Review
Minggu, 24 Mei 2020 | 14:42 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Sabtu, 23 Mei 2020 | 12:52 WIB
ANALISIS PAJAK
Sabtu, 23 Mei 2020 | 10:30 WIB
MENGHADAPI COVID-19 DENGAN PAJAK DAERAH (4)
Sabtu, 23 Mei 2020 | 06:08 WIB
Seri Tax Control Framework (7)
Fokus
Literasi
Sabtu, 23 Mei 2020 | 12:00 WIB
TAX EXPENDITURE (2)
Jum'at, 22 Mei 2020 | 15:14 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 15:10 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 22 Mei 2020 | 12:02 WIB
TIPS MENDAPATKAN INSENTIF
Data & alat
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 MEI-2 JUNI 2020
Reportase

Ini Janji Dirjen Pajak di Hadapan Pelaku Usaha

A+
A-
4
A+
A-
4
Ini Janji Dirjen Pajak di Hadapan Pelaku Usaha

Dirjen Pajak Robert Pakpahan saat menjadi pembicara dalam Trade and Investment Forum 2019

TANGERANG SELATAN, DDTCNews – Keadilan dan kepastian dalam aspek pajak menjadi janji Dirjen Pajak Robert Pakpahan kepada pelaku usaha lokal dan internasional. Selain itu, insentif juga menjadi instrumen lain yang di tawarkan otoritas agar semakin banyak investasi masuk ke Tanah Air.

Hal tersebut diungkapkannya saat menjadi pembicara dalam acara Trade and Investment Forum 2019. Menurutnya, otoritas mendorong perbaikan pelayanan kepada wajib pajak sebagai jurus utama meningkatkan keadilan dan kepastian bagi WP.

“Kita terus melakukan reformasi untuk memperbaiki kebijakan pajak dan juga tata kelola organisasi,” katanya dalam diskusi panel dengan tema 'Trade and Invest in Indonesia Now', Rabu (16/10/2019).

Baca Juga: Ini Tanggapan Asosiasi Furnitur Terkait Insentif Pajak Covid-19

Robert menuturkan kepastian dan keadilan menjadi bagian penting dalam interaksi antara otoritas dan wajib pajak. Oleh karena itu, reformasi yang dilakukan sejatinya dialamatkan untuk meningkatkan derajat kedua aspek tersebut.

Untuk tahun ini, setidaknya ada empat kebijakan yang diarahkan untuk menjamin keadilan dan kepastian aturan main kepada wajib pajak. Pertama, implementasi automatic exchange of information (AEoI).

Kedua, pemberian insentif secara selektif pada sektor usaha tertentu. Ketiga, penerapan compliance risk management (CRM). Keempat, perbaikan sistem teknologi informasi.

Baca Juga: Soal Insentif Perpajakan Impor, BPK: Perhatikan Pengawasan & Evaluasi

“Pada tahun-tahun sebelumnya kita sudah melakukan berbagai kebijakan seperti restitusi dipercepat dan juga tax amnesty,” paparnya.

Selain itu, taburan insentif juga menjadi nilai tambah otoritas untuk menarik lebih banyak investasi ke Indonesia. Relaksasi kebijakan yang sudah berlaku seperti tax holiday dan rencana omnibus law perpajakan menjadi nilai jual otoritas kepada calon investor.

Tax holiday sudah diberlakukan dengan menyasar kepada sektor industri hulu. Kami juga menyusun untuk menurunkan corporate income tax secara bertahap dan mengubah rezim PPh orang pribadi dari worldwide menjadi territorial,” imbuh Robert. (kaw)

Baca Juga: Ada Covid-19, DJP Ubah Strategi & Cara Optimalisasi Penerimaan Pajak?
Topik : investasi, kebijakan fiskal, insentif pajak, insentif, DJP
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 20 Mei 2020 | 18:19 WIB
KINERJA FISKAL
Rabu, 20 Mei 2020 | 17:37 WIB
KINERJA FISKAL
Rabu, 20 Mei 2020 | 17:00 WIB
KINERJA FISKAL
berita pilihan
Minggu, 24 Mei 2020 | 14:42 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 10:00 WIB
INSENTIF FISKAL
Minggu, 24 Mei 2020 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Minggu, 24 Mei 2020 | 08:00 WIB
IHPS SEMESTER II/2019
Minggu, 24 Mei 2020 | 06:01 WIB
PROVINSI KALIMANTAN UTARA