Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

3 Profesional DDTC Ikuti Kursus Pajak Internasional

0
0

SINGAPURA, DDTCNews – Mengawali November 2017 ini, DDTC kembali mengirimkan tiga profesionalnya untuk mengikuti kursus pajak internasional di Singapura. Kursus tersebut diselenggarakan oleh Institute of Singapore Chartered Accountants (ISCA) dengan tema International Taxation: Cross-Border Tax Issues and Tax Treaties.

Kursus yang berlangsung dari 2-3 November 2017 di TKP Conference Centre Raffles Place, Singapura ini membahas secara komprehensif topik-topik perpajakan internasional yang diawali dengan pengantar mengenai perpajakan internasional hingga pembahasan mengenai isu perpajakan berganda (double taxation) dalam transaksi lintas batas.

Di hari pertama kursus tersebut, materi yang dibahas secara mendalam antara lain mengenai isu perpajakan internasional yang terkait dengan konsep dalam menentukan “residence of person” dan “source of income”.

Baca Juga: World Bank Puji Reformasi Pajak Duterte

Selain itu, dijelaskan pula terkait “tie-breaker clause” yang dapat digunakan untuk dapat menentukan residen suatu person jika terdapat isu double residence. Peserta kursus juga diberikan pemaparan singkat terkait dengan isu transfer pricing, seperti metodologi yang disarankan oleh OECD serta hambatan-hambatan yang ada dalam penerapan metode dimaksud.

Moira Khaw, sebagai fasilitator kursus ini merupakan pendiri dan pimpinan salah satu perusahaan konsultasi dan pelatihan pajak terkemuka di Singapura. Moira telah memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman di bidang pajak internasional, di antaranya pengalaman bekerja di perusahaan akuntan publik dan firma hukum Singapura. Moira juga pernah menjabat associate professor bidang perpajakan di Nanyang Technological University.

Adapun 3 profesional DDTC yang dikirimkan untuk berpartisipasi dalam kursus tersebut adalah Rinan Auvi Metally, Ani Rahmatika, dan Anisa Nurpratiwi yang saat ini bekerja di divisi Compliance and Litigation DDTC.

Baca Juga: Perdana Menteri Kini Boleh Hapus Utang Pajak

Sebagai informasi, selain sebagai salah satu program pendidikan luar negeri yang rutin yang diselenggarakan DDTC, Human Resource Development Program (HRDP) kali ini juga dalam rangka persiapan profesional DDTC untuk mengikuti sertifikasi International Advance Diploma in International Taxation (ADIT) dari Chartered Institute of Taxation (CIOT).

Di hari pertama kursus tersebut, materi yang dibahas secara mendalam antara lain mengenai isu perpajakan internasional yang terkait dengan konsep dalam menentukan “residence of person” dan “source of income”.

Baca Juga: World Bank Puji Reformasi Pajak Duterte

Selain itu, dijelaskan pula terkait “tie-breaker clause” yang dapat digunakan untuk dapat menentukan residen suatu person jika terdapat isu double residence. Peserta kursus juga diberikan pemaparan singkat terkait dengan isu transfer pricing, seperti metodologi yang disarankan oleh OECD serta hambatan-hambatan yang ada dalam penerapan metode dimaksud.

Moira Khaw, sebagai fasilitator kursus ini merupakan pendiri dan pimpinan salah satu perusahaan konsultasi dan pelatihan pajak terkemuka di Singapura. Moira telah memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman di bidang pajak internasional, di antaranya pengalaman bekerja di perusahaan akuntan publik dan firma hukum Singapura. Moira juga pernah menjabat associate professor bidang perpajakan di Nanyang Technological University.

Adapun 3 profesional DDTC yang dikirimkan untuk berpartisipasi dalam kursus tersebut adalah Rinan Auvi Metally, Ani Rahmatika, dan Anisa Nurpratiwi yang saat ini bekerja di divisi Compliance and Litigation DDTC.

Baca Juga: Perdana Menteri Kini Boleh Hapus Utang Pajak

Sebagai informasi, selain sebagai salah satu program pendidikan luar negeri yang rutin yang diselenggarakan DDTC, Human Resource Development Program (HRDP) kali ini juga dalam rangka persiapan profesional DDTC untuk mengikuti sertifikasi International Advance Diploma in International Taxation (ADIT) dari Chartered Institute of Taxation (CIOT).

Topik : pajak internasional, p3b, singapura
artikel terkait
Senin, 17 Juni 2019 | 13:09 WIB
LAPORAN DDTC DARI BELANDA
Selasa, 28 Mei 2019 | 10:17 WIB
LAPORAN DDTC DARI DUBLIN
Senin, 27 Mei 2019 | 11:01 WIB
LAPORAN DDTC DARI DUBLIN
Senin, 20 Mei 2019 | 17:39 WIB
LAPORAN DDTC DARI DUBLIN
berita pilihan
Rabu, 08 Maret 2017 | 18:12 WIB
LAPORAN DDTC DARI LONDON (1)
Selasa, 21 Maret 2017 | 11:05 WIB
LAPORAN DDTC DARI SINGAPURA
Rabu, 22 Maret 2017 | 20:04 WIB
LAPORAN DDTC DARI TOKYO
Selasa, 10 Juli 2018 | 07:24 WIB
LAPORAN DDTC DARI RUST CONFERENCE (2)
Jum'at, 26 Januari 2018 | 03:09 WIB
LAPORAN DDTC DARI SWISS
Rabu, 04 April 2018 | 15:57 WIB
LAPORAN DDTC DARI SYDNEY
Senin, 19 Februari 2018 | 18:05 WIB
LAPORAN DDTC DARI TIONGKOK (3)
Sabtu, 08 Desember 2018 | 09:33 WIB
LAPORAN DDTC DARI MUMBAI
Senin, 08 Januari 2018 | 07:10 WIB
LAPORAN DDTC DARI SELANDIA BARU
Sabtu, 08 Desember 2018 | 13:41 WIB
LAPORAN DDTC DARI MUMBAI