Berita
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 15:01 WIB
IMPOR BARANG
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:01 WIB
RAPBN 2021
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 12:01 WIB
BANTUAN SOSIAL
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 11:15 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Review
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 11:00 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:34 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 09:20 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 09 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KEPALA KKP PRATAMA JAKARTA MAMPANG PRAPATAN IWAN SETYASMOKO:
Fokus
Literasi
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 18:09 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 17:26 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 16:17 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:19 WIB
AKTIVITAS PEREKONOMIAN
Data & alat
Rabu, 12 Agustus 2020 | 09:14 WIB
KURS PAJAK 12 AGUSTUS-18 AGUSTUS 2020
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:30 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Komunitas
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 14:01 WIB
MICHAEL BUERK:
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KOMIK PAJAK
Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:08 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 12 Agustus 2020 | 10:42 WIB
KOMIK PAJAK
Reportase

Mukena Syahrini Laku Keras, DJP Hitung Potensi Pajaknya di Twitter

A+
A-
5
A+
A-
5
Mukena Syahrini Laku Keras, DJP Hitung Potensi Pajaknya di Twitter

Unggahan Syahrini lewat akun Instagram online shop miliknya. 

JAKARTA, DDTCNews – Akun Twitter Ditjen Pajak (DJP) @DitjenPajakRI tiba-tiba berkicau tentang perhitungan pajak penjualan (PPN) penjualan mukena. Ternyata, kicauannya muncul setelah artis Syahrini mengumumkan penjualan mukena hingga 5.000 buah.

Melalui Twitter, DJP menghitung penjualan mukena 5.000 buah dengan harga Rp3,5 juta per mukena. Dengan demikian, total penjualan mukena tersebut mencapai Rp17,5 miliar. Dengan tarif PPN 10%, penjual harus menyetor pajak Rp1,75 miliar. Berikut cuitannya:

@DitjenPajakRI:
penjualan mukena 5000 buah @ Rp. 3,5 juta
Rp. 3.500.000 x 5000 = Rp. 17,5 Miliar
PPN 10% = Rp. 1,75 Miliar

Baca Juga: Setoran Perpajakan 2021 Ditarget Tumbuh 5,5%, Ini Kata Sri Mulyani

Cuitan DJP tersebut, seperti biasanya, mengundang komentar dari netizen. Rata-rata netizen langsung menyebut perhitungan PPN ini berkaitan dengan Syahrini. Beberapa dari mereka juga ada justru berdiskusi terkait ketentuan pengusaha kena pajak (PKP), seperti berikut:

@lovamarciano: tapikan syahrini non pkp min 🤔.

@maswanz: Otomatis PKP karena peredaran di atas 4.8M

@lovamarciano: oh walopun wp pribadi tetap ada statu pkp ya pak?

@duta_eka: Pkp gak liat wpnya op atau badan, asal peredaran usaha di atas 4,8M wajib pkp

Beberapa netizen juga berdiskusi terkait nilai dasar pengenaan pajak, seperti berikut:

Baca Juga: Masa Berlaku Pembebasan PPN Masker Medis Diperpanjang, Ini Sebabnya

@moan1974: Bukan dr harga dasar dl ya min ditambah pajak 10% baru terlihat harga jual..... Krn bisa jadi kan harga 3,5jt itu harga jual tp harga dasarnya blm tau berapa #MohonPencerahannya

@almondsurge: engga mas, PPN itu dr penyerahan.

@moan1974: Owhhh gt krn biasanya kl beli barang itu sll dibilang ini sdh termasuk pajak atau ada juga blg blm termasuk pajak sehingga ada penambahan dr harga awal.

@almondsurge: ada 2 metode mas, ada metode biasa, yg kalo beli belum termasuk pajak, ama yg udh termasuk. biasanya yg udh termasuk, sm penjual harga sdh di gross up. ujung2nya total harganya sama kok.

Akun Instagram Fatimah Syahrini Scarf (akun toko online milik Syahrini) sekitar 3 hari yang lalu menggungah ucapan terima kasih atas pembelian mukena pink dan beige. Penjualan mukena itu mencapai lebih dari 5.000 buah.

Akhir-akhir ini, admin media sosial DJP memang terpantau sering memberi komentar unggahan beberapa netizen yang memperlihatkan harta dan penghasilan lainnya. Belum lama ini, DJP melontarkan komentar terhadap unggahan foto yang memuat saldo rekening tabungan hingga Rp1,7 triliun. (kaw)

Baca Juga: Simak, Ini Perincian Target Penerimaan Perpajakan RAPBN 2021

Topik : PPN, Syahrini, DJP
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 11 Agustus 2020 | 13:08 WIB
PELAYANAN PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 11:45 WIB
LEBANON
Selasa, 11 Agustus 2020 | 11:13 WIB
PMK 107/2020
berita pilihan
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 15:01 WIB
IMPOR BARANG
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 14:01 WIB
MICHAEL BUERK:
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:01 WIB
RAPBN 2021
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 12:01 WIB
BANTUAN SOSIAL
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 11:15 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 10:01 WIB
PROVINSI BENGKULU
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KOMIK PAJAK
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 07:01 WIB
INSENTIF PAJAK
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 06:01 WIB
BANTUAN LANGSUNG TUNAI