Review
Jum'at, 09 April 2021 | 11:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 06 April 2021 | 09:23 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 04 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA BARAT SUPARNO:
Selasa, 30 Maret 2021 | 09:10 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Rabu, 31 Maret 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 31 MARET - 6 APRIL 2021
Rabu, 24 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 24 MARET - 30 MARET 2021
Komunitas
Senin, 12 April 2021 | 12:59 WIB
UNIVERSITAS SURABAYA
Minggu, 11 April 2021 | 08:01 WIB
KETUA UMUM ASPAKRINDO TEGUH KURNIAWAN HARMANDA
Sabtu, 10 April 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 09 April 2021 | 15:15 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Pengenaan Capital Gains Tax Disetujui

A+
A-
0
A+
A-
0
Pengenaan Capital Gains Tax Disetujui

Ilustrasi. 

SEATTLE, DDTCNews – Senat Washington menyetujui beleid pengenaan capital gains tax baru atas keuntungan dari penjualan saham dan obligasi di atas US$250.000 atau sekitar Rp3,59 miliar.

Setelah perdebatan panjang selama 4 jam, beleid baru ini akhirnya disetujui oleh 25 dari 49 anggota Senat Washington. Dari jumlah anggota yang menolak, sebanyak 3 orang berasal dari Partai Demokrat.

“Masyarakat Washington sudah siap menyambut perubahan sistem perpajakan. Masyarakat ingin orang kaya berkontribusi lebih banyak untuk masa depan negara bagian kita,” ujar anggota Senat Washington dari Partai Demokrat yang mengusulkan pajak tersebut, dikutip pada Senin (8/3/2021).

Baca Juga: Marak Praktik Pengalihan Laba, Kontribusi Pajak Korporasi Menurun

Dengan beleid terbaru, pajak sebesar 7% akan dikenakan atas penjualan saham, obligasi, dan barang-barang mewah seperti mobil klasik atau lukisan bila capital gains yang diperoleh wajib pajak orang pribadi mencapai US$250.000.

Wajib pajak yang memiliki usaha dengan penghasilan senilai US$10 juta per tahun juga dikenai capital gains tax bila wajib pajak tersebut menjual usahanya dan memperoleh penghasilan lebih dari US$250.000 dari penjualan tersebut.

Ada sekitar 16.000 hingga 18.000 wajib pajak Washington yang diestimasi akan terkena pajak baru ini. Capital gains tax akan berlaku di Washington mulai 1 Januari 2022 dengan potensi penerimaan senilai US$500 juta per tahun.

Baca Juga: Tren Tarif PPh Badan di Eropa Menurun, Begini Pemetaannya

Wacana capital gains tax di Parlemen Washington sesungguhnya telah bergulir selama beberapa tahun terakhir. Pendukung capital gains tax merasa pajak tersebut perlu dikenakan karena Washington sama sekali tidak mengenakan pajak penghasilan. Washington sepenuhnya bergantung pada pajak penjualan saja.

Seperti dilansir seattletimes.com, Politisi yang menentang pengenaan capital gains tax mengatakan pajak tersebut tidak sejalan dengan ketentuan pajak penghasilan. (kaw)

Baca Juga: Perkuat Penerimaan Pajak, Ini 7 Kebijakan Utama Joe Biden
Topik : Amerika Serikat, capital gains tax, Washington
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 20 Maret 2021 | 09:01 WIB
AMERIKA SERIKAT
Kamis, 18 Maret 2021 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 17 Maret 2021 | 14:00 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
SEKOLAH KEDINASAN
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
PENGAWASAN KEUANGAN NEGARA
Senin, 12 April 2021 | 18:01 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Senin, 12 April 2021 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 12 April 2021 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 12 April 2021 | 16:33 WIB
SURVEI PENJUALAN ECERAN
Senin, 12 April 2021 | 16:30 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN
Senin, 12 April 2021 | 16:19 WIB
CUKAI (9)
Senin, 12 April 2021 | 16:01 WIB
TIPS PAJAK