Fokus
Literasi
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 21:14 WIB
PPH FINAL (9)
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:00 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 15:30 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Data & Alat
Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 AGUSTUS - 23 AGUSTUS 2022
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Reportase

Pajak Atas Unrealized Gains Bakal Tambah Penerimaan Hingga Rp8.000 T

A+
A-
0
A+
A-
0
Pajak Atas Unrealized Gains Bakal Tambah Penerimaan Hingga Rp8.000 T

Pekerja melakukan pemeliharaan pada lukisan berjudul "Discovery of the Mississippi by De Soto" di Rotunda di US Capitol di Washington, AS, Kamis (4/11/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Elizabeth Frantz/HP/sa.

WASHINGTON D.C., DDTCNews - Joint Comittee on Taxation (JCT) Kongres AS memperkirakan pajak atas unrealized gains yang diusulkan Partai Demokrat akan menghasilkan tambahan penerimaan senilai US$557 miliar atau Rp7.934 triliun dalam 10 tahun ke depan.

Senator dari Partai Demokrat Ron Wyden mengatakan pajak atas unrealized gains yang diusungnya akan menyelesaikan masalah ketidakadilan perlakuan pajak yang terjadi selama ini.

"Bila kita tidak selesaikan masalahnya sekarang, miliaran penghasilan orang-orang terkaya di planet ini akan tetap tidak dapat dipajaki," ujar Wyden, dikutip Rabu (10/11/2021).

Baca Juga: Perusahaan Ini Minta Insentif Pajak untuk Mobil Listrik Diperpanjang

Seperti diketahui, seorang wajib pajak tidak perlu membayar pajak atas laba dari suatu investasi hingga mereka menjual aset dan merealisasikan labanya. Melalui Billionaires Income Tax, laba yang belum direalisasikan atau unrealized gains diusulkan untuk dipajaki.

Wyden mengusulkan agar pajak atas unrealized gains diberlakukan atas wajib pajak dengan kekayaan senilai US$1 miliar atau penghasilan lebih dari US$100 juta selama 3 tahun berturut-turut.

Diperkirakan ada lebih dari 700 wajib pajak AS yang akan terdampak kebijakan Billionaires Income Tax dan harus membayar pajak atas unrealized gains bila usulan tersebut diberlakukan.

Baca Juga: Mayoritas Perusahaan AS Tidak Terdampak Pajak Minimum Biden

Atas aset yang tradable seperti saham, wajib pajak diwajibkan untuk membayar pajak setiap tahunnya. Atas aset yang non-tradable seperti properti, wajib pajak tidak perlu membayar pajak atas laba setiap tahun. Pajak dikenakan atas capital gains tax ketika aset properti tersebut dijual.

Tambahan penghasilan dari pajak atas unrealized gains diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dana untuk membiayai belanja-belanja perlindungan sosial yang diusung oleh Presiden AS Joe Biden.

Meski demikian, hingga saat ini masih terdapat beberapa anggota Partai Demokrat yang tidak mendukung usulan pajak atas unrealized gains. (sap)

Baca Juga: Harga BBM Naik, Negara Ini Beri Diskon Pajak untuk Taksi Hingga Ojek

Topik : pajak internasional, unrealized gain tax, Joe Biden, Amerika Serikat, tax the rich

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 07 Agustus 2022 | 11:00 WIB
KOREA SELATAN

Pacu Industri Cip, Korea Selatan Makin Jorjoran Beri Insentif Pajak

Minggu, 07 Agustus 2022 | 10:00 WIB
AUSTRALIA

Cukai Miras Dinaikkan, Asosiasi Ini Sebut Industri Makin Kesusahan

Minggu, 07 Agustus 2022 | 09:30 WIB
KOREA SELATAN

Kripto Jadi Alat Mengelak Pajak, Otoritas Ini Perkuat Pengawasan

berita pilihan

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 21:14 WIB
PPH FINAL (9)

Pajak atas Hadiah Undian

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:34 WIB
HUT KE-15 DDTC

Perpajakan ID, DDTC Integrasikan Berbagai Dokumen dengan Teknologi

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:15 WIB
KOTA TANGERANG

HUT Kemerdekaan RI, Pemkot Berikan Diskon PBB 77% Hingga Akhir Bulan

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:00 WIB
MALAYSIA

Perusahaan Ini Minta Insentif Pajak untuk Mobil Listrik Diperpanjang

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KP2KP MARISA

Kantor Pajak Panggil ASN yang Belum Lapor SPT, Beri Peringatan Ini

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Lelang Eksekusi Pajak?

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:51 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Subsidi Bebani APBN, Luhut Sebut Harga Pertalite dan Solar akan Naik

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KABUPATEN SUKABUMI

Segara Manfaatkan! Pemutihan Pajak Cuma Sampai 31 September 2022

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:15 WIB
PER-11/PJ/2022

Catat! Pajak Masukan dalam Faktur Telat Upload Tak Dapat Dikreditkan

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Wah! Analisis PPATK Sumbang Rp7,4 Triliun ke Penerimaan Pajak