Review
Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 27 September 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 27 September 2021 | 15:30 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 24 September 2021 | 18:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 September 2021 | 18:45 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Senin, 27 September 2021 | 19:23 WIB
AGENDA PAJAK
Minggu, 26 September 2021 | 13:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Minggu, 26 September 2021 | 09:00 WIB
KETUA APPI SUWANDI WIRATNO
Jum'at, 24 September 2021 | 16:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Reportase
Perpajakan.id

Cara Mengatasi Nomor Seri Faktur Pajak Tidak Otomatis

A+
A-
8
A+
A-
8
Cara Mengatasi Nomor Seri Faktur Pajak Tidak Otomatis

Ilustrasi.

WAJIB pajak yang dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) diharuskan membuat faktur pajak melalui aplikasi e-faktur 3.0 desktop. Namun, tak jarang PKP menemui berbagai kendala dalam memenuhi kewajibannya tersebut.

Misal, ketika membuat faktur pajak keluaran. Saat akan merekam faktur pajak untuk 2021 ternyata tahun pada nomor seri faktur pajak (NSFP) tidak otomatis berubah atau masih menggunakan tahun sebelumnya. Tentu, hal tersebut menjadi kendala bagi PKP.

Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara membuat tahun pada NSFP otomatis berubah sesuai dengan tahun dibuatnya faktur pajak tersebut. Mula-mula, silakan akses aplikasi e-faktur 3.0 dekstop. Setelah Login, masukkan password.

Baca Juga: Penyaluran Insentif Diklaim Lebih Baik, DJP Janji Dengarkan Pengusaha

Pada menu utama, silakan pilih menu Referensi dan klik Referensi Nomor Faktur. Setelah itu, klik Rekam Range Nomor Faktur. Silakan isi nomor faktur awal dan nomor faktur akhir sesuai dengan yang didapat dari e-Nofa. Jika sudah klik Rekam Nomor Faktur.

Setelah itu, akan ada notifikasi “Range Nomor Faktur sudah berhasil direkam”. Untuk mengecek, silakan pilih menu Faktur pada menu utama. Lalu, pilih Pajak Keluaran dan klik Administrasi Faktur. Selanjutnya, silakan klik Rekam Faktur.

Pada kolom Input Faktur, Anda akan melihat tahun NSFP sudah berubah otomatis sesuai dengan tahun saat ini atau katakanlah 2021. Namun jika tahun NSFP yang ditampilkan ternyata masih tahun sebelumnya atau 2020, jangan khawatir.

Baca Juga: Ada Forum Gratis Bahas Kebijakan Pajak Karbon, Tertarik?

Silakan pilih kembali menu Referensi pada menu utama aplikasi. Setelah itu, pilih Referensi Nomor Faktur. Nanti, Anda akan melihat daftar nomor faktur yang telah dibuat. Silakan klik nomor faktur terakhir untuk tahun 2020.

Jika sudah, silakan klik Hapus Range Nomor Faktur. Apabila nomor faktur tersebut sudah terpakai, Anda akan melihat notifikasi bahwa nomor faktur akan di-update dan tidak bisa dihapus. Silakan klik Ya. Nanti muncul notifikasi Referensi Nomor Faktur telah di-update.

Jika sudah, Anda bisa mengulangi lagi perekaman faktur pajak keluaran seperti sebelumnya. Nanti, Anda akan melihat tahun NSFP akan otomatis berubah tidak lagi memakai tahun sebelumnya. Selesai. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: Apa Itu Kunjungan (Visit) Pegawai Pajak?

Topik : tips pajak, administrasi pajak, e-faktur 3.0 dekstop, faktur pajak,

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ichsan

Selasa, 27 Juli 2021 | 13:08 WIB
sangat membantu sekali
1

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 27 September 2021 | 12:00 WIB
RUU KUP

Rancangan PPN Multitarif, Begini Catatan Fraksi di DPR

Senin, 27 September 2021 | 11:45 WIB
RUU KUP

Begini Pandangan Fraksi-Fraksi di DPR Soal Kenaikan Tarif PPN

berita pilihan

Senin, 27 September 2021 | 19:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Penyaluran Insentif Diklaim Lebih Baik, DJP Janji Dengarkan Pengusaha

Senin, 27 September 2021 | 19:23 WIB
AGENDA PAJAK

Ada Forum Gratis Bahas Kebijakan Pajak Karbon, Tertarik?

Senin, 27 September 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Kunjungan (Visit) Pegawai Pajak?

Senin, 27 September 2021 | 18:17 WIB
KINERJA FISKAL

Anggaran TIK Kemenkeu Naik, Downtime Layanan Seharusnya Teratasi

Senin, 27 September 2021 | 18:03 WIB
BANTUAN SOSIAL

Dekati Batas Akhir, Nyaris 5 Juta Pekerja Sudah Terima Subsidi Gaji

Senin, 27 September 2021 | 18:00 WIB
PENERIMAAN NEGARA

Penerimaan Negara Bukan Pajak Tumbuh 20%, Begini Perinciannya

Senin, 27 September 2021 | 17:47 WIB
KINERJA PEMERINTAH

Indeks Efektivitas Pemerintah Naik, KSP: Tak Boleh Ada Lagi Pungli

Senin, 27 September 2021 | 17:30 WIB
SE-49/PJ/2021

Ditjen Pajak Terbitkan Surat Edaran Soal Prosedur Persetujuan Bersama

Senin, 27 September 2021 | 17:11 WIB
INGGRIS

Perusahaan Minyak Ini Memohon Perpanjangan Deadline Tunggakan PPN

Senin, 27 September 2021 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pulihkan Pariwisata, Sri Mulyani: Insentif Diberikan, Termasuk Pajak