BERPENGALAMAN lebih dari 30 tahun pada bidang pajak, Danny Septriadi memahami betul besarnya tekanan kerja di sektor ini. Founder DDTC tersebut bahkan pernah menyaksikan langsung koleganya mengalami stres berat hingga nyaris depresi akibat tuntutan pekerjaan.
Memang demikian faktanya. Pajak merupakan bidang pekerjaan yang rentan memicu stres bagi para praktisinya. Adapun kerentanan ini tidak lepas dari berbagai tekanan yang melekat dalam setiap proses atau aktivitas kerja sehari-hari.
Tekanan tersebut muncul dari banyak faktor, mulai dari tenggat (deadline) yang ketat, dinamika regulasi yang sangat cepat, hingga sistem administrasi yang kerap berubah. Pada saat yang sama, ada tuntutan akurasi tinggi atau zero mistakes atas setiap hasil pekerjaan.
Tidak hanya itu, ada pula potensi situasi atau hasil yang di luar ekspektasi meskipun para profesional pajak sudah berusaha semaksimal mungkin. Itu pun masih ditambah adanya risiko pajak yang melekat dan berpotensi menambah beban wajib pajak atau perusahaan.
Baca juga: Langka! Haru dan Tawa Hiasi Kuliah Pajak dari Founder DDTC
Oleh karena itu, seiring dengan peningkatan kesadaran akan kesehatan mental, Danny menilai profesional pajak di Indonesia perlu memiliki kemampuan resiliensi diri. Kemampuan ini penting agar mereka tetap mampu bertahan di tengah tekanan pekerjaan.
Resiliensi dimaknai sebagai kemampuan untuk bangkit kembali setelah terjatuh. Sikap ini menjadi bekal penting bagi profesional pajak dalam menghadapi dinamika pekerjaan yang sudah sedari awal berpotensi memicu stres.
Berdasarkan pengalamannya, Danny ternyata menggunakan strategi yang cukup unik untuk menjaga resiliensi. Strategi tersebut masih jarang diketahui publik, yakni menjadikan humor sebagai mekanisme bertahan.
Berdasarkan kurasi berbagai literatur serta insight dari kursus dan sertifikasi yang diikutinya, Danny menemukan bahwa humor dapat dimanfaatkan untuk melatih ketangguhan mental. Pendekatan ini juga efektif dalam membantu memanajemen stres.
Pendekatan pemanfaatan humor tersebut akan dibahas dalam practical course hasil kerja sama DDTC Academy dan IHIK3 bertajuk Humor dalam Manajemen Stres Praktisi Pajak: The Show Must Go On. Danny bersama Ulwan Fakhri, peneliti IHIK3, akan langsung menjadi pemateri.
Baca juga: Memahami Resiliensi Kesehatan Mental untuk Praktisi Pajak
Selain karena tema pajak dan kesehatan mental masih jarang sekali dibicarakan di Indonesia, pelatihan ini akan mengajak para peserta untuk:
Pelatihan ini menghadirkan dua Certified Humor Professional (CHP) yang menggabungkan keahlian pajak dan sains humor.
Baca juga: Tips Sebelum Berhumor di Pemeriksaan: Kenali Gaya Humor Diri

Pelatihan ini perlu Anda ikuti karena menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda, melalui:
Ikuti pelatihan ini dan rasakan sendiri manfaatnya! Dalam pelatihan kali ini, akan dibagikan pula doorprize berupa 3 buku fisik Humor at Work: Kerja Gembira, Usaha Berjaya.
Daftar sekarang melalui situs web DDTC Academy karena kuota terbatas. Ambil tawaran spesial promo early bird (hingga 12 Februari 2026) dengan harga Rp1.800.000. Setelah tanggal tersebut berlaku harga normal Rp2.000.000. Untuk client, harga Rp1.600.000.
Jadi, tunggu apa lagi? Daftar sekarang. Butuh info lebih lanjut? Hubungi WhatsApp Hotline DDTC Academy 0812-8393-5151 (Minda), email [email protected], atau melalui akun Instagram DDTC Academy (@ddtcacademy).
