Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Ini Janji Dirjen Pajak di Hadapan Pelaku Usaha

4
4

Dirjen Pajak Robert Pakpahan saat menjadi pembicara dalam Trade and Investment Forum 2019

TANGERANG SELATAN, DDTCNews – Keadilan dan kepastian dalam aspek pajak menjadi janji Dirjen Pajak Robert Pakpahan kepada pelaku usaha lokal dan internasional. Selain itu, insentif juga menjadi instrumen lain yang di tawarkan otoritas agar semakin banyak investasi masuk ke Tanah Air.

Hal tersebut diungkapkannya saat menjadi pembicara dalam acara Trade and Investment Forum 2019. Menurutnya, otoritas mendorong perbaikan pelayanan kepada wajib pajak sebagai jurus utama meningkatkan keadilan dan kepastian bagi WP.

“Kita terus melakukan reformasi untuk memperbaiki kebijakan pajak dan juga tata kelola organisasi,” katanya dalam diskusi panel dengan tema 'Trade and Invest in Indonesia Now', Rabu (16/10/2019).

Baca Juga: Hampir 90% Peserta Debat Setuju DJP Menjadi BPP

Robert menuturkan kepastian dan keadilan menjadi bagian penting dalam interaksi antara otoritas dan wajib pajak. Oleh karena itu, reformasi yang dilakukan sejatinya dialamatkan untuk meningkatkan derajat kedua aspek tersebut.

Untuk tahun ini, setidaknya ada empat kebijakan yang diarahkan untuk menjamin keadilan dan kepastian aturan main kepada wajib pajak. Pertama, implementasi automatic exchange of information (AEoI).

Kedua, pemberian insentif secara selektif pada sektor usaha tertentu. Ketiga, penerapan compliance risk management (CRM). Keempat, perbaikan sistem teknologi informasi.

Baca Juga: Netralisasi Efek Perlambatan Ekonomi Global, Sri Mulyani Pakai APBN

“Pada tahun-tahun sebelumnya kita sudah melakukan berbagai kebijakan seperti restitusi dipercepat dan juga tax amnesty,” paparnya.

Selain itu, taburan insentif juga menjadi nilai tambah otoritas untuk menarik lebih banyak investasi ke Indonesia. Relaksasi kebijakan yang sudah berlaku seperti tax holiday dan rencana omnibus law perpajakan menjadi nilai jual otoritas kepada calon investor.

Tax holiday sudah diberlakukan dengan menyasar kepada sektor industri hulu. Kami juga menyusun untuk menurunkan corporate income tax secara bertahap dan mengubah rezim PPh orang pribadi dari worldwide menjadi territorial,” imbuh Robert. (kaw)

Baca Juga: Tingkatkan Investasi, BKPM Teken MoU dengan Himpunan Kawasan Industri

“Kita terus melakukan reformasi untuk memperbaiki kebijakan pajak dan juga tata kelola organisasi,” katanya dalam diskusi panel dengan tema 'Trade and Invest in Indonesia Now', Rabu (16/10/2019).

Baca Juga: Hampir 90% Peserta Debat Setuju DJP Menjadi BPP

Robert menuturkan kepastian dan keadilan menjadi bagian penting dalam interaksi antara otoritas dan wajib pajak. Oleh karena itu, reformasi yang dilakukan sejatinya dialamatkan untuk meningkatkan derajat kedua aspek tersebut.

Untuk tahun ini, setidaknya ada empat kebijakan yang diarahkan untuk menjamin keadilan dan kepastian aturan main kepada wajib pajak. Pertama, implementasi automatic exchange of information (AEoI).

Kedua, pemberian insentif secara selektif pada sektor usaha tertentu. Ketiga, penerapan compliance risk management (CRM). Keempat, perbaikan sistem teknologi informasi.

Baca Juga: Netralisasi Efek Perlambatan Ekonomi Global, Sri Mulyani Pakai APBN

“Pada tahun-tahun sebelumnya kita sudah melakukan berbagai kebijakan seperti restitusi dipercepat dan juga tax amnesty,” paparnya.

Selain itu, taburan insentif juga menjadi nilai tambah otoritas untuk menarik lebih banyak investasi ke Indonesia. Relaksasi kebijakan yang sudah berlaku seperti tax holiday dan rencana omnibus law perpajakan menjadi nilai jual otoritas kepada calon investor.

Tax holiday sudah diberlakukan dengan menyasar kepada sektor industri hulu. Kami juga menyusun untuk menurunkan corporate income tax secara bertahap dan mengubah rezim PPh orang pribadi dari worldwide menjadi territorial,” imbuh Robert. (kaw)

Baca Juga: Tingkatkan Investasi, BKPM Teken MoU dengan Himpunan Kawasan Industri
Topik : investasi, kebijakan fiskal, insentif pajak, insentif, DJP
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Sabtu, 16 November 2019 | 16:46 WIB
KINERJA APBN 2019
Sabtu, 16 November 2019 | 16:38 WIB
DITJEN BEA DAN CUKAI
Jum'at, 15 November 2019 | 11:43 WIB
UTANG LUAR NEGERI
Jum'at, 15 November 2019 | 11:33 WIB
SELEKSI DIREKSI BUMN
berita pilihan
Selasa, 12 Desember 2017 | 09:17 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 13 Desember 2017 | 09:21 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 03 November 2017 | 09:15 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 06 November 2017 | 09:19 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Selasa, 07 November 2017 | 09:36 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 08 November 2017 | 09:18 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 18 Desember 2017 | 09:53 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Selasa, 19 Desember 2017 | 09:44 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 10 November 2017 | 09:12 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 20 Desember 2017 | 10:04 WIB
BERITA PAJAK HARI INI