Review
Selasa, 27 September 2022 | 11:55 WIB
KONSULTASI UU HPP
Minggu, 25 September 2022 | 11:30 WIB
KEPALA BAPENDA RIAU SYAHRIAL ABDI
Kamis, 22 September 2022 | 13:53 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 20 September 2022 | 17:40 WIB
KONSULTASI UU HPP
Fokus
Literasi
Selasa, 27 September 2022 | 16:10 WIB
BUKU PAJAK
Senin, 26 September 2022 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Senin, 26 September 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 23 September 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Data & Alat
Rabu, 28 September 2022 | 09:39 WIB
KURS PAJAK 28 SEPTEMBER - 04 OKTOBER 2022
Rabu, 21 September 2022 | 08:33 WIB
KURS PAJAK 21 SEPTEMBER - 27 SEPTEMBER 2022
Rabu, 14 September 2022 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 14 SEPTEMBER - 20 SEPTEMBER 2022
Rabu, 07 September 2022 | 09:33 WIB
KURS PAJAK 07 SEPTEMBER - 13 SEPTEMBER
Komunitas
Rabu, 28 September 2022 | 14:36 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Rabu, 28 September 2022 | 11:14 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Rabu, 28 September 2022 | 09:30 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Selasa, 27 September 2022 | 14:50 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Reportase
Perpajakan ID
Minggu, 25 September 2022 | 09:00 WIB
EDUKASI PAJAK
Jum'at, 23 September 2022 | 11:00 WIB
EDUKASI PAJAK
Kamis, 15 September 2022 | 10:15 WIB
PERPAJAKAN ID
Selasa, 13 September 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Petugas Pajak Periksa Oppo dan Xiaomi, Asosiasi Pengusaha: Tidak Wajar

A+
A-
5
A+
A-
5
Petugas Pajak Periksa Oppo dan Xiaomi, Asosiasi Pengusaha: Tidak Wajar

Ilustrasi.

NEW DELHI, DDTCNews - Dua asosiasi usaha China di India, Chinese Chamber of Commerce in India dan India China Mobile Phone Enterprise Association, meminta otoritas pajak India untuk tidak diskriminatif terhadap perusahaan dari China.

Kedua asosiasi tersebut menuding pola pemeriksaan pajak yang dilakukan oleh otoritas pajak telah melakukan pemeriksaan pajak tidak wajar dan bersifat diskriminatif. Mereka khawatir keyakinan pelaku usaha terhadap iklim bisnis di India bakal tergerus.

"Keyakinan atas iklim usaha di India bisa tergerus. Praktik-praktik otoritas pajak tidak menciptakan iklim yang kondusif bagi investasi dan kerja sama perdagangan," tulis kedua asosiasi tersebut seperti dilansir globaltimes.cn, dikutip pada Minggu (2/1/2022).

Baca Juga: Akun eReg Terblokir Saat Daftar NPWP, Bikin Ulang dengan Email Baru

Baru-baru ini, otoritas pajak India melakukan pemeriksaan atas perusahaan-perusahaan smartphone dari China yang beroperasi di India. Perusahaan yang diperiksa tersebut antara lain Oppo, Xiaomi, dan OnePlus.

Akibat pemeriksaan yang dilakukan secara mendadak ini, kedua asosiasi merasa kegiatan produksi dan operasi bisnisnya terganggu. Kedutaan Besar China di India pun turut merespons atas kegiatan pemeriksaan tersebut.

Kedutaan Besar China menyatakan Pemerintah China selalu mendorong perusahaan untuk mematuhi ketentuan yang berlaku di lokasi tempat perusahaan beroperasi. Saat ini, terdapat 200 industri dan 500 perusahaan perdagangan China yang beroperasi di India.

Baca Juga: Catat! Noninstansi Pemerintah & Pihak Lain Pakai SPT Masa PPN 1107 PUT

Total investasi langsung dari China ke India sudah mencapai US$3 miliar dan telah menciptakan 500.000 lapangan kerja bagi pekerja lokal. Untuk itu, kerja sama ekonomi antara kedua negara telah memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : india, china, oppo, xiaomi, pemeriksaan pajak, penghindaran pajak, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 27 September 2022 | 16:30 WIB
KPP PRATAMA BULUKUMBA

WP Pindah Lokasi Usaha, Petugas Pajak Lakukan Pemeriksaan

Selasa, 27 September 2022 | 16:10 WIB
BUKU PAJAK

Melihat 10 Alasan Dibutuhkannya Pajak

Selasa, 27 September 2022 | 16:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Bagaimana Cara Cek Tanggal Terdaftar NPWP? Begini Langkahnya

Selasa, 27 September 2022 | 15:30 WIB
KPP PRATAMA KOTAMOBAGU

PMK 231/2019 Direvisi, Bendahara Perlu Perhatikan Aturan Pajak Ini

berita pilihan

Rabu, 28 September 2022 | 17:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Akun eReg Terblokir Saat Daftar NPWP, Bikin Ulang dengan Email Baru

Rabu, 28 September 2022 | 16:30 WIB
PMK 203/2021

Ingin Bawa Soju dari Luar Negeri? DJBC Ingatkan Lagi Ketentuannya

Rabu, 28 September 2022 | 16:00 WIB
RAPBN 2023

Anggaran Polri Hingga Kemenhan Ditambah, Belanja K/L Tembus Rp1.000 T

Rabu, 28 September 2022 | 15:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Karyawan Bergaji di Bawah PTKP dan Tak Ada Usaha Lain Bisa Ajukan NE

Rabu, 28 September 2022 | 14:36 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022

Saatnya Mengenakan Pajak Progresif atas Tanah?

Rabu, 28 September 2022 | 14:30 WIB
KPP PRATAMA SINGKAWANG

Mutakhirkan Data Mandiri Langsung ke Kantor Pajak, Begini Alurnya

Rabu, 28 September 2022 | 13:30 WIB
PMK 141/2022

PMK Baru, DJPK Kemenkeu Bakal Punya Direktorat Khusus Pajak Daerah

Rabu, 28 September 2022 | 13:00 WIB
UU PPN

Jangan Lupa! Dikukuhkan Jadi PKP Sudah Wajib Lapor SPT Masa PPN

Rabu, 28 September 2022 | 12:30 WIB
NATIONAL LOGISTIC ECOSYSTEM

DJBC Gencarkan Promosi NLE, Bakal Mudahkan Proses Logistik