Review
Senin, 01 Juni 2020 | 10:22 WIB
ANALISIS PAJAK
Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:47 WIB
PERSPEKTIF
Jum'at, 29 Mei 2020 | 05:58 WIB
Seri Tax Control Framework (11)
Kamis, 28 Mei 2020 | 05:22 WIB
Seri Tax Control Framework (10)
Fokus
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

Mendesain Pajak Karbon Secara Global

A+
A-
1
A+
A-
1
Mendesain Pajak Karbon Secara Global

PERMASALAHAN pemanasan global dan perubahan iklim sudah menjadi isu bersama yang berkepanjangan. Hal ini berdampak signifikan bagi kesejahteraan manusia dan kegiatan sosial ekonomi. Jelas, permasalahan ini harus diantisipasi seluruh negara.

Sayangnya, kebijakan terkait respons atas perubahan iklim yang selama ini dilakukan masih belum mampu untuk mendorong perbaikan lingkungan.

Ada sejumlah kendala yang dihadapi dalam menerapkan kebijakan, seperti administrasi yang kompleks, metode pengukuran emisi yang sulit, kebijakan tidak cocok diterapkan, masih adanya pembebasan pajak, dan harga karbon yang rendah.

Baca Juga: Jika Pemanfaatan Insentif Pajak Terlalu Rumit, Masihkah WP Berminat?

Terhadap permasalahan ini, beberapa negara mencoba untuk menanggulanginya melalui intrumen pajak. Beberapa negara sudah mencoba untuk menerapkan konsep tersebut secara unilateral. Namun, beberapa lainnya menganggap kebijakan pajak karbon secara unilateral tersebut kurang tepat. Kebijakan pajak karbon lebih tepat jika diberlakukan secara global.

Permasalahan perubahan iklim dan solusi fiskalnya menjadi bahasan menarik dalam buku yang berjudul ‘A Proposition for a Multilateral Carbon Tax Treaty’. Buku yang ditulis oleh Tatiana Falcao ini mengusulkan kerangka kerja pajak atas karbon secara multilateral.

Tidak banyak peneliti yang mencoba mencari tahu lebih dalam efek dari emisi karbon atau dampaknya terhadap perekonomian. Buku ini mengisi celah tersebut dengan memberikan informasi dampak atas penggunaan emisi karbon terhadap perekonomian. Tak hanya itu, penulis juga memberikan gambaran kebijakan hingga desain peraturan yang tepat digunakan.

Baca Juga: Menjamin Digitalisasi Sistem Administrasi Pajak yang Adil bagi UMKM

Setidaknya terdapat lima hal penting yang menjadi pembahasan dalam buku ini. Pertama, jenis pajak yang tepat untuk menanggulangi permasalahan yang ditimbulkan atas penggunaan minyak, gas, dan batubara. Kedua, kerangka kerja pajak atas lingkungan secara multilateral.

Ketiga, intrumen hukum yang tepat untuk mengatur jenis pajak ini. Keempat, penyesuaian konsep pajak dengan hukum internasional. Kelima, pertimbangan terkait organisasi tertentu yang dapat mengelola pajaknya.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, Falcao manyatakan pajak karbon menjadi solusi yang tepat untuk menanggulangi persoalan lingkungan ini. Kebijakan tersebut sebaiknya disusun dalam kerangka perjanjian multilateral.

Baca Juga: Mengkaji Kebijakan Pengurangan Beban Pajak UMKM

Kesepakatan multilateral merupakan momentum yang tepat setelah adanya Paris Agreement 2015 untuk mengadopsi Multilateral Carbon Tax Treaty. Penulis juga mengusulkan agar perjanjian multilateral ini diawasi oleh PBB dan WTO.

Saat ini, beberapa negara sudah menerapkan pajak karbon secara unilateral. Sebagaimana dinyatakan dalam buku ini, pendekatan unilateral untuk mengatur pajak karbon dapat menimbulkan kerugian bagi suatu negara. Penggunaan emisi karbon sejatinya tidak hanya berdampak pada negara penghasilnya, tetapi juga negara lainnya.

Ada beberapa tindakan yang wajib dilakukan apabila menerapkan kebijakan pajak karbon. Pertama, memberikan harga yang signifikan untuk karbon. Kedua, mempertimbangkan kembali pemberian subsidi terhadap penggunaan bahan bakar fosil. Ketiga, memperhitungkan langkah revenue-recycling measures.

Baca Juga: Pajak untuk Orang Kaya, Sudahkah Mencapai Konsensus Akademis?

Keempat, mengurangi kebijakan yang tidak berkesinambungan dengan diterapkannya pajak karbon. Kelima, menjalankan reformasi kebijakan sehingga pajak atas karbon dapat diterapkan kepada seluruh pihak yang memproduksi emisi karbon.

Secara keseluruhan, buku ini telah memberikan berbagai informasi dan petunjuk dalam menerapkan pajak karbon. Penulis menyusun buku ini secara kronologis dan sistematis sehingga memudahkan pembaca untuk memahaminya.

Adanya pajak karbon ini dapat memaksa pihak-pihak yang memproduksi emisi karbon untuk bertanggung jawab dengan membayar pajak. Selain itu, pajak karbon juga dapat mencegah semakin buruknya permasalahan perubahan iklim yang diakibatkan penggunaan emisi karbon secara berlebihan.

Baca Juga: Memungut PPN atas Transaksi Digital

Nah, tertarik membaca buku ini? Buku yang diterbitkan oleh IBFD ini cocok dibaca oleh para akademisi, praktisi, mahasiswa, dan khususnya instansi pemerintah yang hendak menyusun kebijakan pajak atas karbon ini. Silakan baca bukunya secara gratis di DDTC Library!*

Topik : buku, buku pajak, pajak karbon, DDTC Library
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 01 Mei 2020 | 10:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 30 April 2020 | 19:38 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 29 April 2020 | 15:35 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Selasa, 28 April 2020 | 16:40 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
berita pilihan
Selasa, 02 Juni 2020 | 09:01 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Selasa, 02 Juni 2020 | 07:51 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 01 Juni 2020 | 14:56 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Senin, 01 Juni 2020 | 14:24 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 01 Juni 2020 | 12:52 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 01 Juni 2020 | 11:02 WIB
PELAYANAN PAJAK
Senin, 01 Juni 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Senin, 01 Juni 2020 | 10:41 WIB
HARI PANCASILA