Berita
Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP
Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP
Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP
Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:00 WIB
UU CIPTA KERJA
Review
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:30 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN
Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KAMUS KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:05 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (7)
Senin, 18 Oktober 2021 | 19:04 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Senin, 18 Oktober 2021 | 18:54 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:42 WIB
HASIL SURVEI PAJAK KARBON
Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:15 WIB
HASIL DEBAT 23 SEPTEMBER - 11 OKTOBER 2021
Senin, 11 Oktober 2021 | 11:05 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Buat Apa Sih Kita Bayar Pajak? Begini Kata Sri Mulyani

A+
A-
0
A+
A-
0
Buat Apa Sih Kita Bayar Pajak? Begini Kata Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam paparan APBN Kita. (tangkapan layar)

JAKARTA, DDTCNews - Penerimaan pajak memiliki peran penting untuk mendukung kerja APBN secara umum, khususnya dalam meredam dampak yang timbul akibat pandemi Covid-19.

Hingga saat ini, masih banyak masyarakat yang bertanya apa manfaat dari membayar pajak. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan penerimaan pajak bersama penerimaan dari sumber lainnya memiliki peran penting untuk mendukung program pemerintah. Tujuan akhirnya, memberikan perlindungan sosial dan kesehatan kepada rakyat.

"Kalau Anda miskin maka tidak membayar [pajak] tetapi mendapatkan banyak bantuan dari pemerintah mulai dari PBI sampai bantuan PKH serta sembako dan lain lain," ujar Sri Mulyani, Kamis (23/9/2021).

Baca Juga: Awasi Wajib Pajak, Ini yang Dimanfaatkan DJP

Bila seseorang mampu bekerja dan memiliki penghasilan, maka orang tersebut wajib membayar pajak sesuai dengan kemampuan ekonominya masing-masing. "Jadi ini yang disebut asas gotong royong betul-betul terlihat dalam cerita APBN kita ini," ujar Sri Mulyani.

Untuk diketahui, kinerja belanja bantuan sosial dan belanja kesehatan masih terus bertumbuh pada Agustus 2021. Belanja perlindungan sosial tercatat mampu tumbuh hingga 5,4%, melanjutkan pertumbuhan pada tahun lalu yang tumbuh sebesar 44,7%.

"Kita lihat ini adalah stay high karena tahun lalu sudah melonjak sangat tinggi perlindungan sosialnya. Pada Covid-19 tahun lalu kita tingkatkan perlindungan sosial dari Rp176 triliun menjadi Rp254,6 triliun. Tahun ini kita tingkatkan lagi ke Rp268,5 triliun," ujar Sri Mulyani.

Baca Juga: Pemanfaatan Insentif Sumbang 22,1% Penurunan Penerimaan Pajak 2020

Adapun belanja kesehatan tetap mengalami pertumbuhan yang tinggi selama 2 tahun terakhir. Per Agustus 2021, belanja kesehatan tercatat terealisasi senilai Rp140,5 triliun atau tumbuh 52,7%. Pada Agustus tahun lalu, belanja kesehatan sudah tumbuh 50,8% dengan realisasi senilai Rp92 triliun.

Pertumbuhan belanja kesehatan yang pesat selama 2 tahun berturut-turut didorong oleh adanya kenaikan belanja Kementerian Kesehatan untuk pengadaan vaksin, belanja perawatan pasien Covid-19, insentif bagi tenaga kesehatan, dan belanja penanganan Covid-19 lainnya. (sap)

Baca Juga: Berlaku Tahun Depan, Potensi Penerimaan Pajak Karbon Masih Dihitung
Topik : penerimaan negara, penerimaan pajak, penerimaan perpajakan, target penerimaan, potensi perpajakan, APBN Kita

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Cikal Restu Syiffawidiyana

Jum'at, 24 September 2021 | 23:26 WIB
"Hingga saat ini, masih banyak masyarakat yang bertanya apa manfaat dari membayar pajak." Kalimat tersebut secara tidak langsung memberikan penjelasan bahwa masyarakat tidak melihat/merasakan dampak pajak secara langsung. Entah karena kurangnya sosialisasi dan pengetahuan masyarakat, atau memang tid ... Baca lebih lanjut
1

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 29 September 2021 | 13:17 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DJP Terima 126.749 Permohonan Restitusi, Tak Sampai Separuh Diproses

Rabu, 29 September 2021 | 13:05 WIB
KINERJA FISKAL

Penerimaan Membaik, Konsolidasi Fiskal Diyakini Tak Ganggu Pemulihan

Rabu, 29 September 2021 | 12:08 WIB
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

Optimalisasi Penerimaan Pajak Tetap Dijalankan Meski Banyak Relaksasi

Rabu, 29 September 2021 | 08:05 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Siap Dibawa ke Sidang Paripurna DPR, Ini Target Penerimaan Pajak 2022

berita pilihan

Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Awasi Wajib Pajak, Ini yang Dimanfaatkan DJP

Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN

Lapor LACK-11 ke Bea Cukai, Ini Cara Daftar Akun Portal Pengguna Jasa

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

DJP Lakukan Digitalisasi Surat Tagihan Pajak, Ini Tujuannya

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Uji Coba KPP Mikro Tidak Dilanjutkan, Ini Hasil Evaluasi DJP

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:00 WIB
UU CIPTA KERJA

UMKM Dapat Porsi 40% Anggaran Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Pemanfaatan Insentif Sumbang 22,1% Penurunan Penerimaan Pajak 2020

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:00 WIB
KOTA SURAKARTA

Nunggak Bayar PPN, 7 Mobil Milik Perusahaan Disita DJP

Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KAMUS KEBIJAKAN PAJAK

Apa Itu Edukasi Perpajakan?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:20 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

5 Jenis Natura atau Kenikmatan yang Dikecualikan dari Objek Pajak