Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Beleid Anti-Penghindaran Pajak Diterapkan

0
0

WARSAWA, DDTCNews - Polandia telah menyetujui General Anti-Avoidance Rule (GAAR) atau peraturan umum anti penghindaran pajak, terutama untuk mencegah munculnya peraturan hukum domestik yang dimaksudkan guna menghindari pembayaran pajak.

Presiden Polandia Andrzej Duda menyatakan dirinya telah menandatangani sebuah amandemen hukum pajak yang mengenalkan GAAR untuk dijadikan landasan guna mencegah kecurangan pajak di Polandia.  

“GAAR akan diterapkan mulai 15 Juli 2016. Ada kekhawatiran mengenai apakah para pembayar pajak akan dengan mudah menangkap aturan baru ini setelah dikenalkannya klausa GAAR,” ungkapnya di Warsawa, pekan lalu.

Baca Juga: Memahami Konsep SAAR dan GAAR

Peraturan tersebut mendefinisikan tax avoidance atau penghindaran pajak sebagai suatu tindakan yang dilakukan terutama dalam rangka mencapai manfaat pajak. Oleh karena itu, penerapan GAAR ditujukan untuk mencegah tindakan tersebut.

Selain memperkenalkan GAAR, otoritas pajak Polandia juga memperkenalkan sebuah modifikasi penting dari file audit standar untuk rezim pajak (SAF-T). SAF-T PPN ini harus dilaporkan para wajib pajak secara bulanan tanpa perlu diminta fiskus.

Aturan SAF-T sudah dirilis untuk perusahaan besar di Polandia pada 1 Juli,  khusus untuk pajak pertambahan nilai . Aturan ini, seperti dilansir taxnotes.com,  akan diberlakukan untuk wajib pajak skala perusahaan kecil dan medium mulai 1 Januari 2017. (Bsi)

Baca Juga: Pengakuan Pemain Sepakbola sebagai Aset Tidak Berwujud

“GAAR akan diterapkan mulai 15 Juli 2016. Ada kekhawatiran mengenai apakah para pembayar pajak akan dengan mudah menangkap aturan baru ini setelah dikenalkannya klausa GAAR,” ungkapnya di Warsawa, pekan lalu.

Baca Juga: Memahami Konsep SAAR dan GAAR

Peraturan tersebut mendefinisikan tax avoidance atau penghindaran pajak sebagai suatu tindakan yang dilakukan terutama dalam rangka mencapai manfaat pajak. Oleh karena itu, penerapan GAAR ditujukan untuk mencegah tindakan tersebut.

Selain memperkenalkan GAAR, otoritas pajak Polandia juga memperkenalkan sebuah modifikasi penting dari file audit standar untuk rezim pajak (SAF-T). SAF-T PPN ini harus dilaporkan para wajib pajak secara bulanan tanpa perlu diminta fiskus.

Aturan SAF-T sudah dirilis untuk perusahaan besar di Polandia pada 1 Juli,  khusus untuk pajak pertambahan nilai . Aturan ini, seperti dilansir taxnotes.com,  akan diberlakukan untuk wajib pajak skala perusahaan kecil dan medium mulai 1 Januari 2017. (Bsi)

Baca Juga: Pengakuan Pemain Sepakbola sebagai Aset Tidak Berwujud
Topik : penghindaran pajak, gaar, polandia
artikel terkait
Selasa, 19 Februari 2019 | 19:42 WIB
TIONGKOK
Selasa, 19 Februari 2019 | 11:21 WIB
PRANCIS
Selasa, 19 Februari 2019 | 11:06 WIB
CHINA
Selasa, 19 Februari 2019 | 10:16 WIB
MESIR
berita pilihan
Senin, 11 Desember 2017 | 17:27 WIB
UNI EMIRAT ARAB
Minggu, 13 November 2016 | 12:50 WIB
KANADA
Senin, 14 November 2016 | 09:09 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 21 September 2016 | 15:40 WIB
BELANDA
Senin, 14 November 2016 | 11:59 WIB
SWEDIA
Jum'at, 31 Maret 2017 | 15:30 WIB
AUSTRALIA
Senin, 14 November 2016 | 15:03 WIB
INDIA
Selasa, 15 November 2016 | 11:40 WIB
AFRIKA SELATAN
Senin, 24 Oktober 2016 | 12:01 WIB
PRANCIS
Senin, 24 Oktober 2016 | 12:30 WIB
VIETNAM