Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Senin, 24 Januari 2022 | 19:00 WIB
KAMUS CUKAI
Senin, 24 Januari 2022 | 16:30 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 21 Januari 2022 | 19:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Komunitas
Selasa, 25 Januari 2022 | 16:40 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE
Senin, 24 Januari 2022 | 15:31 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE
Jum'at, 21 Januari 2022 | 16:11 WIB
HASIL DEBAT 30 Desember 2021—19 Januari 2022
Kamis, 20 Januari 2022 | 13:38 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Reportase
Perpajakan.id

Rapelan Gaji PNS Cair Sebelum Pilpres

A+
A-
0
A+
A-
0
Rapelan Gaji PNS Cair Sebelum Pilpres

Menkeu Sri Mulyani Indrawati (Ilustrasi)

JAKARTA, DDTCNews—Pemerintah akhirnya memastikan kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) sebesar 5% seperti dianggarkan APBN 2019 akan dirapel awal April, sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa pencairan kenaikan gaji PNS akan dirapel. Itu berarti, pencairan gaji terhitung sejak Januari 2019 hingga payung hukumnya terbit.

“Jadi meskipun pencairannya April, itu menyangkut dari Januari-April. Untuk Mei dan selanjutnya dibayarkan waktu pembayaran gajinya,” ujarnya di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Baca Juga: Sri Mulyani & Menkeu Singapura Tanda Tangani MoU, Termasuk Soal Pajak

Sri Mulyani mengungkapkan hal tersebut seusai acara Apresiasi dan Penghargaan Wajib Pajak Kanwil DJP Wajib Pajak Besar 2019 yang digelar di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Pemerintah telah menetapkan kenaikan gaji PNS sebesar 5% seperti tercantum dalam UU APBN 2019. Namun, hingga kini payung hukumnya tak kunjung terbit. Karena itu, gaji itu tak kunjung dibayarkan.

Sri Mulyani beralasan, belum rampungnya peraturan pemerintah (PP) kenaikan gaji itu karena masih menunggu validasi data usulan pegawai dari masing-masing kementerian dan lembaga (K/L).

Baca Juga: Penerimaan Pajak 2021 Tinggi, Menkeu: Levelnya Seperti Sebelum Krisis

“Kita membutuhkan data detilnya dari setiap kementerian dan lembaga jumlah PNS dan berapa kenaikannya. sehingga dari sisi proses penganggaran dan pembayarannya bisa dilaksanakan,” katanya.

Akhir pekan lalu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan, gaji PNS akan naik awal April 2019, dan gaji ke-13 dan 14 PNS dirapel bersamaan dengan kenaikan gaji PNS.

"Saya kira Maret ini akan selesai [PP-nya] sehingga awal April nanti sudah bisa diberikan kenaikan itu kepada bapak Ibu sekalian dirapel plus gaji 13, 14,” tambahnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Pastikan Penambahan Utang Dilakukan secara Terukur

Menurut Jokowi, pada awal April 2019, para PNS atau aparatur sipil negara akan menerima gaji berikut rapel ditambah dengan gaji ke-13 dan ke-14. (Bsi)

Topik : gaji PNS, rapelan gaji, jokowi, sri mulyani

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 17 Januari 2022 | 18:07 WIB
PMK 227/2021

PMK Baru! Sri Mulyani Atur Lagi Pengendalian Gratifikasi di Kemenkeu

Senin, 17 Januari 2022 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Jokowi Setujui Perpanjangan Pemberian Insentif Pajak Mobil dan Rumah

Senin, 17 Januari 2022 | 09:35 WIB
PENANGANAN COVID-19

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Puncak Omicron Diprediksi Februari

berita pilihan

Selasa, 25 Januari 2022 | 19:24 WIB
PER-24/PJ/2021

Pembetulan Bukti Pot/Put Unifikasi, Wajib Pajak Perlu Syarat Ini

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:26 WIB
PAJAK PENGHASILAN

Ingat, Wajib Lapor Berkala di DJP Online Agar Dividen Bebas Pajak

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ingat, Pelayanan Pajak Gratis! Laporkan Kalau Temui Pelanggaran

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:30 WIB
FASILITAS PERPAJAKAN

Insentif dari Kawasan Berikat dan KITE Sudah Terserap Rp47 Triliun

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:00 WIB
PP 3/2022

Konfirmasi Transaksi Saham Hingga Rp10 Juta Kini Bebas Bea Meterai

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:40 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE

Pembuktian Data di Sidang Online Pengadilan Pajak, Ini Hasil Surveinya

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:30 WIB
SELEBRITAS

Setelah Kunjungi Kantor Pajak, Ghozali 'NFT' Pamer Kartu NPWP Barunya

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:00 WIB
INDIA

Pengusaha Minta Kredit Pajak Masukan Segera Dipulihkan

Selasa, 25 Januari 2022 | 15:53 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Wamenkeu Ungkap Alasan Diskon PPnBM Mobil & PPN Rumah DTP Diperpanjang