Review
Jum'at, 03 April 2020 | 20:18 WIB
MEMO PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 03 April 2020 | 17:38 WIB
ANALISIS PAJAK
Kamis, 02 April 2020 | 18:59 WIB
ANALISIS TRANSFER PRICING
Rabu, 01 April 2020 | 18:28 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 03 April 2020 | 20:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN TRENGGALEK
Jum'at, 03 April 2020 | 19:11 WIB
TIPS MENGISI E-BILLING
Jum'at, 03 April 2020 | 18:35 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 16:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & alat
Jum'at, 03 April 2020 | 17:01 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Kamis, 02 April 2020 | 14:31 WIB
PROFESI
Rabu, 01 April 2020 | 09:14 WIB
KURS PAJAK 1 APRIL-7 APRIL 2020
Rabu, 25 Maret 2020 | 07:34 WIB
KURS PAJAK 25 MARET-31 MARET 2020
Komunitas
Kamis, 02 April 2020 | 15:11 WIB
LEE JI-EUN:
Selasa, 31 Maret 2020 | 09:52 WIB
PROGRAM BEASISWA
Senin, 30 Maret 2020 | 17:29 WIB
UNIVERSITAS PANCASILA
Senin, 30 Maret 2020 | 16:19 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Reportase

Bila Akuntan Bertemu Jin Lampu

A+
A-
1
A+
A-
1
Bila Akuntan Bertemu Jin Lampu

PADA suatu sore yang mendung, seorang akuntan yang baru pulang kerja berjalan santai menyusuri pantai. Ia ingin rileks sejenak menikmati sore di keheningan pantai. Tiba-tiba langkahnya terhenti.

Ia melihat seonggok lampu tua di bibir pantai. Akuntan ini kemudian melihat sekeliling. Tidak ada orang. Perlahan, ia mengambil lampu itu, lalu menggosoknya, dan sekonyong-konyong muncul sesosok jin di hadapannya.

“Ha-ha-ha… Aku adalah jin paling sakti di seantero jagat ini. Aku bisa melakukan hal-hal besar. Aku bisa kabulkan permintaanmu, manusia, tetapi ingat, hanya satu permintaan. Sebutkan,” kata jin tersebut tanpa basa-basi.

Baca Juga: Kembali ke Kantor

Berhubung akuntan ini dahulu sempat menjadi aktivis di sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) antikekerasan, ia lalu segera mengeluarkan peta dunia yang selalu ia bawa dari tas punggungnya.

Kemudian ia membuka peta dunia tersebut, dan langsung menunjuk ke wilayah Timur Tengah. “Harapan saya yang terbesar adalah Anda bisa menyelesaikan konflik yang ada di sini,” katanya.

Mendengar permintaan tersebut, Jin pun menatap si akuntan dengan pandangan tak percaya. Ia lalu terdiam, dan mulai membelai janggutnya. Jin ini terlihat berpikir, atau mungkin lebih tepat khawatir.

Baca Juga: Hukuman Guillotine

“Ya Tuhaann..” katanya sambil menatap peta tersebut. “Terus terang itu sulit, kawan. Orang-orang di sana itu telah berjuang selama ribuan tahun, dan tidak ada yang mampu menghasilkan solusi yang efektif,” katanya.

Jin lampu tersebut juga tidak yakin apakah ia bisa melakukan hal yang lebih baik daripada yang sudah dilakukan orang-orang itu. “Mungkin Anda harus membuat permintaan yang lain,” katanya.

“Ohh.. Baiklah kalau begitu,” sahut akuntan tersebut, seraya memasukkan peta dunianya ke dalam tasnya. "Sebentar," katanya sambil berpikir mencoba mengingat-ingat sesuatu.

Baca Juga: Anomali Jumlah Persediaan

“Jadi begini, Jin. Pekan lalu Ditjen Pajak meminta saya mendesain ulang formulir surat pemberitahuan milik mereka, supaya semua orang bisa dengan cepat dan mudah memahaminya. Bisakah Anda membantu saya?” katanya.

