KURS PAJAK 10 MEI 2023 - 16 MEI 2023

Tren Berlanjut, Rupiah Menguat Atas Mayoritas Mata Uang Negara Mitra

Nora Galuh Candra Asmarani | Rabu, 10 Mei 2023 | 09:21 WIB
Tren Berlanjut, Rupiah Menguat Atas Mayoritas Mata Uang Negara Mitra

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Rupiah bergerak dinamis untuk patokan pelunasan pajak (kurs beli) terhadap mata uang negara mitra yang berlaku satu pekan ke depan. Namun, keperkasaan rupiah masih berlanjut untuk mayoritas mata uang negara mitra.

Mata uang Garuda masih melanjutkan tren penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Nilai kurs pajak untuk setiap US$1 ditetapkan senilai Rp14.679 atau turun dari posisi pekan lalu yang berada di angka Rp14.765 per dolar AS.

Sementara itu, rupiah berbalik tertekan terhadap dolar Australia. Nilai kurs pajak ditetapkan senilai Rp9.807,17 per dolar Australia atau naik dibandingkan posisi minggu lalu yang berada pada angka Rp9.795,18 per dolar Australia.

Baca Juga:
Perusahaan Beri Hadiah Undian ke Karyawan, Kapan Terutang Pajaknya?

Selanjutnya, nilai kurs pajak terhadap mata uang Negeri Jiran ditetapkan senilai Rp3.299,93 per ringgit Malaysia. Kurs pajak tersebut tercatat turun dibandingkan posisi minggu lalu yang bertengger pada angka Rp3.311,76 per ringgit Malaysia.

Hal serupa berlaku terhadap dolar Singapura. Nilai kurs pajak ditetapkan senilai Rp11.028,03 per dolar Singapura atau turun dari posisi minggu lalu yang berada pada angka Rp11.056,69 per dolar Singapura.

Adapun nilai kurs pajak untuk setiap €1 ditetapkan senilai Rp16.166,59. Kurs pajak terhadap mata uang zona Eropa tersebut terpantau turun signifikan dibandingkan posisi pekan lalu yang berada pada angka Rp16.272,73 per euro.

Baca Juga:
Lebih 5.000 Rekening dan e-Wallet Terkait Judi Online Bakal Diblokir

Kurs pajak ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 24/KM.10/2023. Kurs ini digunakan untuk pelunasan pajak pertambahan nilai (PPN), pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), dan bea masuk.

Berikut kurs pajak periode 10 Mei 2023 - 16 Mei 2023 selengkapnya:

No Mata Uang Nilai Perubahan
1 Dolar Amerika Serikat (USD) 14.679,00 -86,00
2 Dolar Australia (AUD) 9.807,17 11,99
3 Dolar Kanada (CAD) 10.841,19 -23,49
4 Kroner Denmark (DKK) 2.169,65 -13,57
5 Dolar Hongkong (HKD) 1.870,15 -10,80
6 Ringgit Malaysia (MYR) 3.299,93 -11,83
7 Dolar Selandia Baru (NZD) 9.152,79 72,22
8 Kroner Norwegia (NOK) 1.369,90 -20,11
9 Poundsterling Inggris (GBP) 18.418,01 -16,86
10 Dolar Singapura (SGD) 11.028,03 -28,66
11 Kroner Swedia (SEK) 1.430,45 -4,66
12 Franc Swiss (CHF) 16.495,57 -57,49
13 Yen Jepang (JPY) 10.827,43 -159,17
14 Kyat Myanmar (MMK) 6,99 -0,04
15 Rupee India (INR) 179,36 -1,02
16 Dinar Kuwait (KWD) 47.942,17 -473,05
17 Rupee Pakistan (PKR) 51,71 -0,48
18 Peso Philipina (PHP) 265,26 -0,21
19 Riyal Saudi Arabia (SAR) 3.913,81 -22,43
20 Rupee Sri Lanka (LKR) 45,94 -0,06
21 Bath Thailand (THB) 430,81 -0,45
22 Dolar Brunei Darussalam (BND) 11.034,21 -82,96
23 Euro Euro (EUR) 16.166,59 -106,14
24 Yuan Renminbi Tiongkok (CNY) 2.117,79 -13,10
25 Won Korea (KRW) 11,02 -0,03

Note: untuk JPY adalah Nilai Rupiah per 100 (sap)


Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
BERITA PILIHAN
Minggu, 26 Mei 2024 | 09:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Perusahaan Beri Hadiah Undian ke Karyawan, Kapan Terutang Pajaknya?

Minggu, 26 Mei 2024 | 08:30 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Lebih 5.000 Rekening dan e-Wallet Terkait Judi Online Bakal Diblokir

Sabtu, 25 Mei 2024 | 12:30 WIB PERATURAN PAJAK

Tarif PPh Pasal 22 Impor Ditentukan Berdasarkan Kepemilikan API

Sabtu, 25 Mei 2024 | 12:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Pemotongan PPh 21 Lebih Bayar, Pemberi Kerja Wajib Kembalikan

Sabtu, 25 Mei 2024 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Alur Pemotongan PPh Atas Hadiah Undian

Sabtu, 25 Mei 2024 | 10:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Ada Kesalahan Bikin Bupot PPh Final Atas Hadiah Undian? Ini Solusinya

Sabtu, 25 Mei 2024 | 09:30 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Pemerintah Harap Banyak Produsen Mobil Listrik Bangun Pabriknya di RI