Review
Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:15 WIB
WAKIL MENTERI KEUANGAN SUAHASIL NAZARA:
Senin, 06 Desember 2021 | 15:43 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 08 Desember 2021 | 15:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Data & Alat
Rabu, 08 Desember 2021 | 08:31 WIB
KURS PAJAK 8 DESEMBER - 14 DESEMBER 2021
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Duh, PHRI Hitung Potensi Kerugian Pariwisata US$1,5 Miliar

A+
A-
0
A+
A-
0
Duh, PHRI Hitung Potensi Kerugian Pariwisata US$1,5 Miliar

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Hariyadi B. Sukamdani.

JAKARTA, DDTCNews - Pandemi virus Corona disebutkan telah berdampak nyata kepada sektor pariwisata nasional. Hitung-hitungan potensi kerugian sektor pariwisata nasional ditaksir mencapai US$1,5 miliar.

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Hariyadi B. Sukamdani mengatakan pada tiga bulan pertama pandemi virus Corona sektor pariwisata telah mengalami kerugian besar terutama akibat menurunnya kunjungan turis asal China.

"Dilihat dari Januari sampai hari ini perkiraan kerugian sektor pariwisata mencapai US$1,5 miliar. Asalnya sebagian disumbang dari wisatawan China," katanya Kamis (12/3/2020).

Baca Juga: UU HKPD Atur Ulang Ketentuan Pajak atas Jasa Hotel, Ini Perinciannya

Hariyadi menjelaskan hitungan potensi kerugian sektor pariwisata US$1,5 miliar itu banyak disebabkan penurunan drastis turis asal China. Menurutnya, setiap tahun ada 2 juta pelancong asal Negeri Tirai Bambu yang berkunjung ke Indonesia dan rata-rata menghabiskan uang US$1.100 per orangnya.

Kalkulasi PHRI menyebutkan pandemi Corona setidaknya akan memangkas setengah jumlah turis China yang berkunjung. Dengan demikian, potensi kerugian mencapai US$1,1 miliar. Kemudian terdapat potensi kerugian lanjutan dari turunnya kunjungan wisman nonChina sebesar US$400 miliar.

"Potensi kerugian sektor pariwisata itu belum termasuk sektor manufaktur di mana ekspor Indonesia ke China US$26 miliar dan impor sebesar US$37 miliar," paparnya.

Baca Juga: UU HKPD Sah! Pajak Hotel, Restoran Hingga Parkir Digabung Jadi Satu

Hitungan PHRI terkait dengan kerugian sektor pariwisata ini lebih tinggi dari data Bappenas. Pemerintah menyebutkan potensi kehilangan devisa dari sektor pariwisata senilai US$530 juta akibat pandemi Corona.

Ketua Apindo itu juga menambah jika tidak ada perkembangan berarti dalam beberapa bulan ke depan, maka proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional akan bergerak pada kisaran 4,5%. Kunci dari pembalikan efek pandemi Corona ini berada pada bulan ini dan April ketika masyarakat mulai masuk periode Ramadan.

"Perkiraan kita di Maret, kalau ini tidak ada pembalikan yang luar biasa, bisa jadi pertumbuhan hanya 4,5%," imbuhnya. (Bsi)

Baca Juga: Beberapa Jenis Pajak Daerah Sudah Capai Target Per Akhir November 2021

Topik : phri, pajak hotel, stimulus dampak corona, hariyadi sukamdani

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 11 Juni 2021 | 11:10 WIB
KABUPATEN LOMBOK BARAT

Pendapatan Asli Daerah Diproyeksi Tidak Capai Target, Ini Alasannya

Kamis, 10 Juni 2021 | 16:00 WIB
KABUPATEN SLEMAN

Setoran Pajak Seret, Target PAD Tahun Ini Direvisi

Selasa, 18 Mei 2021 | 10:46 WIB
KABUPATEN BANGLI

Genjot Kepatuhan, Kabupaten Ini Uji Coba Tapping Box

Senin, 10 Mei 2021 | 09:03 WIB
KABUPATEN KAPUAS HULU

Mudahkan Pelaku Usaha Bayar Pajak, Skema Jemput Bola Diterapkan

berita pilihan

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:39 WIB
RUU HKPD

RUU HKPD Turunkan Tarif Maksimal Pajak Hiburan, Begini Detailnya

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:30 WIB
APARATUR SIPIL NEGARA

Tjahjo Kumolo Ingatkan ASN Soal 8 Area Rawan Korupsi

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Begini Tren Rasio Kepatuhan Laporan SPT Tahunan 2016-2021

Rabu, 08 Desember 2021 | 15:43 WIB
KPP PRATAMA MEDAN POLONIA

Sosialisasi UU HPP, Wajib Pajak Dapat Penjelasan Soal PPS dari DJP

Rabu, 08 Desember 2021 | 15:30 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Perusahaan Bisa Dijatuhi Hukuman Pidana Perpajakan, Simak Ketentuannya