JAKARTA, DDTCNews - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan pemerintah tetap akan menyalurkan makan bergizi gratis (MBG) kepada para penerima manfaat pada bulan Ramadan.
Dadan mengatakan skema penyaluran MBG pada bulan Ramadan akan dilakukan penyesuaian sebagaimana yang sempat dilakukan oleh BGN pada tahun lalu. MBG akan disalurkan kepada ibu hamil dan balita secara reguler tanpa perubahan.
"Bulan puasa sama seperti tahun lalu, terutama untuk ibu hamil, misalnya anak balita, itu reguler karena mereka kan rata-rata memasuki intervensi pemenuhan gizi," ujar Dadan, dikutip pada Rabu (14/1/2026).
Untuk siswa sekolah di wilayah yang mayoritas penduduknya menjalankan ibadah puasa, MBG akan dibagikan pada saat jam sekolah dalam bentuk makanan siap saji. Nanti, makanan dapat dibawa pulang oleh siswa sekolah dan dikonsumsi saat berbuka puasa.
"Untuk anak sekolah yang aktif, di daerah yang mayoritas puasa, makanan akan diberikan di jam sekolah. Tapi makanannya makanan yang siap saja, yang tahan 12 jam untuk dibawa ke rumah. Nanti untuk dikonsumsi pada saat buka," kata Dadan.
Bagi siswa sekolah di wilayah yang mayoritas penduduknya tidak menjalankan puasa, MBG akan disalurkan kepada para siswa secara reguler tanpa ada perubahan mekanisme penyaluran.
"Bagi di daerah-daerah yang mayoritas tidak puasa, itu pelayanan normal. Jadi tidak ada perubahan mekanisme dan kita akan lakukan selama hari sekolah," tutur Dadan.
Sebagai informasi, pemerintah telah mengalokasikan anggaran senilai Rp335 triliun untuk menyalurkan MBG kepada 82,9 juta penerima manfaat pada tahun ini. (rig)
