitur prepopulated pajak masukan juga merupakan fitur tambahan. Sistem tidak menghilangkan fungsi input (key-in) atau mekanisme impor data CSV. Menu tersebut hanya untuk memudahkan PKP agar tidak perlu melakukan key-in. Selesai. (Bsi)

Baca Juga: Cara Meminta Pembubuhan Cap Bukti Pelunasan Selisih Kurang Bea Meterai

Topik : cara ubah status pengkreditan melalui fitur prepopulated, tips pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:59 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 30 November 2020 | 16:49 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 27 November 2020 | 16:30 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 25 November 2020 | 16:01 WIB
TIPS PAJAK
berita pilihan
Rabu, 20 Januari 2021 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 17:57 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 20 Januari 2021 | 17:44 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 17:35 WIB
LEMBAGA PENGELOLA INVESTASI
Rabu, 20 Januari 2021 | 17:19 WIB
KENYA
Rabu, 20 Januari 2021 | 17:17 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:43 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 15:53 WIB
INFOGRAFIS PAJAK