Berita
Kamis, 03 Desember 2020 | 18:15 WIB
KINERJA DJBC
Kamis, 03 Desember 2020 | 17:53 WIB
PELAYANAN PAJAK
Kamis, 03 Desember 2020 | 17:49 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Kamis, 03 Desember 2020 | 17:45 WIB
KABUPATEN MALANG
Review
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:04 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 29 November 2020 | 09:01 WIB
SEKJEN ASOSIASI PERTEKSTILAN INDONESIA RIZAL TANZIL RAKHMAN:
Rabu, 25 November 2020 | 15:33 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 02 Desember 2020 | 17:31 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 02 Desember 2020 | 09:18 WIB
KURS PAJAK 2 DESEMBER - 8 DESEMBER 2020
Jum'at, 27 November 2020 | 17:22 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 25 November 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2020
Komunitas
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:20 WIB
PODTAX
Rabu, 02 Desember 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:14 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:00 WIB
IAIN SULTAN AMAI GORONTALO
Reportase
Glosarium

Uji Coba Sehari, Sistem Parkir Meter Hasilkan Rp3 Miliar

A+
A-
0
A+
A-
0
Uji Coba Sehari, Sistem Parkir Meter Hasilkan Rp3 Miliar
Ilustrasi parkir meter

BEKASI, DDTCNews – Uji coba penerapan parkir meter di Kota Bekasi terbilang sukses. Pasalnya, dari 3 titik lokasi yang telah menerapkan sistem parkir berbayar ini mampu meraup omzet sekitar Rp3 miliar. Dengan perolehan pemasukan parkir meter tersebut, tentunya telah mampu menutupi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi, dari sektor pajak dan retribusi parkir.

Kepala Dinas Tata Kota Bekasi, Koeswara menilai, parkir meter merupakan langkah awal dari penerapan konsep smart city. Dia berharap penerapan sistem parkir meter ini dapat menggali potensi dari sektor retribusi parkir dan mendongkrak penerimaan PAD.

Smart city itu merupakan konsep pemerintah yang perlu diterapkan, dan kebetulan saya sebagai ketua smart citymelemparkan ide tersebut kepada seluruh SKPD. Kemudian, kita serahkan kepada masing-masing SKPD untuk bisa mengakutalisasikan konsep smart city tersebut, sehingga PAD kita bisa meningkat lewat sistem tersebut,” tandasnya.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Sanksi Bagi Kepala Daerah yang Langgar Aturan PDRD

Secara terpisah, Direktur Utama PT Pan Satria Sakti, Budi Hartono, mengatakan bahwa sejak Januari sampai Agustus 2016 potensi retribusi parkir khususnya dari parkir meter telah mencapai sekitar Rp900 Jutaan.

“Rp3 miliar itu pendapatan kotor. Kalau dari tiga titik parkir meter setiap bulannya kami menerima Rp120 jutaan, maka selama delapan bulan ini, kita sudah mampu menggali potensi retribusinya senilai Rp900 jutaan. Itu baru ditiga titik yang kita terapkan parkir meter,” ujarnya, Senin (5/9).

Seperti dilansir dalam gobekasi.co.id, tiga titik lokasi yang sudah menerapkan parkir meter ini berada di Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Jalan Ir. Juanda, Bekasi Timur, dan Pertokoan Galaxy, Bekasi Selatan.

Baca Juga: Setoran Pajak dari Sektor Hiburan di Kota Bekasi Tersendat

Budi menambahkan, jika dalam setahun penerapan sistem parkir meter ini mampu meraup sekitar 80% lebih maka dipastikan pendapatan dari parkir meter ini dapat menyumbang PAD sebesar setengah dari target yang ditentukan dalam PAD Kota Bekasi. (Bsi)

Topik : kota bekasi, sistem parkir meter, retribusi daerah
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 13 Juni 2020 | 10:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Selasa, 09 Juni 2020 | 11:35 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Kamis, 21 Mei 2020 | 07:00 WIB
KOTA BEKASI
Rabu, 18 Maret 2020 | 15:23 WIB
KABUPATEN BOYOLALI
berita pilihan
Kamis, 03 Desember 2020 | 18:15 WIB
KINERJA DJBC
Kamis, 03 Desember 2020 | 17:53 WIB
PELAYANAN PAJAK
Kamis, 03 Desember 2020 | 17:49 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Kamis, 03 Desember 2020 | 17:45 WIB
KABUPATEN MALANG
Kamis, 03 Desember 2020 | 17:19 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Kamis, 03 Desember 2020 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 03 Desember 2020 | 16:44 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Kamis, 03 Desember 2020 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 03 Desember 2020 | 16:16 WIB
PMK 189/2020