Review
Kamis, 01 Desember 2022 | 16:52 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 30 November 2022 | 11:27 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 29 November 2022 | 15:48 WIB
KONSULTASI UU HPP
Kamis, 24 November 2022 | 09:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 05 Desember 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 05 Desember 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 02 Desember 2022 | 21:10 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 02 Desember 2022 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Data & Alat
Jum'at, 02 Desember 2022 | 12:00 WIB
KMK 63/2022
Rabu, 30 November 2022 | 10:11 WIB
KURS PAJAK 30 NOVEMBER - 06 DESEMBER 2022
Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 23 NOVEMBER - 29 NOVEMBER 2022
Rabu, 16 November 2022 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 16 NOVEMBER - 22 NOVEMBER 2022
Komunitas
Senin, 05 Desember 2022 | 09:00 WIB
SEKRETARIS I PERTAPSI CHRISTINE TJEN:
Minggu, 04 Desember 2022 | 07:40 WIB
WAKIL KETUA I PERTAPSI TITI MUSWATI PUTRANTI:
Sabtu, 03 Desember 2022 | 09:34 WIB
KETUA BIDANG KERJA SAMA PERTAPSI BENY SUSANTI:
Sabtu, 03 Desember 2022 | 07:30 WIB
SELEBRITAS
Reportase

Wilayah di India Ini Kumpulkan PPN dengan Angka Fantastis, Ini Kiatnya

A+
A-
1
A+
A-
1
Wilayah di India Ini Kumpulkan PPN dengan Angka Fantastis, Ini Kiatnya

Ilustrasi.

SRINAGAR, DDTCNews – Jammu dan Kashmir (J&K), bagian wilayah kesatuan India berhasil mencatat tingkat pertumbuhan tertinggi dari penerimaan pajak barang dan jasa (goods and services tax/GST). Pencapaian tersebut berhasil diraih meski terhambat perlambatan ekonomi imbas pandemi Covid-19.

Pemerintah wilayah J&K berhasil meraup pendapatan senilai Rs15.217,17 crore atau setara Rp2,8 triliun pada 2021-2022. Jumlah tersebut meningkat sebesar 25,70% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni Rs12.105,95 crore.

“Ekonomi negara bagian lain mengalami dampak Covid-19 yang parah dan berkepanjangan. Sementara itu, penerimaan GST J&K mencatat adanya peningkatan sebesar 26% dibandingkan tahun lalu,” dilansir Kashmir Observer, dikutip Jumat (22/4/2022).

Baca Juga: Lagi, Dirjen Pajak Tunjuk 3 Pemungut PPN Produk Digital PMSE

Seorang pejabat senior di departemen keuangan mengatakan kenaikan penerimaan GST terjadi karena adanya serangkaian reformasi keuangan yang dilakukan. Beragam perbaikan dilakukan untuk membuat rancangan fiskal lebih efisien.

Pada tahun pembukuan 2021-2022 tercatat realisasi belanja 30% lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di sisi lain, terdapat 5 kali lebih banyak proyek yang selesai.

Tahun lalu, pemerintah J&K telah menarik investasi senilai Rs33.000 crore di sektor industri dan jasa. Pemerintah menargetkan investasi yang masuk hingga penghujung tahun 2022 senilai Rs75.000 crore.

Baca Juga: Presiden Jokowi Ingin Penanganan Inflasi Seserius Pandemi Covid-19

Letnan Gubernur Manoj Sinha mengatakan J&K telah mengalami transparansi keuangan setelah berbagai perubahan besar yang terjadi.

“Dari banyaknya negara bagian lain yang lebih baik di seluruh penjuru negeri, J&K telah menunjukkan transparansi keuangan yang luar biasa,” ujar Sinha. (sap)

Baca Juga: Ciptakan Lapangan Kerja, Asosiasi Pengusaha Ini Minta Keringanan Pajak

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : pajak internasional, PPN, GST, inflasi, penerimaan pajak, India

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 30 November 2022 | 18:03 WIB
PRANCIS

Tax Ratio Negara OECD Sanggup Tembus 34,1% Pascapandemi Covid-19

Rabu, 30 November 2022 | 17:30 WIB
KABUPATEN KUNINGAN

Dibantu Kades Hingga Camat, Setoran PBB dan BPHTB Akhirnya Capai 100%

Rabu, 30 November 2022 | 15:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

DJP Ingatkan, PKP Bisa Dicabut Jika Tak Lapor SPT Masa PPN 3 Bulan

berita pilihan

Selasa, 06 Desember 2022 | 08:06 WIB
PPN PRODUK DIGITAL

Lagi, Dirjen Pajak Tunjuk 3 Pemungut PPN Produk Digital PMSE

Senin, 05 Desember 2022 | 21:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Penerapan Exit Tax Bisa Menahan Gerusan Basis Pajak, Ini Analisisnya

Senin, 05 Desember 2022 | 19:18 WIB
PMK 175/2022

Ada Perubahan Ketentuan Soal Penyelenggara Sertifikasi Konsultan Pajak

Senin, 05 Desember 2022 | 18:37 WIB
PMK 175/2022

Sri Mulyani Terbitkan Peraturan Baru Soal Konsultan Pajak

Senin, 05 Desember 2022 | 18:01 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Salah Isi NPWP dan Nama Wajib Pajak dalam SSP? Bisa Pbk

Senin, 05 Desember 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Business Intelligence dalam Ranah Pajak?

Senin, 05 Desember 2022 | 17:39 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Ingat! Kepatuhan Wajib Pajak Diawasi DJP, Begini Penjelasannya

Senin, 05 Desember 2022 | 17:30 WIB
PER-13/BC/2021

Daftar IMEI Bisa di Kantor Bea Cukai tapi Tak Dapat Pembebasan US$500

Senin, 05 Desember 2022 | 17:00 WIB
KP2KP SANANA

Dapat SP2DK, Pengusaha Pengolahan Ikan Tuna Datangi Kantor Pajak

Senin, 05 Desember 2022 | 16:51 WIB
KINERJA FISKAL DAERAH

Sisa Sebulan, Mendagri Minta Pemda Genjot Pendapatan Daerah