Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Wah, Pembagian THR Kerek Setoran Pajak Mei 2019

A+
A-
1
A+
A-
1

Ilustrasi gedung DJP.

JAKARTA, DDTCNews – Kinerja penerimaan pajak hanya tumbuh di kisaran 1% hingga April 2019. Ditjen Pajak (DJP) mengatakan ada perbaikan kinerja selama Ramadan, yakni pada Mei 2019.

Dirjen Pajak Robert Pakpahan mengatakan kinerja penerimaan bergerak naik pada Mei 2019. Meskipun pertumbuhannya masih bergerak cukup terbatas, dia mengatakan ada sinyal perbaikan kinerja pada kuartal II/2019.

“Di bulan Mei pertumbuhan penerimaan di kisaran 2,5% sampai 3%,” katanya di Kompleks Parlemen, Selasa (18/6/2019).

Baca Juga: Perbaiki Masalah Fundamental, Inklusi Pajak Jadi Faktor Krusial

Pada kesempatan yang sama Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan DJP Yon Arsal mengatakan peningkatan pertumbuhan merupakan sinyal positif bagi otoritas pajak. Sejumlah faktor menjadi pendorong kenaikan pertumbuhan penerimaan yang dikelola oleh DJP.

Salah satu faktor yang berpengaruh adalah momentum pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) yang dibayarkan pada periode Mei 2019. Aktivitas tersebut mengerek naik setoran PPh 21 karena pembayaran THR yang dilakukan oleh perusahaan.

“Ada THR yang mengalam pergesaran di tahun lalu pada Juni dan sekaramg di Mei. Itu cukup ada pengaruh. Jadi, PPh 21 naik cukup signifikan,” ungkapnya.

Baca Juga: Ditjen Pajak Andalkan PPh Karyawan dan Badan di Akhir Tahun

Selain itu, perbaikan kinerja juga berlaku untuk setoran pajak yang dilakukan oleh korporasi. Menurutnya, komponen penerimaan bergerak positif mengikuti laju pertumbuhan ekonomi.

Dia mengatakan ada dua tantangan yang dihadapi DJP dalam mengamankan penerimaan. Pertama, adalah masih lesunya harga komoditas yang berakibat pada seretnya setoran pajak dari sektor pertambangan dan perkebunan. Kedua, masih adanya restitusi yang belum menurun pada Mei 2019.

“Saat ini penerimaan bulan Mei belum terasa peningkatannya. Nanti kita lihat di Juni di mana restitusi seharusnya sudah stabil," imbuhnya.

Baca Juga: 'Kami Optimistis Bisa Mencapai Target'

Sebagai informasi, realisasi pendapatan negara hingga 30 April 2019 tercatat senilai Rp530,7 triliun atau 24,5% dari target Rp2.165,1 triliun. Realisasi ini hanya mencatatkan pertumbuhan sekitar 0,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Padahal, pendapatan negara per akhir April 2018 tercatat tumbuh 13,3%.

Adapun realisasi penerimaan pajak hingga akhir April 2019 tercatat hanya mampu tumbuh 1,02% secara tahunan. Performa ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 10,89%. (kaw)

Baca Juga: Universitas Indonesia Gelar Seminar Pajak dan SDGs, Tertarik?

“Di bulan Mei pertumbuhan penerimaan di kisaran 2,5% sampai 3%,” katanya di Kompleks Parlemen, Selasa (18/6/2019).

Baca Juga: Perbaiki Masalah Fundamental, Inklusi Pajak Jadi Faktor Krusial

Pada kesempatan yang sama Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan DJP Yon Arsal mengatakan peningkatan pertumbuhan merupakan sinyal positif bagi otoritas pajak. Sejumlah faktor menjadi pendorong kenaikan pertumbuhan penerimaan yang dikelola oleh DJP.

Salah satu faktor yang berpengaruh adalah momentum pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) yang dibayarkan pada periode Mei 2019. Aktivitas tersebut mengerek naik setoran PPh 21 karena pembayaran THR yang dilakukan oleh perusahaan.

“Ada THR yang mengalam pergesaran di tahun lalu pada Juni dan sekaramg di Mei. Itu cukup ada pengaruh. Jadi, PPh 21 naik cukup signifikan,” ungkapnya.

Baca Juga: Ditjen Pajak Andalkan PPh Karyawan dan Badan di Akhir Tahun

Selain itu, perbaikan kinerja juga berlaku untuk setoran pajak yang dilakukan oleh korporasi. Menurutnya, komponen penerimaan bergerak positif mengikuti laju pertumbuhan ekonomi.

Dia mengatakan ada dua tantangan yang dihadapi DJP dalam mengamankan penerimaan. Pertama, adalah masih lesunya harga komoditas yang berakibat pada seretnya setoran pajak dari sektor pertambangan dan perkebunan. Kedua, masih adanya restitusi yang belum menurun pada Mei 2019.

“Saat ini penerimaan bulan Mei belum terasa peningkatannya. Nanti kita lihat di Juni di mana restitusi seharusnya sudah stabil," imbuhnya.

Baca Juga: 'Kami Optimistis Bisa Mencapai Target'

Sebagai informasi, realisasi pendapatan negara hingga 30 April 2019 tercatat senilai Rp530,7 triliun atau 24,5% dari target Rp2.165,1 triliun. Realisasi ini hanya mencatatkan pertumbuhan sekitar 0,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Padahal, pendapatan negara per akhir April 2018 tercatat tumbuh 13,3%.

Adapun realisasi penerimaan pajak hingga akhir April 2019 tercatat hanya mampu tumbuh 1,02% secara tahunan. Performa ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 10,89%. (kaw)

Baca Juga: Universitas Indonesia Gelar Seminar Pajak dan SDGs, Tertarik?
Topik : penerimaan pajak, DJP, THR, Ramadan
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Sabtu, 03 November 2018 | 13:40 WIB
WORLDWIDE TAX SYSTEM
Jum'at, 27 September 2019 | 09:54 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Kamis, 22 November 2018 | 16:19 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
berita pilihan
Sabtu, 03 November 2018 | 13:40 WIB
WORLDWIDE TAX SYSTEM
Jum'at, 27 September 2019 | 09:54 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Kamis, 22 November 2018 | 16:19 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:01 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 02 Agustus 2016 | 20:02 WIB
WIEF KE-12
Selasa, 11 April 2017 | 14:01 WIB
WAMENKEU:
Kamis, 12 September 2019 | 19:08 WIB
WAFATNYA BJ HABIBIE
Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:45 WIB
WACANA PEMBENTUKAN BADAN PENERIMAAN PAJAK
Senin, 05 Juni 2017 | 13:52 WIB
VIETNAM