Fokus
Literasi
Jum'at, 24 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:14 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Rabu, 15 Juni 2022 | 12:45 WIB
STATISTIK CUKAI MULTINASIONAL
Rabu, 15 Juni 2022 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 15 JUNI - 21 JUNI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Beruntun 24 Bulan, Neraca Dagang April 2022 Surplus US$7,56 Miliar

A+
A-
0
A+
A-
0
Beruntun 24 Bulan, Neraca Dagang April 2022 Surplus US$7,56 Miliar

Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers. (tangkapan layar)

JAKARTA, DDTCNews - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada April 2022 kembali mengalami surplus senilai US$7,56 miliar.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan surplus tersebut berasal dari ekspor senilai US$27,32 miliar dan impor US$19,76 miliar. Menurutnya, surplus tersebut melanjutkan tren yang telah terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

"Kalau kita perhatikan series yang lalu, surplus ini beruntun selama 24 bulan," katanya melalui konferensi video, Selasa(17/5/2022).

Baca Juga: Tarif Bea Keluar Atas CPO Naik, Penerimaan Diyakini Ikut Melesat

Margo mengatakan surplus yang senilai US$7,56 miliar terutama berasal dari sektor nonmigas senilai US$9,94 miliar. Sementara di sektor migas, terjadi defisit US$2,38 miliar.

Dia memaparkan ekspor pada April 2022 yang senilai US$27,32 miliar mengalami kenaikan 47,76%secara tahunan. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari-April 2022 mencapai US$93,47 miliar atau naik 38,68% dibanding dengan periode yang sama 2021.

Ekspor nonmigas tercatat mencapai US$25,89 miliar, atau naik 47,70% secara tahunan, sementara ekspor nonmigas US$88,73 miliar atau naik 39,12%. Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari-April 2022 naik 29,19% dibanding periode yang sama tahun 2021, sedangkan ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan naik 11,94%, dan ekspor hasil tambang dan lainnya naik 106,29%.

Baca Juga: Soal Nasib Kelanjutan Insentif Fiskal, Dirjen Pajak Buka Suara

Ekspor nonmigas terbesar terjadi ke China senilai US$5,49 miliar, diikuti Amerika Serikat U$2,46 miliar, dan Jepang US$2,24 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 39,37%.

Dari sisi impor, Margo menyebut nilainya yang mencapai US$19,76 miliar mengalami kenaikan 21,97% secara tahunan (yoy). Impor migas pada April 2022 senilai US$3,81 miliar atau naik 88,48%, sedangkan impor nonmigas US$15,95 miliar atau naik 12,47%.

Negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari-April 2022 yakni China senilai US$20,90 miliar atau 32,58%, diikuti Jepang US$5,63 miliar atau 8,77%, dan Thailand US$4,01 miliar atau 6,24%.

Baca Juga: 15 Kriteria Barang Impor Sementara yang Dibebaskan dari Bea Masuk

Adapun menurut golongan penggunaan barang, Margo memaparkan nilai impor Januari-April 2022 terhadap periode yang sama tahun sebelumnya terjadi peningkatan pada barang konsumsi sebesar 9,55%, bahan baku/penolong 31,26%, dan barang modal 26,78%.

Berdasarkan komposisi impornya, 77,33% berasal dari bahan baku/penolong, sedangkan 14,45% dari barang modal, dan 8,22% dari konsumsi.

"Kalau penggunaan barang, terbesarnya adalah untuk pemenuhan bahan baku/penolong di sektor industri di dalam negeri," ujarnya. (sap)

Baca Juga: Dukung Percepatan Ekspor CPO, DJBC Lakukan Beberapa Langkah Strategis

Topik : neraca perdagangan, ekspor, impor, BPS, kinerja perdagangan

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 07 Juni 2022 | 14:00 WIB
PERMENDAG 32/2022

Pemerintah Permudah Eksportir Dapatkan Tarif Preferensi di Asean

Sabtu, 04 Juni 2022 | 14:00 WIB
KEBIJAKAN BEA CUKAI

Bea Cukai Dorong IKM Memulai Ekspor, Ini Fasilitas yang Disediakan

Sabtu, 04 Juni 2022 | 13:30 WIB
UU CIPTA KERJA

UU Ciptaker Perbaiki Tata Kelola Perdagangan, Begini Kata Sri Mulyani

berita pilihan

Minggu, 26 Juni 2022 | 16:00 WIB
KPP PRATAMA BINTAN

Utang Pajak Rp16 M Tak Dibayar, Puluhan Kendaraan Milik WP Disita KPP

Minggu, 26 Juni 2022 | 15:00 WIB
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

Ribuan Kendaraan Dinas Belum Bayar Pajak, Pemprov Ingatkan Soal Ini

Minggu, 26 Juni 2022 | 14:00 WIB
KANWIL DJP KALTIMTARA

Temui 60 Perwakilan Industri, Kanwil Ini Sosialisasikan Insentif Pajak

Minggu, 26 Juni 2022 | 13:00 WIB
INGGRIS

Lembaga Think Tank Ini Usulkan Garam Dikenai Cukai

Minggu, 26 Juni 2022 | 12:00 WIB
KPP PRATAMA SITUBONDO

KPP Akhirnya Sita Tanah Milik Wajib Pajak Seluas 2.104 Meter Persegi

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:30 WIB
DATA PPS HARI INI

Tinggal 4 Hari! DJP Sudah Terbitkan 176.417 Surat Keterangan PPS

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Kriteria Hibah yang Dikecualikan dari Objek Pajak Penghasilan

Minggu, 26 Juni 2022 | 10:00 WIB
HUNGARIA

Parlemen Hungaria Tolak Ketentuan Perpajakan dalam Pilar 2 OECD