Fokus
Literasi
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 03 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Kamis, 21 Juli 2022 | 12:30 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Reportase

Sri Mulyani akan Pangkas Lebih dari 8.000 Pegawai Kemenkeu Hingga 2029

A+
A-
25
A+
A-
25
Sri Mulyani akan Pangkas Lebih dari 8.000 Pegawai Kemenkeu Hingga 2029

Gedung Kementerian Keuangan. (foto: Kemenkeu)

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bakal mengurangi jumlah sumber daya manusia (SDM) di instansi yang dipimpinnya secara bertahap. Pengikisan jumlah pegawai akan dilakukan hingga sebesar 9,91% pada 2029.

Sri Mulyani mengatakan jumlah pegawai di Kemenkeu mencapai puncaknya pada 2019, yakni mencapai 82.468 orang. Memasuki 2020, proses pengurangan SDM dilakukan dengan mempertimbangkan pegawai yang pensiun dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

"Dari sisi SDM, dengan perubahan dan peranan teknologi yang makin besar, memang kita lakukan review sangat serius terhadap jumlah SDM yang dibutuhkan oleh Kementerian Keuangan," katanya dalam rapat bersama Komisi XI DPR, dikutip Senin (13/6/2022).

Baca Juga: BKF Proyeksi Inflasi Masih Akan Tinggi pada 1-2 Bulan ke Depan

Sri Mulyani mengatakan digitalisasi, penyempurnaan proses bisnis, serta optimalisasi penggunaan TIK telah mendorong optimalisasi SDM di Kemenkeu. Dalam kondisi ini, Kemenkeu dapat melakukan penurunan kebutuhan jumlah pegawai atau menggunakan skema negative growth.

Dia menjelaskan pengurangan jumlah SDM mulai dilakukan pada 2020, sebanyak 432 orang. Walaupun ada rekrutmen sebanyak 1.520 orang, angkanya dijaga tetap lebih kecil dari pegawai yang pensiun sebanyak 1.952 sehingga terjadi pertumbuhan negatif 0,52%.

Kemudian pada 2021, penurunan jumlah pegawai terjadi lebih besar, yakni sebanyak 1.277 orang atau 1,56%. Hal itu terjadi karena rekrutmen hanya dilakukan untuk 821 orang sedangkan pegawai pensiun pada tahun itu mencapai 2.098.

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Tantangan Kemenkeu Kelola APBN Ketika Pandemi

Sri Mulyani menyebut tren tersebut akan terus berlangsung hingga pegawai di Kemenkeu berkurang 8.169 orang atau 9,91% pada 2029. Pada tahun tersebut, jumlah pegawai di kementeriannya diestimasi hanya sebanyak 74.299 orang.

"Kami akan masih menuju kepada steady state di level 74.299 tanpa mengurangi kinerja dari Kementerian Keuangan karena aspek teknologi menjadi sangat penting," ujarnya.

Meski melakukan pengurangan SDM, dia memastikan kinerja organisasi Kemenkeu akan tetap terjaga. Hal itu terjadi karena SDM yang baru direkrut memiliki kualifikasi dan kompetensi lebih tinggi, serta didukung penggunaan teknologi digital.

Baca Juga: Sri Mulyani Ingin Isu Pajak Masuk dalam Pendidikan Kewarganegaraan

Melalui langkah pengurangan SDM tersebut, diharapkan pada akhirnya juga akan berdampak pada efisiensi anggaran. (sap)

Topik : Kemenkeu, PNS, ASN, pegawai, Sri Mulyani

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 02 Agustus 2022 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Prediksi Ekonomi Kuartal II/2022 Tumbuh di Atas 5 Persen

Selasa, 02 Agustus 2022 | 11:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Modal Asing Keluar dari RI Tembus US$2 Miliar, Ini Kata Sri Mulyani

Selasa, 02 Agustus 2022 | 09:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

APBN Surplus, Sri Mulyani: Jadi Modal untuk Antisipasi Gejolak Global

Senin, 01 Agustus 2022 | 18:07 WIB
INDEKS HARGA KONSUMEN

Inflasi Tembus 4,94%, Begini Kata Menteri Keuangan dan Gubernur BI

berita pilihan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

BKF Proyeksi Inflasi Masih Akan Tinggi pada 1-2 Bulan ke Depan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Catat! DJP Punya Satgas Khusus untuk Bina dan Awasi Kepatuhan UMKM

Selasa, 09 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Ungkap Tantangan Kemenkeu Kelola APBN Ketika Pandemi

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PERDAGANGAN

Tak Sesuai Standar, Kemendag Amankan Produk Baja Impor Rp41,6 Miliar

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Awasi Orang Kaya, Otoritas Pajak Ini Dapat Tambahan Anggaran Rp1.181 T

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Suami Meninggal, Bagaimana NPWP & Tunggakan Pajaknya? Begini Kata DJP

Selasa, 09 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sri Mulyani Ingin Isu Pajak Masuk dalam Pendidikan Kewarganegaraan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KABUPATEN BLORA

Tunggakan Pajak Motor Daerah Ini Tembus Rp12 M, Mayoritas karena Lupa

Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:30 WIB
PER-03/PJ/2022

Faktur Pajak Dinyatakan Terlambat Dibuat, Begini Konsekuensinya

Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:11 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Pengumuman! 3 Aplikasi DJP Tidak Bisa Diakses Sementara Sore Ini