Review
Jum'at, 29 Mei 2020 | 05:58 WIB
Seri Tax Control Framework (11)
Kamis, 28 Mei 2020 | 05:22 WIB
Seri Tax Control Framework (10)
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Selasa, 26 Mei 2020 | 14:16 WIB
Seri Tax Control Framework (8)
Fokus
Literasi
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:56 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB
TIPS E-FAKTUR
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 29 Mei 2020 | 13:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN BANYUWANGI
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

Uji Coba Sehari, Sistem Parkir Meter Hasilkan Rp3 Miliar

A+
A-
0
A+
A-
0
Uji Coba Sehari, Sistem Parkir Meter Hasilkan Rp3 Miliar
Ilustrasi parkir meter

BEKASI, DDTCNews – Uji coba penerapan parkir meter di Kota Bekasi terbilang sukses. Pasalnya, dari 3 titik lokasi yang telah menerapkan sistem parkir berbayar ini mampu meraup omzet sekitar Rp3 miliar. Dengan perolehan pemasukan parkir meter tersebut, tentunya telah mampu menutupi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi, dari sektor pajak dan retribusi parkir.

Kepala Dinas Tata Kota Bekasi, Koeswara menilai, parkir meter merupakan langkah awal dari penerapan konsep smart city. Dia berharap penerapan sistem parkir meter ini dapat menggali potensi dari sektor retribusi parkir dan mendongkrak penerimaan PAD.

Smart city itu merupakan konsep pemerintah yang perlu diterapkan, dan kebetulan saya sebagai ketua smart citymelemparkan ide tersebut kepada seluruh SKPD. Kemudian, kita serahkan kepada masing-masing SKPD untuk bisa mengakutalisasikan konsep smart city tersebut, sehingga PAD kita bisa meningkat lewat sistem tersebut,” tandasnya.

Baca Juga: Asyik! Ada Diskon dan Pemutihan Pajak PBB Bagi Warga Bekasi

Secara terpisah, Direktur Utama PT Pan Satria Sakti, Budi Hartono, mengatakan bahwa sejak Januari sampai Agustus 2016 potensi retribusi parkir khususnya dari parkir meter telah mencapai sekitar Rp900 Jutaan.

“Rp3 miliar itu pendapatan kotor. Kalau dari tiga titik parkir meter setiap bulannya kami menerima Rp120 jutaan, maka selama delapan bulan ini, kita sudah mampu menggali potensi retribusinya senilai Rp900 jutaan. Itu baru ditiga titik yang kita terapkan parkir meter,” ujarnya, Senin (5/9).

Seperti dilansir dalam gobekasi.co.id, tiga titik lokasi yang sudah menerapkan parkir meter ini berada di Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Jalan Ir. Juanda, Bekasi Timur, dan Pertokoan Galaxy, Bekasi Selatan.

Baca Juga: Cakep! Ada Relaksasi Tarif BPHTB Buat Wajib Pajak

Budi menambahkan, jika dalam setahun penerapan sistem parkir meter ini mampu meraup sekitar 80% lebih maka dipastikan pendapatan dari parkir meter ini dapat menyumbang PAD sebesar setengah dari target yang ditentukan dalam PAD Kota Bekasi. (Bsi)

Topik : kota bekasi, sistem parkir meter, retribusi daerah
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Minggu, 18 September 2016 | 16:02 WIB
KOTA BEKASI
Rabu, 20 Juli 2016 | 10:08 WIB
KOTA BATAM
berita pilihan
Sabtu, 30 Mei 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:00 WIB
PMK 56/2020
Sabtu, 30 Mei 2020 | 08:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Sabtu, 30 Mei 2020 | 07:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 22:19 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Jum'at, 29 Mei 2020 | 21:58 WIB
EKONOMI DIGITAL
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:56 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB
TIPS E-FAKTUR
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:51 WIB
EFEK VIRUS CORONA