Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 17 Januari 2022 | 18:00 WIB
KAMUS BEA METERAI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Reportase
Perpajakan.id

Apa itu Aplikasi M-Pajak?

A+
A-
12
A+
A-
12
Apa itu Aplikasi M-Pajak?

ERA disrupsi teknologi menciptakan perubahan masif pada berbagai sektor, termasuk soal layanan publik. Pada era serba digital dan otomatis ini, pemerintah dituntut mengatalisasi inovasinya sehingga dapat memberikan layanan yang terbaik.

Begitu pula dengan Ditjen Pajak (DJP). Instansi yang bertugas untuk menghimpun penerimaan pajak ini terus berbenah dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Adaptasi itu dimaksudkan agar makin memudahkan pemangku kepentingan dalam memperoleh layanan.

Keseriusan DJP untuk beradaptasi tercermin dari transformasi berbagai layanan yang kini serba elektronik. Salah satunya adalah peluncuran aplikasi M-Pajak yang bertepatan dengan momentum Hari Pajak Tahun 2021. Lantas, sebenarnya apa itu aplikasi M-Pajak?

Baca Juga: Berlaku Tahun Ini, Tarif Pajak Pendidikan Tinggi Dinaikkan Jadi 2,5%

Definisi
M-PAJAK adalah portal situs pajak.go.id yang berbasis aplikasi mobile. Dalam laman resminya, DJP menyatakan aplikasi M-Pajak dikembangkan untuk memudahkan wajib pajak dalam mendapatkan layanan yang lebih personal, mudah, dan cepat melalui gawai yang mereka miliki.

Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis melalui Play Store untuk Android maupun App Store untuk Iphone. Setelah mengunduh aplikasi ini, wajib pajak harus log in terlebih dahulu dengan mengisi NPWP dan kata sandi seperti saat mengakses (log in) di laman pajak.go.id (DJP Online).

Setelah login, M-Pajak akan mengirim kode verifikasi ke surel (e-mail) wajib pajak yang terdaftar dalam sistem DJP. Wajib pajak kemudian diminta untuk mengisi kode verifikasi, setelah itu baru bisa memanfaatkan berbagai fitur yang disediakan dalam M-Pajak.

Baca Juga: Percepat Pemulihan, Subsidi Gaji Disiapkan untuk Pekerja Pariwisata

Aplikasi besutan DJP tersebut menyediakan berbagai fitur di antaranya menu e- Billing, informasi KPP terdekat, kartu NPWP digital, pengingat batas waktu penyetoran dan pelaporan pajak, serta informasi peraturan perpajakan terbaru.

Melalui menu e-Billing, wajib pajak dapat membuat kode billing secara lebih mudah. Petunjuk pengisian dan pembuatan kode billing juga tersedia untuk wajib pajak di sudut kanan atas aplikasi dengan menekan tombol tanda tanya.

Selanjutnya, wajib pajak dapat menemukan informasi mengenai KPP terdekat dari posisi GPS ponsel melalui peta yang terintegrasikan dalam aplikasi ini. Lalu, kartu NPWP elektronik bisa diakses pada menu Profile Saya. Sementara itu, informasi tenggat pajak dan peraturan perpajakan terbaru tersedia pada halaman muka aplikasi.

Baca Juga: PPS Diproyeksi Mampu Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Lapor SPT

Dalam perjalanannya, DJP menyebut tengah mengembangkan fitur lainnya di M-Pajak. Fitur tersebut di antaranya push notifikasi, pencatatan omzet pelaku UMKM, menu surat keterangan (Suket) PP No. 23/2018, fitur surat keterangan fiskal (SKF), dan menu konfirmasi status wajib pajak (KSWP). Simak “3 Fitur Baru Lengkapi Aplikasi M-Pajak di Tahap Akhir Pengembangan

Simpulan
INTINYA aplikasi M-Pajak adalah aplikasi versi mobile laman pajak.go.id. Aplikasi ini dapat diunduh, baik melalui Play Store maupun App Store. Aplikasi ini dikembangkan untuk memudahkan wajib pajak dalam mendapatkan layanan yang lebih personal, mudah, dan cepat melalui gawai yang mereka miliki. (rig)

Baca Juga: Cara Memperpanjang Waktu Penyampaian Tanggapan atas SPHP Pajak
Topik : kamus pajak, kamus, pajak, aplikasi pajak, m-pajak, layanan pajak, administrasi pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 19 Januari 2022 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Pengaturan serta Jenis Pajak dan Retribusi Daerah dalam UU HKPD

Rabu, 19 Januari 2022 | 10:00 WIB
ROUND UP FOKUS

Menanti Jurus Baru Pemerintah Daerah Gali Potensi Pajak

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:44 WIB
INSENTIF PAJAK

Insentif Pajak Mobil Diperpanjang, Menperin: Jaga Momentum Pemulihan

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:30 WIB
VIETNAM

Mulai Februari 2022, Tarif PPN Dipangkas 2 Persen

berita pilihan

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Luncurkan Buku Panduan Lengkap Cara Ikut PPS, Unduh di Sini

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:14 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

PPS Diproyeksi Mampu Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Lapor SPT

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Memperpanjang Waktu Penyampaian Tanggapan atas SPHP Pajak

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:39 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! Kalau Sudah Rajin Bayar Pajak, Tak Perlu Ikut PPS

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK

Pembetulan SPT Masa PPh Unifikasi, Seperti Apa Risiko Sanksinya?

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:13 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Sri Mulyani Anggarkan Ibu Kota Baru di PEN 2022, DPR Beri Catatan

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:00 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

Kanwil DJP Ini Bakal Manfaatkan PPS untuk Capai Target Setoran Pajak