Jin itu pun terdiam. Kali ini agak lama, ia berjalan melayang ke sana kemari dan berpikir sangat keras, tanpa sempat lagi membelai janggutnya. Kemudian ia berhenti. “Mari kita lihat peta itu lagi,” tukasnya. (Bsi)

Baca Juga: Transplantasi Hati

“Ha-ha-ha… Aku adalah jin paling sakti di seantero jagat ini. Aku bisa melakukan hal-hal besar. Aku bisa kabulkan permintaanmu, manusia, tetapi ingat, hanya satu permintaan. Sebutkan,” kata jin tersebut tanpa basa-basi.

Baca Juga: Kembali ke Kantor

Berhubung akuntan ini dahulu sempat menjadi aktivis di sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) antikekerasan, ia lalu segera mengeluarkan peta dunia yang selalu ia bawa dari tas punggungnya.

Kemudian ia membuka peta dunia tersebut, dan langsung menunjuk ke wilayah Timur Tengah. “Harapan saya yang terbesar adalah Anda bisa menyelesaikan konflik yang ada di sini,” katanya.

Mendengar permintaan tersebut, Jin pun menatap si akuntan dengan pandangan tak percaya. Ia lalu terdiam, dan mulai membelai janggutnya. Jin ini terlihat berpikir, atau mungkin lebih tepat khawatir.

Baca Juga: Hukuman Guillotine

“Ya Tuhaann..” katanya sambil menatap peta tersebut. “Terus terang itu sulit, kawan. Orang-orang di sana itu telah berjuang selama ribuan tahun, dan tidak ada yang mampu menghasilkan solusi yang efektif,” katanya.

Jin lampu tersebut juga tidak yakin apakah ia bisa melakukan hal yang lebih baik daripada yang sudah dilakukan orang-orang itu. “Mungkin Anda harus membuat permintaan yang lain,” katanya.

“Ohh.. Baiklah kalau begitu,” sahut akuntan tersebut, seraya memasukkan peta dunianya ke dalam tasnya. "Sebentar," katanya sambil berpikir mencoba mengingat-ingat sesuatu.

Baca Juga: Anomali Jumlah Persediaan

“Jadi begini, Jin. Pekan lalu Ditjen Pajak meminta saya mendesain ulang formulir surat pemberitahuan milik mereka, supaya semua orang bisa dengan cepat dan mudah memahaminya. Bisakah Anda membantu saya?” katanya.

Jin itu pun terdiam. Kali ini agak lama, ia berjalan melayang ke sana kemari dan berpikir sangat keras, tanpa sempat lagi membelai janggutnya. Kemudian ia berhenti. “Mari kita lihat peta itu lagi,” tukasnya. (Bsi)

Baca Juga: Transplantasi Hati
Topik : humor pajak, anekdot pajak, humor akuntan, anekdot akuntan, jin lampu
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
0/1000
artikel terkait
Rabu, 15 Maret 2017 | 14:23 WIB
ANEKDOT AUDITOR
Selasa, 08 Oktober 2019 | 14:45 WIB
ANEKDOT AUDITOR
Senin, 23 Maret 2020 | 15:13 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
Kamis, 24 Oktober 2019 | 10:46 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
berita pilihan
Jum'at, 03 April 2020 | 20:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN TRENGGALEK
Jum'at, 03 April 2020 | 20:18 WIB
MEMO PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 03 April 2020 | 19:34 WIB
SE-03/2020
Jum'at, 03 April 2020 | 19:11 WIB
TIPS MENGISI E-BILLING
Jum'at, 03 April 2020 | 19:01 WIB
SE-03/2020
Jum'at, 03 April 2020 | 18:35 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 17:58 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Jum'at, 03 April 2020 | 17:38 WIB
ANALISIS PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 17:01 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 16:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK