Fokus
Data & Alat
Selasa, 24 Mei 2022 | 20:00 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Apa Itu Rencana Kedatangan Sarana Pengangkut (RKSP)?

A+
A-
0
A+
A-
0
Apa Itu Rencana Kedatangan Sarana Pengangkut (RKSP)?

PENGANGKUTAN merupakan proses untuk membawa, mengantar, atau memindahkan barang dari suatu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan berbagai jenis sarana pengangkut (Purwito dan Indriani, 2015).

Pengangkutan ini menjadi kunci dalam perdagangan internasional karena sangat dibutuhkan untuk perpindahan barang antarnegara. Terlebih, dengan adanya tuntutan kecepatan dan ketepatan waktu produksi atau penyerahan barang sehingga membuat pengangkutan makin krusial.

Perpindahan barang dengan memakai sarana pengangkut antarnegara tentu tak luput dari pengawasan Ditjen Bea dan Cukai (DJBC). Pengawasan dilakukan agar petugas kepabeanan dapat menganalisis dan mengantisipasi kejadian atau risiko yang berpotensi dapat merugikan negara.

Baca Juga: Ekspor Sempat Dilarang, Penerimaan Bea Keluar CPO Tetap Bisa Tumbuh 3%

Kegiatan pengawasan itu dilakukan salah satunya melalui kewajiban administratif. Terdapat beragam dokumen yang harus diserahkan pengangkut kepada petugas kepabeanan. Salah satunya, rencana kedatangan sarana pengangkut (RKSP). Lantas, apa itu RKSP?

Definisi
MERUJUK pada Pasal 1 angka 12 PMK 158/2017 s.t.d.d PMK 97/2020, rencana kedatangan sarana pengangkut (RKSP) adalah pemberitahuan tentang rencana kedatangan sarana pengangkut yang disampaikan pengangkut ke kantor pabean.

Sarana pengangkut adalah kendaraan/angkutan melalui laut, udara, atau darat yang dipakai untuk mengangkut barang dan/atau orang. Sementara itu, pengangkut adalah orang, kuasanya, atau yang bertanggungjawab atas pengoperasian sarana pengangkut dan/atau yang berwenang melaksanakan kontrak pengangkutan.

Baca Juga: Apa Itu Surat Tanggapan dalam Proses Gugatan Pajak?

Pengangkut yang sarana pengangkutnya akan datang dari luar daerah pabean atau dalam daerah pabean yang mengangkut barang impor atau barang ekspor wajib menyerahkan pemberitahuan RKSP.

Selain itu, pengangkut yang mengangkut barang asal daerah pabean yang diangkut ke dalam daerah pabean lainnya melalui luar daerah pabean juga diwajibkan menyerahkan RKSP. Nanti, RKSP harus diserahkan sebelum batas waktu yang ditentukan.

Untuk sarana pengangkut yang melalui laut harus menyerahkan RKSP paling lambat 24 jam sebelum kedatangan sarana pengangkut. Dalam hal waktu tempuh dari tempat keberangkatan menuju ke tempat kedatangan kurang dari 24 jam, RKSP diserahkan paling lambat sebelum kedatangan sarana pengangkut.

Baca Juga: DJP Leburkan Kegiatan Pemeriksaan & Pengawasan, Ternyata Ini Tujuannya

Sementara itu, untuk sarana pengangkut yang melalui udara dan darat harus menyerahkan RKSP paling lambat sebelum kedatangan sarana pengangkut.

Melalui RKSP, pejabat bea dan cukai dapat memperoleh informasi terkait dengan sarana pengangkut beserta barang muatannya. Sebab, RKSP memuat sejumlah elemen data di antaranya seperti nama sarana pengangkut, nomor pelayaran /nomor penerbangan, dan nama pengirim (shipper)

Ada pula data tentang nama penerima (consignee), NPWP penerima (dalam hal wajib memiliki NPWP), jumlah dan berat kemasan atau jumlah barang (dalam hal barang curah), jumlah, ukuran, dan nomor peti kemas (dalam hal menggunakan peti kemas), dan nama pengangkut. (rig)

Baca Juga: Update Daftar Wajib Pajak Prioritas Pengawasan Tiap Kuartal

Topik : kamus, kepabeanan, pengawasan, DJBC, ditjen bea cukai, barang impor

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 19 Mei 2022 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Percepat Layanan Bea Cukai, Sri Mulyani Ingin Bangun Infrastruktur Ini

Rabu, 18 Mei 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Nota Pemberitahuan Penolakan?

berita pilihan

Sabtu, 28 Mei 2022 | 10:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Wah! 10 Kanwil DJP Catatkan Penerimaan Pajak di Atas Capaian Nasional

Sabtu, 28 Mei 2022 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Demi Hal Ini, Pemerintah Perlu Lanjutkan Insentif Pajak Tahun Depan

Sabtu, 28 Mei 2022 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

DJP Incar WP Pakai Data Rekening dan Poin Ketentuan Baru Faktur Pajak

Sabtu, 28 Mei 2022 | 07:30 WIB
PORTUGAL

IMF Komentari Sistem Pajak di Portugal, Ada Apa?

Sabtu, 28 Mei 2022 | 07:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Cerita Gisel Dapat Surat Cinta dari Ditjen Pajak dan Rencana Ikut PPS

Sabtu, 28 Mei 2022 | 06:30 WIB
PENERIMAAN BEA CUKAI

Ekspor Sempat Dilarang, Penerimaan Bea Keluar CPO Tetap Bisa Tumbuh 3%

Jum'at, 27 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tanda Pengenal Wajib Pajak Pakai NIK, NPWP Bakal Dihapus Bertahap

Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:54 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa PPN Perbedaan Waktu Pengakuan Transaksi Pembelian