Berita
Minggu, 27 September 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Minggu, 27 September 2020 | 14:01 WIB
MALAYSIA
Minggu, 27 September 2020 | 13:28 WIB
LAYANAN PENGADILAN PAJAK
Minggu, 27 September 2020 | 13:01 WIB
APBN 2021
Review
Sabtu, 26 September 2020 | 08:20 WIB
PERSPEKTIF
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Fokus
Literasi
Jum'at, 25 September 2020 | 19:00 WIB
MARGARET THATCHER:
Jum'at, 25 September 2020 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 16:44 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 25 September 2020 | 15:49 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Komunitas
Sabtu, 26 September 2020 | 13:58 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Sabtu, 26 September 2020 | 10:01 WIB
DEDDY CORBUZIER:
Sabtu, 26 September 2020 | 07:51 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 16:00 WIB
LOMBA MENULIS ARTIKEL PAJAK 2020
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Mendesain Pajak Karbon Secara Global

A+
A-
1
A+
A-
1
Mendesain Pajak Karbon Secara Global

PERMASALAHAN pemanasan global dan perubahan iklim sudah menjadi isu bersama yang berkepanjangan. Hal ini berdampak signifikan bagi kesejahteraan manusia dan kegiatan sosial ekonomi. Jelas, permasalahan ini harus diantisipasi seluruh negara.

Sayangnya, kebijakan terkait respons atas perubahan iklim yang selama ini dilakukan masih belum mampu untuk mendorong perbaikan lingkungan.

Ada sejumlah kendala yang dihadapi dalam menerapkan kebijakan, seperti administrasi yang kompleks, metode pengukuran emisi yang sulit, kebijakan tidak cocok diterapkan, masih adanya pembebasan pajak, dan harga karbon yang rendah.

Baca Juga: Memandang Penelitian Perpajakan dengan Perspektif Baru

Terhadap permasalahan ini, beberapa negara mencoba untuk menanggulanginya melalui intrumen pajak. Beberapa negara sudah mencoba untuk menerapkan konsep tersebut secara unilateral. Namun, beberapa lainnya menganggap kebijakan pajak karbon secara unilateral tersebut kurang tepat. Kebijakan pajak karbon lebih tepat jika diberlakukan secara global.

Permasalahan perubahan iklim dan solusi fiskalnya menjadi bahasan menarik dalam buku yang berjudul ‘A Proposition for a Multilateral Carbon Tax Treaty’. Buku yang ditulis oleh Tatiana Falcao ini mengusulkan kerangka kerja pajak atas karbon secara multilateral.

Tidak banyak peneliti yang mencoba mencari tahu lebih dalam efek dari emisi karbon atau dampaknya terhadap perekonomian. Buku ini mengisi celah tersebut dengan memberikan informasi dampak atas penggunaan emisi karbon terhadap perekonomian. Tak hanya itu, penulis juga memberikan gambaran kebijakan hingga desain peraturan yang tepat digunakan.

Baca Juga: Pemerintah Salurkan Hibah Pajak Karbon Rp347 Miliar

Setidaknya terdapat lima hal penting yang menjadi pembahasan dalam buku ini. Pertama, jenis pajak yang tepat untuk menanggulangi permasalahan yang ditimbulkan atas penggunaan minyak, gas, dan batubara. Kedua, kerangka kerja pajak atas lingkungan secara multilateral.

Ketiga, intrumen hukum yang tepat untuk mengatur jenis pajak ini. Keempat, penyesuaian konsep pajak dengan hukum internasional. Kelima, pertimbangan terkait organisasi tertentu yang dapat mengelola pajaknya.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, Falcao manyatakan pajak karbon menjadi solusi yang tepat untuk menanggulangi persoalan lingkungan ini. Kebijakan tersebut sebaiknya disusun dalam kerangka perjanjian multilateral.

Baca Juga: Mengejar Kepatuhan Pajak dari Aktivitas Ekonomi Ilegal

Kesepakatan multilateral merupakan momentum yang tepat setelah adanya Paris Agreement 2015 untuk mengadopsi Multilateral Carbon Tax Treaty. Penulis juga mengusulkan agar perjanjian multilateral ini diawasi oleh PBB dan WTO.

Saat ini, beberapa negara sudah menerapkan pajak karbon secara unilateral. Sebagaimana dinyatakan dalam buku ini, pendekatan unilateral untuk mengatur pajak karbon dapat menimbulkan kerugian bagi suatu negara. Penggunaan emisi karbon sejatinya tidak hanya berdampak pada negara penghasilnya, tetapi juga negara lainnya.

Ada beberapa tindakan yang wajib dilakukan apabila menerapkan kebijakan pajak karbon. Pertama, memberikan harga yang signifikan untuk karbon. Kedua, mempertimbangkan kembali pemberian subsidi terhadap penggunaan bahan bakar fosil. Ketiga, memperhitungkan langkah revenue-recycling measures.

Baca Juga: Menyoal Konsep BUT pada Era Digitalisasi

Keempat, mengurangi kebijakan yang tidak berkesinambungan dengan diterapkannya pajak karbon. Kelima, menjalankan reformasi kebijakan sehingga pajak atas karbon dapat diterapkan kepada seluruh pihak yang memproduksi emisi karbon.

Secara keseluruhan, buku ini telah memberikan berbagai informasi dan petunjuk dalam menerapkan pajak karbon. Penulis menyusun buku ini secara kronologis dan sistematis sehingga memudahkan pembaca untuk memahaminya.

Adanya pajak karbon ini dapat memaksa pihak-pihak yang memproduksi emisi karbon untuk bertanggung jawab dengan membayar pajak. Selain itu, pajak karbon juga dapat mencegah semakin buruknya permasalahan perubahan iklim yang diakibatkan penggunaan emisi karbon secara berlebihan.

Baca Juga: Sederet Rencana Kebijakan Pajak Resahkan Pelaku Usaha

Nah, tertarik membaca buku ini? Buku yang diterbitkan oleh IBFD ini cocok dibaca oleh para akademisi, praktisi, mahasiswa, dan khususnya instansi pemerintah yang hendak menyusun kebijakan pajak atas karbon ini. Silakan baca bukunya secara gratis di DDTC Library!*

Topik : buku, buku pajak, pajak karbon, DDTC Library
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 31 Agustus 2020 | 10:45 WIB
KUPAS BUKU KONSEP DAN APLIKASI PAJAK PENGHASILAN
Kamis, 27 Agustus 2020 | 16:46 WIB
SISTEM PERPAJAKAN
Kamis, 27 Agustus 2020 | 10:09 WIB
RUSIA
Selasa, 25 Agustus 2020 | 16:49 WIB
KEPATUHAN PAJAK
berita pilihan
Minggu, 27 September 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Minggu, 27 September 2020 | 14:01 WIB
MALAYSIA
Minggu, 27 September 2020 | 13:28 WIB
LAYANAN PENGADILAN PAJAK
Minggu, 27 September 2020 | 13:01 WIB
APBN 2021
Minggu, 27 September 2020 | 12:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Minggu, 27 September 2020 | 11:01 WIB
UNI EROPA
Minggu, 27 September 2020 | 10:01 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 27 September 2020 | 09:06 WIB
KOREA SELATAN
Minggu, 27 September 2020 | 08:01 WIB
RUU PAJAK ATAS BARANG & JASA
Minggu, 27 September 2020 | 07:01 WIB
KOTA PALEMBANG