Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Kasus Pajak Apple Masih Tarik Ulur

0
0

DUBLIN, DDTCNews – Parlemen Irlandia melakukan pemungutan suara untuk menentukan apakah akan mendukung Uni Eropa atau tidak terkait permintaan Komisi Uni Eropa kepada Irlandia untuk memungut pajak dari raksasa perusahaan teknologi, Apple, senilai belasa juta euro.

Pemimpin partai oposisi Sinn Fein, Gerry Adams mengutarakan pendapatnya yang senada dengan Komisi Uni Eropa untuk tetap melakukan banding kepada Apple.

“Kami memang menginginkan perusahaan semacam Apple ini berada di Irlandia. Namun bukan berarti kita tutup mata terhadap praktek penghindaran pajak yang dilakukan oleh perusahaan tersebut,” katanya, kemarin (8/9).

Baca Juga: Agenda Pajak Internasional Alami Kemajuan Signifikan, Lalu Apa?

Meskipun begitu, Irlandia takut jika investasi asing terhenti akibat keputusan untuk tetap meneruskan permintaan Uni Eropa. Jika tetap diteruskan, kasus Apple tersebut dapat merusak reputasi negara Irlandia yang dikenal sebagai negara yang ramah dengan bisnis atau investasi yang masuk ke Irlandia.

Bahkan menurut Menteri Pertahanan Enda Kenny, kasus Uni Eropa yang ikut campur dalam perpajakan Irlandia menyebabkan kerusakan cukup berat terhadap reputasi Irlandia di mata internasional.

Sementara itu, Menteri Keuangan Irlandia Michael Noonan mengatakan tuntutan Uni Eropa kepada Apple tersebut hanya mengulas isu lama bahwa Irlandia adalah negara tax haven yang kemudian harus memperbaiki nama dengan menuntut Apple demi menarik investasi luar negeri.

Baca Juga: Dituding Kurangi Beban Pajak, Apple & Irlandia Bakal Ajukan Banding

“Posisi kami sebagai pemerintah masih tetap sama. Apple telah membayar semua pajaknya dengan benar dan tidak ada bantuan hukum apapun yang kami berikan untuk perusahaan tersebut,” katanya, seperti dikutip The Guardian.

Michael juga menegaskan Irlandia tidak memberi perlakuan pajak berbeda yang menguntungkan bagi Apple.

“Irlandia tidak membuat kesepakatan khusus untuk wajib pajak tertentu, termasuk dengan Apple,” pungkasnya. (Bsi)

Baca Juga: Antisipasi Brexit Tanpa Kesepakatan, Perubahan Kebijakan Pajak Minim

“Kami memang menginginkan perusahaan semacam Apple ini berada di Irlandia. Namun bukan berarti kita tutup mata terhadap praktek penghindaran pajak yang dilakukan oleh perusahaan tersebut,” katanya, kemarin (8/9).

Baca Juga: Agenda Pajak Internasional Alami Kemajuan Signifikan, Lalu Apa?

Meskipun begitu, Irlandia takut jika investasi asing terhenti akibat keputusan untuk tetap meneruskan permintaan Uni Eropa. Jika tetap diteruskan, kasus Apple tersebut dapat merusak reputasi negara Irlandia yang dikenal sebagai negara yang ramah dengan bisnis atau investasi yang masuk ke Irlandia.

Bahkan menurut Menteri Pertahanan Enda Kenny, kasus Uni Eropa yang ikut campur dalam perpajakan Irlandia menyebabkan kerusakan cukup berat terhadap reputasi Irlandia di mata internasional.

Sementara itu, Menteri Keuangan Irlandia Michael Noonan mengatakan tuntutan Uni Eropa kepada Apple tersebut hanya mengulas isu lama bahwa Irlandia adalah negara tax haven yang kemudian harus memperbaiki nama dengan menuntut Apple demi menarik investasi luar negeri.

Baca Juga: Dituding Kurangi Beban Pajak, Apple & Irlandia Bakal Ajukan Banding

“Posisi kami sebagai pemerintah masih tetap sama. Apple telah membayar semua pajaknya dengan benar dan tidak ada bantuan hukum apapun yang kami berikan untuk perusahaan tersebut,” katanya, seperti dikutip The Guardian.

Michael juga menegaskan Irlandia tidak memberi perlakuan pajak berbeda yang menguntungkan bagi Apple.

“Irlandia tidak membuat kesepakatan khusus untuk wajib pajak tertentu, termasuk dengan Apple,” pungkasnya. (Bsi)

Baca Juga: Antisipasi Brexit Tanpa Kesepakatan, Perubahan Kebijakan Pajak Minim
Topik : kasus pajak apple, irlandia, pajak internasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Jum'at, 21 Juni 2019 | 16:16 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 26 April 2019 | 15:54 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 15 September 2016 | 06:02 WIB
ZIMBABWE
Senin, 31 Desember 2018 | 14:35 WIB
ZIMBABWE
berita pilihan
Sabtu, 14 September 2019 | 15:45 WIB
ZONE EURO EROPA
Selasa, 23 April 2019 | 11:16 WIB
ZIMBABWE
Senin, 12 September 2016 | 17:01 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 31 Agustus 2017 | 08:54 WIB
ZIMBABWE
Jum'at, 26 April 2019 | 15:54 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 15 September 2016 | 06:02 WIB
ZIMBABWE
Senin, 17 Oktober 2016 | 10:15 WIB
ZIMBABWE
Selasa, 17 Januari 2017 | 09:40 WIB
ZIMBABWE
Selasa, 02 Oktober 2018 | 10:48 WIB
ZIMBABWE
Senin, 31 Desember 2018 | 14:35 WIB
ZIMBABWE