Berita
Sabtu, 04 Desember 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 04 Desember 2021 | 10:30 WIB
KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Sabtu, 04 Desember 2021 | 10:00 WIB
PENGAWASAN PAJAK
Sabtu, 04 Desember 2021 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Review
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Desember 2021 | 12:38 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 30 November 2021 | 08:13 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Minggu, 28 November 2021 | 10:07 WIB
Kepala KPP Pratama Gianyar Moch. Luqman Hakim
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Komunitas
Selasa, 30 November 2021 | 11:40 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Minggu, 28 November 2021 | 19:45 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Jum'at, 26 November 2021 | 16:17 WIB
AGENDA PAJAK - DDTC ACADEMY
Jum'at, 26 November 2021 | 16:13 WIB
UNIVERSITAS PARAHYANGAN
Reportase
Perpajakan.id

Tarif Pajak Minimum 15% Masuk Rancangan Anggaran 2022

A+
A-
0
A+
A-
0
Tarif Pajak Minimum 15% Masuk Rancangan Anggaran 2022

Ilustrasi.

MADRID, DDTCNews – Pajak minimum sebesar 15% masuk dalam rancangan anggaran 2022 pemerintah Spanyol. Pajak tersebut dikenakan atas perusahaan yang berpenghasilan di atas €20 juta per tahun atau merupakan anggota dari perusahaan konsolidasi.

Menteri Keuangan Spanyol menyampaikan proposal yang diajukannya ke parlemen sejalan dengan konsensus global yang telah disepakati 136 yurisdiksi. Dalam konsensus global, pajak akan dikenakan atas perusahaan multinasional yang memiliki penghasilan setidaknya €750 juta per tahun.

“[Proposal ini] untuk menunjukan konsistensi terhadap kesepakatan politik yang telah tercapai dengan 136 negara lainnya dalam rangka modernisasi sistem pajak internasional,” tulis Tax Notes International, dikutip Senin (18/10/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Beberkan 3 Upaya Pemerintah Dorong Teknologi Digital

Sementara itu, pemerintah Spanyol juga mengajukan proposal penurunan tarif PPh badan atas penghasilan dari sewa properti. Penurunan tarif pajak akan dipangkas dari sebelumnya 25% menjadi 15%. Insentif ini dapat dirasakan untuk perusahaan yang memperoleh penghasilan dari aktivitas properti dalam negeri sebesar €5 juta hingga €15 juta.

Proposal tersebut akan merevisi ketentuan sebelumnya mengenai pengurangan tarif bagi pemilik properti yang menyewakan untuk orang pribadi. Sebelumnya, ketentuan tersebut mengatur adanya pengurangan sebesar 60% dari tarif umum yang berlaku.

Tidak hanya itu, proposal lainnya yang diajukan adalah pengurangan tax deduction untuk iuran pensiun dengan kualifikasi tertentu dari €2,000 menjadi €1,500. Perusahaan juga dapat meningkatkan batas maksimum iuran pensiun karyawan dari €8,000 menjadi €8,500. (sap)

Baca Juga: Skema Pajak Baru untuk Netflix Cs Disiapkan, Wajib Ada Alih Bahasa

Topik : konsensus pajak global, ekonomi digital, pajak internasional, pajak digital, pajak minimum global, PPh badan, Spanyol

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 30 November 2021 | 20:00 WIB
SPANYOL

Pungutan Pajak Turis Tidak Transparan, Pemerintah Tuai Protes

Selasa, 30 November 2021 | 19:30 WIB
INGGRIS

Pajak Plastik Berlaku 2022, Pengusaha Ramai-Ramai Protes

berita pilihan

Sabtu, 04 Desember 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Ketentuan Perubahan Data Wajib Pajak Badan

Sabtu, 04 Desember 2021 | 10:30 WIB
KABUPATEN LOMBOK TENGAH

Ada MotoGP, Setoran PAD 2022 Diprediksi Bakal Meroket

Sabtu, 04 Desember 2021 | 10:00 WIB
PENGAWASAN PAJAK

DJP Gencarkan Pengawasan WP Penerima Insentif, Begini Ketentuannya

Sabtu, 04 Desember 2021 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Beberkan 3 Upaya Pemerintah Dorong Teknologi Digital

Sabtu, 04 Desember 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Isu Terpopuler: Wajib Pajak UMKM Bakal Wajib Lapor Omzet Mulai 2022

Sabtu, 04 Desember 2021 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ada UU HPP, Sri Mulyani Yakin Perpajakan Jadi Sumber Penerimaan Andal

Sabtu, 04 Desember 2021 | 06:30 WIB
SPANYOL

Skema Pajak Baru untuk Netflix Cs Disiapkan, Wajib Ada Alih Bahasa

Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:30 WIB
ITALIA

Diskon Tarif PPN Listrik Diperpanjang Sampai Akhir 2021

Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN

Apa Itu Satgas Patroli Laut?

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:30 WIB
PAKISTAN

Pengusaha Keluhkan Tak Bisa Klaim Insentif, Industri Terancam Mandek