Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Uji Coba Sehari, Sistem Parkir Meter Hasilkan Rp3 Miliar

0
0
Ilustrasi parkir meter

BEKASI, DDTCNews – Uji coba penerapan parkir meter di Kota Bekasi terbilang sukses. Pasalnya, dari 3 titik lokasi yang telah menerapkan sistem parkir berbayar ini mampu meraup omzet sekitar Rp3 miliar. Dengan perolehan pemasukan parkir meter tersebut, tentunya telah mampu menutupi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi, dari sektor pajak dan retribusi parkir.

Kepala Dinas Tata Kota Bekasi, Koeswara menilai, parkir meter merupakan langkah awal dari penerapan konsep smart city. Dia berharap penerapan sistem parkir meter ini dapat menggali potensi dari sektor retribusi parkir dan mendongkrak penerimaan PAD.

Smart city itu merupakan konsep pemerintah yang perlu diterapkan, dan kebetulan saya sebagai ketua smart citymelemparkan ide tersebut kepada seluruh SKPD. Kemudian, kita serahkan kepada masing-masing SKPD untuk bisa mengakutalisasikan konsep smart city tersebut, sehingga PAD kita bisa meningkat lewat sistem tersebut,” tandasnya.

Baca Juga: Tarif Pajak Reklame Bakal Dikerek

Secara terpisah, Direktur Utama PT Pan Satria Sakti, Budi Hartono, mengatakan bahwa sejak Januari sampai Agustus 2016 potensi retribusi parkir khususnya dari parkir meter telah mencapai sekitar Rp900 Jutaan.

“Rp3 miliar itu pendapatan kotor. Kalau dari tiga titik parkir meter setiap bulannya kami menerima Rp120 jutaan, maka selama delapan bulan ini, kita sudah mampu menggali potensi retribusinya senilai Rp900 jutaan. Itu baru ditiga titik yang kita terapkan parkir meter,” ujarnya, Senin (5/9).

Seperti dilansir dalam gobekasi.co.id, tiga titik lokasi yang sudah menerapkan parkir meter ini berada di Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Jalan Ir. Juanda, Bekasi Timur, dan Pertokoan Galaxy, Bekasi Selatan.

Baca Juga: Perkembangan Tax Ratio Provinsi di Indonesia

Budi menambahkan, jika dalam setahun penerapan sistem parkir meter ini mampu meraup sekitar 80% lebih maka dipastikan pendapatan dari parkir meter ini dapat menyumbang PAD sebesar setengah dari target yang ditentukan dalam PAD Kota Bekasi. (Bsi)

Smart city itu merupakan konsep pemerintah yang perlu diterapkan, dan kebetulan saya sebagai ketua smart citymelemparkan ide tersebut kepada seluruh SKPD. Kemudian, kita serahkan kepada masing-masing SKPD untuk bisa mengakutalisasikan konsep smart city tersebut, sehingga PAD kita bisa meningkat lewat sistem tersebut,” tandasnya.

Baca Juga: Tarif Pajak Reklame Bakal Dikerek

Secara terpisah, Direktur Utama PT Pan Satria Sakti, Budi Hartono, mengatakan bahwa sejak Januari sampai Agustus 2016 potensi retribusi parkir khususnya dari parkir meter telah mencapai sekitar Rp900 Jutaan.

“Rp3 miliar itu pendapatan kotor. Kalau dari tiga titik parkir meter setiap bulannya kami menerima Rp120 jutaan, maka selama delapan bulan ini, kita sudah mampu menggali potensi retribusinya senilai Rp900 jutaan. Itu baru ditiga titik yang kita terapkan parkir meter,” ujarnya, Senin (5/9).

Seperti dilansir dalam gobekasi.co.id, tiga titik lokasi yang sudah menerapkan parkir meter ini berada di Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Jalan Ir. Juanda, Bekasi Timur, dan Pertokoan Galaxy, Bekasi Selatan.

Baca Juga: Perkembangan Tax Ratio Provinsi di Indonesia

Budi menambahkan, jika dalam setahun penerapan sistem parkir meter ini mampu meraup sekitar 80% lebih maka dipastikan pendapatan dari parkir meter ini dapat menyumbang PAD sebesar setengah dari target yang ditentukan dalam PAD Kota Bekasi. (Bsi)

Topik : kota bekasi, sistem parkir meter, retribusi daerah
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 02 Agustus 2016 | 09:43 WIB
KABUPATEN JAYAPURA
Kamis, 18 Agustus 2016 | 15:41 WIB
PROVINSI SULAWESI SELATAN
Jum'at, 11 November 2016 | 20:22 WIB
PROVINSI RIAU
Jum'at, 18 Agustus 2017 | 11:29 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
berita pilihan
Selasa, 14 Mei 2019 | 17:34 WIB
KOTA PALEMBANG
Rabu, 15 Mei 2019 | 16:45 WIB
KABUPATEN INDRAMAYU
Senin, 20 Mei 2019 | 15:40 WIB
PROVINSI JAWA BARAT
Selasa, 21 Mei 2019 | 10:04 WIB
KABUPATEN MALANG
Kamis, 23 Mei 2019 | 16:44 WIB
KABUPATEN SIAK
Jum'at, 24 Mei 2019 | 14:29 WIB
PROVINSI SULAWESI SELATAN
Selasa, 30 April 2019 | 17:45 WIB
KOTA MALANG
Kamis, 30 November 2017 | 09:55 WIB
KOTA MEDAN
Senin, 11 Desember 2017 | 15:30 WIB
KOTA BANDAR LAMPUNG
Jum'at, 11 November 2016 | 20:22 WIB
PROVINSI RIAU