Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Anomali Jumlah Persediaan

A+
A-
5
A+
A-
5

SUATU hari seorang bos besar perusahaan manufaktur menugaskan auditor internalnya memeriksa gudang. Bos itu baru mendapatkan laporan dari divisi keuangan, bahwa jumlah persediaan di gudang selalu berkurang, tidak cocok antara jumlah barang masuk dan jumlah riil barang tersimpan.

Auditor itu lalu memeriksa pembukuan gudang, dan mendapati memang ada anomali pada jumlah persediaan. Dia pikir seseorang mungkin mencuri, tetapi sulit dibuktikan. Namun, ia curiga pada sopir yang mengemudikan truk keluar-masuk gudang dengan bak tertutup terpal.

Sampai suatu waktu, auditor itu menghentikan sopir tersebut. Ia menyuruhnya melepas terpal dan memeriksa muatannya. Namun, hanya ada potongan logam di dalam truk yang menurut sopir hanya untuk pemberat bak dan akan dia bawa kembali besok paginya. Auditor itu pun melepasnya.

Baca Juga: Hukuman Guillotine

Pada kesempatan berikutnya, auditor itu kembali membuat sopir membuka terpal dan membongkar potongan besi di depannya. Auditor tersebut masih curiga mungkin ada barang curian tersembunyi di bawahnya. Namun, tidak ada. Dia tidak pernah menemukan sesuatu yang salah.

Setelah beberapa bulan, auditor tersebut ditawari pekerjaan yang lebih baik di tempat lain. Ia lalu mengundurkan diri dari perusahaan manufaktur tersebut. Beberapa pekan kemudian dia minum di sebuah cafe ketika sopir yang dicurigai licik itu masuk.

Dengan dorongan hati, auditor itu lantas mendatangi sopir tersebut. “Dengar, saya sudah meninggalkan perusahaan, saya tidak tertarik membawanya lebih jauh, dan saya tidak akan menghentikan kamu. Saya hanya penasaran, apa sih yang kamu curi?”

Baca Juga: Akuntan Indonesia Leluasa Berpraktik di 10 Negara Asean

“Terpal,” kata si sopir. (Bsi)

Sampai suatu waktu, auditor itu menghentikan sopir tersebut. Ia menyuruhnya melepas terpal dan memeriksa muatannya. Namun, hanya ada potongan logam di dalam truk yang menurut sopir hanya untuk pemberat bak dan akan dia bawa kembali besok paginya. Auditor itu pun melepasnya.

Baca Juga: Hukuman Guillotine

Pada kesempatan berikutnya, auditor itu kembali membuat sopir membuka terpal dan membongkar potongan besi di depannya. Auditor tersebut masih curiga mungkin ada barang curian tersembunyi di bawahnya. Namun, tidak ada. Dia tidak pernah menemukan sesuatu yang salah.

Setelah beberapa bulan, auditor tersebut ditawari pekerjaan yang lebih baik di tempat lain. Ia lalu mengundurkan diri dari perusahaan manufaktur tersebut. Beberapa pekan kemudian dia minum di sebuah cafe ketika sopir yang dicurigai licik itu masuk.

Dengan dorongan hati, auditor itu lantas mendatangi sopir tersebut. “Dengar, saya sudah meninggalkan perusahaan, saya tidak tertarik membawanya lebih jauh, dan saya tidak akan menghentikan kamu. Saya hanya penasaran, apa sih yang kamu curi?”

Baca Juga: Akuntan Indonesia Leluasa Berpraktik di 10 Negara Asean

“Terpal,” kata si sopir. (Bsi)

Topik : anekdot pajak, akuntan, transplantasi hati
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa

PANJI RIYADI

Selasa, 08 Oktober 2019 | 14:59 WIB
😀>> MANTAAP...
1
artikel terkait
Senin, 26 Agustus 2019 | 15:02 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
Senin, 04 Juni 2018 | 15:50 WIB
ANEKDOT PAJAK
Jum'at, 12 Juli 2019 | 15:33 WIB
ANEKDOT PAJAK
Kamis, 01 Desember 2016 | 14:55 WIB
ANEKDOT PAJAK
berita pilihan
Kamis, 24 Oktober 2019 | 10:46 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
Senin, 26 Agustus 2019 | 15:02 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
Selasa, 06 Agustus 2019 | 19:01 WIB
ANEKDOT AUDITOR
Jum'at, 19 Juli 2019 | 11:53 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
Jum'at, 12 Juli 2019 | 15:33 WIB
ANEKDOT PAJAK
Jum'at, 12 April 2019 | 16:48 WIB
ANEKDOT PAJAK
Selasa, 26 Februari 2019 | 16:00 WIB
ANEKDOT PAJAK
Selasa, 22 Januari 2019 | 16:15 WIB
ANEKDOT PAJAK
Jum'at, 19 Oktober 2018 | 18:05 WIB
ANEKDOT PAJAK
Senin, 04 Juni 2018 | 15:50 WIB
ANEKDOT PAJAK