Review
Selasa, 26 Mei 2020 | 14:16 WIB
Seri Tax Control Framework (8)
Selasa, 26 Mei 2020 | 10:01 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 14:42 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Fokus
Data & alat
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 MEI-2 JUNI 2020
Reportase

Kasus Pajak Apple Masih Tarik Ulur

A+
A-
0
A+
A-
0
Kasus Pajak Apple Masih Tarik Ulur

DUBLIN, DDTCNews – Parlemen Irlandia melakukan pemungutan suara untuk menentukan apakah akan mendukung Uni Eropa atau tidak terkait permintaan Komisi Uni Eropa kepada Irlandia untuk memungut pajak dari raksasa perusahaan teknologi, Apple, senilai belasa juta euro.

Pemimpin partai oposisi Sinn Fein, Gerry Adams mengutarakan pendapatnya yang senada dengan Komisi Uni Eropa untuk tetap melakukan banding kepada Apple.

“Kami memang menginginkan perusahaan semacam Apple ini berada di Irlandia. Namun bukan berarti kita tutup mata terhadap praktek penghindaran pajak yang dilakukan oleh perusahaan tersebut,” katanya, kemarin (8/9).

Baca Juga: Pemerintah Bakal Perkenalkan Beberapa Pajak Baru Tahun Depan

Meskipun begitu, Irlandia takut jika investasi asing terhenti akibat keputusan untuk tetap meneruskan permintaan Uni Eropa. Jika tetap diteruskan, kasus Apple tersebut dapat merusak reputasi negara Irlandia yang dikenal sebagai negara yang ramah dengan bisnis atau investasi yang masuk ke Irlandia.

Bahkan menurut Menteri Pertahanan Enda Kenny, kasus Uni Eropa yang ikut campur dalam perpajakan Irlandia menyebabkan kerusakan cukup berat terhadap reputasi Irlandia di mata internasional.

Sementara itu, Menteri Keuangan Irlandia Michael Noonan mengatakan tuntutan Uni Eropa kepada Apple tersebut hanya mengulas isu lama bahwa Irlandia adalah negara tax haven yang kemudian harus memperbaiki nama dengan menuntut Apple demi menarik investasi luar negeri.

Baca Juga: Capai Kesepakatan, Raksasa Ritel Ini Bayar Pajak Rp5,2 Triliun

“Posisi kami sebagai pemerintah masih tetap sama. Apple telah membayar semua pajaknya dengan benar dan tidak ada bantuan hukum apapun yang kami berikan untuk perusahaan tersebut,” katanya, seperti dikutip The Guardian.

Michael juga menegaskan Irlandia tidak memberi perlakuan pajak berbeda yang menguntungkan bagi Apple.

“Irlandia tidak membuat kesepakatan khusus untuk wajib pajak tertentu, termasuk dengan Apple,” pungkasnya. (Bsi)

Baca Juga: Pemerintah Janjikan Diskon 30% PPh Badan Bagi Perusahaan Kecil
Topik : kasus pajak apple, irlandia, pajak internasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 26 Maret 2020 | 18:00 WIB
PMK 22/2020
Kamis, 26 Maret 2020 | 17:40 WIB
PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 24 Maret 2020 | 11:51 WIB
IRLANDIA
Senin, 23 Maret 2020 | 17:13 WIB
PAJAK INTERNASIONAL
berita pilihan
Selasa, 26 Mei 2020 | 19:30 WIB
AUDIT BPK
Selasa, 26 Mei 2020 | 18:53 WIB
AUDIT
Selasa, 26 Mei 2020 | 18:06 WIB
CUKAI EMISI KARBON
Selasa, 26 Mei 2020 | 17:17 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Selasa, 26 Mei 2020 | 17:11 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Selasa, 26 Mei 2020 | 16:41 WIB
KOTA SUKABUMI
Selasa, 26 Mei 2020 | 16:27 WIB
KABUPATEN BULUNGAN
Selasa, 26 Mei 2020 | 16:14 WIB
FILIPINA
Selasa, 26 Mei 2020 | 16:01 WIB
EKONOMI DIGITAL
Selasa, 26 Mei 2020 | 16:00 WIB
KONSULTASI