Review
Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:00 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Fokus
Data & Alat
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Setoran PPh Pasal 22 Impor Tumbuh 292%, Ini Kata Kemenkeu

A+
A-
1
A+
A-
1
Setoran PPh Pasal 22 Impor Tumbuh 292%, Ini Kata Kemenkeu

Ilustrasi. Aktivitas bongkar muat di Terminal Peti Kemas Makassar yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero) di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (20/9/2021). ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/rwa.

JAKARTA, DDTCNews - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat tren penerimaan pajak terus menunjukkan peningkatan seiring dengan kebijakan pelonggaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Perbaikan kinerja penerimaan terjadi pada pada PPh Pasal 22 impor. Hingga Agustus 2021, setoran PPh Pasal 22 impor tercatat minus 10% dari periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, capaian tersebut masih lebih baik ketimbang Agustus 2020 yang minus 38% dari Agustus 2019.

"Bahkan pada bulan Agustus 2021, PPh Pasal 22 impor berhasil tumbuh positif hingga mencapai 292%," sebut Kemenkeu dalam Laporan APBN Kita edisi September 2021, dikutip pada Senin (27/9/2021).

Baca Juga: Asosiasi Hotel Minta Pembebasan Pajak Diperpanjang Hingga Akhir 2022

Kemudian, laporan tersebut juga mencatat penerimaan PPh Pasal 22 impor pada Juli 2021 tumbuh positif 160% setelah konsisten terkontraksi sejak awal tahun lalu. Pada kuartal II/2021, setoran PPh Pasal 22 impor masih terkontraksi 52%.

Menurut Kemenkeu, perbaikan kinerja PPh Pasal 22 impor didukung penguatan aktivitas impor serta pembatasan klasifikasi lapangan usaha (KLU) penerima insentif.

Pengurangan KLU penerima insentif dilakukan mulai Juli 2021 dengan mempertimbangkan kondisi pemulihan berbagai sektor usaha dari tekanan pandemi Covid-19.

Baca Juga: Perluasan Ultimum Remedium Hingga Tahap Persidangan

"Saat ini, insentif PPh Pasal 22 impor berlaku hanya untuk 132 KLU tertentu dari sebelumnya 730 bidang usaha," bunyi laporan tersebut.

Pengurangan KLU penerima insentif juga berdampak pada penerimaan jenis pajak lainnya seperti PPh badan. Hingga Agustus 2021, kinerja setoran PPh badan turun 3%, tetapi jauh lebih baik ketimbang periode yang sama tahun lalu yang minus 28%.

Sekadar informasi, kontribusi penerimaan dari PPh badan terhadap total penerimaan pajak mencapai 15%. Tren pemulihan penerimaan dari jenis pajak tersebut sudah terlihat pada kuartal II/2021, yang tumbuh 11%. (rig)

Baca Juga: Menkeu Bisa Tunjuk Pihak Lain Jadi Pemotong/Pemungut Pajak

Topik : pph pasal 22 impor, penerimaan pajak, apbn kita, kemenkeu, pajak, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Isu Terpopuler: DJP Aktif Telepon WP dan Produksi Jutaan SP2DK 

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 07:00 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Jokowi: Indonesia Bisa Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah Dunia

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 21:52 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Simak, Ini 2 Kegiatan Strategi Pengawasan Pajak yang Dijalankan DJP

berita pilihan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 12:00 WIB
MALAYSIA

Asosiasi Hotel Minta Pembebasan Pajak Diperpanjang Hingga Akhir 2022

Minggu, 24 Oktober 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Perluasan Ultimum Remedium Hingga Tahap Persidangan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:30 WIB
UU HPP

Menkeu Bisa Tunjuk Pihak Lain Jadi Pemotong/Pemungut Pajak

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:00 WIB
SELANDIA BARU

Otoritas Pajak Segera Kirim Surat kepada 400 Orang Terkaya

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Ini Alasan DJP Lakukan Forensik Digital Data Elektronik

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB
PAJAK DALAM BERITA

Insentif UMKM di UU HPP & Program Pengungkapan Sukarela, Cek Videonya!

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KETUA UMUM METI SURYA DARMA:

‘Pajak Karbon Diperlukan untuk Mendukung Level of Playing Field’

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:30 WIB
UU HPP

Ungkap Harta 1985-2015 dalam PPS Hanya untuk Peserta Tax Amnesty

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:00 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Penerbitan SP2DK untuk Wajib Pajak, DJP: Belum Sepenuhnya Digital

Minggu, 24 Oktober 2021 | 07:00 WIB
FILIPINA

Cegah Kejahatan Pajak, Bank Diimbau Cermati Transaksi Mencurigakan