BENGKULU, DDTCNews - Pemprov Bengkulu meluncurkan program layanan Samsat Desa guna mempermudah masyarakat mengakses dan membayar pajak kendaraan bermotor (PKB).
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan kehadiran Samsat Desa bertujuan untuk memudahkan warga yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke ibu kota kabupaten atau kota untuk membayar pajak.
"Samsat Desa ini kita hadirkan untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan. Tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota, cukup di kecamatan bahkan dekat dengan desa masing-masing," ujarnya, dikutip pada Sabtu (7/3/2026).
Helmi menyampaikan program Samsat Desa turut melibatkan sejumlah mitra pelayanan guna memastikan proses administrasi pajak daerah berjalan cepat, tertib, dan akuntabel. Salah satunya, pemprov menggandeng kantor cabang pembantu (KCP) Bank Bengkulu sebagai lokasi layanan Samsat Desa.
Harapannya, kolaborasi lintas instansi ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Sebagai informasi, layanan Samsat Desa kini tersedia di Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Bengkulu Tengah.
"Pajak yang dibayarkan akan kembali kepada rakyat melalui program bantu rakyat, pembangunan infrastruktur jalan mulus, serta layanan ambulans gratis yang seluruhnya untuk kepentingan masyarakat," imbuh Helmi.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bengkulu Hadiyanto menyampaikan bahwa Samsat Desa merupakan inovasi pelayanan untuk meningkatkan kemudahan dan efisiensi administrasi pajak daerah. Dia menjamin proses pelayanan pun berlangsung cepat, hanya sekitar 5 menit.
Melalui program Samsat Desa, sambungnya, pemprov berharap pelayanan publik semakin inklusif, efisien, serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok desa.
"Jika masyarakat mengalami kendala, petugas kami juga siap membantu agar pelayanan semakin mudah dan pendapatan daerah dapat meningkat," ujar Hadiyanto. (dik)
