JAKARTA, DDTCNews - Melalui DDTCNews, DDTC terus berkomitmen memperkaya literasi perpajakan Tanah Air. Salah satu wujudnya adalah artikel pemberitaan yang secara konsisten diterbitkan setiap hari, 7 hari dalam seminggu.
Secara total, sebanyak 8.207 artikel diterbitkan oleh DDTCNews sepanjang 2025. Artinya, rata-rata produksi berita adalah 23 artikel setiap harinya. Pemberitaan yang diterbitkan tersebut berhasil menarik 7,1 juta pengguna dengan lebih dari 20 juta kunjungan.
Memasuki 2026, DDTCNews berkomitmen untuk melanjutkan upaya untuk menihilkan asimetris informasi perpajakan di Indonesia. DDTCNews tetap menyajikan pemberitaan perpajakan terkini yang bisa dipercaya dan berdasarkan sumber-sumber kredibel.
Pembaca bisa menyimak sajian DDTCNews melalui 8 kanal.
Pertama, kanal 'Lomba 2025'. Kanal berisi kumpulan artikel yang ditulis oleh peserta Lomba Menulis Artikel Pajak DDTCNews 2025. Sebanyak 90 artikel terbaik telah dikurasi oleh dewan juri dan dinyatakan layak untuk ditayangkan di laman DDTCNews. Seluruh karya mengikuti tema lomba, yakni Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Penerimaan Perpajakan secara Seimbang.
Kedua, kanal 'Coretax'. Kanal ini secara khusus dihadirkan untuk menyambut implementasi coretax system sejak awal 2025 lalu. Semua update informasi yang berkaitan dengan coretax system, termasuk peraturan dan pernyataan-pernyataan otoritas, ditayangkan dalam kanal ini. Ada pula subkanal 'Konsultasi Coretax' yang mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan pembaca setia DDTCNews mengenai coretax system.
Ketiga, kanal 'Berita'. Di dalamnya terdapat beberapa subkanal, yakni Nasional, Internasional, Daerah, Infografis, Video, Foto, dan Download Peraturan. Kanal menjadi 'jantung' dari laman DDTCNews. Sebagian besar pemberitaan harian yang tayang di DDTCNews tercakup dalam kanal ini. Pembaca juga bisa menyimak sajian infografis pajak yang dikemas dengan visual menarik, juga mengunduh aturan-aturan perpajakan terbaru.
Keempat, kanal 'Literasi'. Kanal ini berisi artikel-artikel yang sifatnya tak lekang waktu. Subkanal di dalamnya, yakni Kamus, Tips & Trik, Kelas Pajak, Buku, Resume Putusan, Kutipan, Profil Daerah, dan Profil Negara.
Kelima, kanal 'Review'. Lewat kanal ini, pemnbaca bisa menyimak tulisan-tulisan bernas dan penuh data. Subkanal Analisis menyajikan karya-karya profesional DDTCNews. Lalu, subkanal Konsultasi Pajak yang diampu oleh profesional DDTC. Pembaca bisa mengirimkan pertanyaan seputar perpajakan secara gratis. Kanal 'Review' juga menyajikan artikel wawancara serta opini dari pakar-pakar perpajakan Tanah Air.
Keenam, kanal 'Komunitas'. Pembaca bisa menemukan artikel-artikel yang lebih 'pop' di kanal ini. DDTCNews menghadirkan komik tentang pajak, kabar selebritas, berita dari kampus, hingga saluran debat yang bisa diikuti oleh pembaca.
Ketujuh, kanal 'Data & Alat'. Sesuai namanya, kanal ini menyajikan data yang diperlukan oleh wajib pajak, seperti kurs pajak, tarif bunga, dan pungutan komoditas. Selain itu, ada pula kalkulator PPh Pasal 21 yang bisa dipakai oleh pembaca secara gratis untuk mengukur besaran PPh Pasal 21 terutang.
Kedelapan, kanal 'Fokus'. DDTCNews merekam seluruh perubahan lanskap perpajakan sepanjang 2025 melalui berbagai topik Laporan Fokus. Topik setiap edisinya disesuaikan dengan 'trending topic' yang sedang hangat diperbincangkan setiap bulannya. Laporan Fokus DDTCNews dihadirkan untuk mengulas isu-isu perpajakan dari berbagai perspektif. Isu terkini dikupas mendalam dan disajikan dalam satu peliputan khusus yang komprehensif.
Sebagai bagian dari DDTC, hadirnya portal berita perpajakan terpercaya DDTCNews diharapkan bisa mengeliminasi informasi asimetris terkait dengan perpajakan. Selamat berselancar di situs web DDTCNews dengan konten-konten yang segar, akurat, dekat, luas, dan beragam! (sap)
