Review
Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:47 WIB
PERSPEKTIF
Jum'at, 29 Mei 2020 | 05:58 WIB
Seri Tax Control Framework (11)
Kamis, 28 Mei 2020 | 05:22 WIB
Seri Tax Control Framework (10)
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Fokus
Literasi
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:56 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB
TIPS E-FAKTUR
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 29 Mei 2020 | 13:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN BANYUWANGI
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

Disrupsi Ekonomi Juga Dihadapi Bank Sentral

A+
A-
1
A+
A-
1
Disrupsi Ekonomi Juga Dihadapi Bank Sentral

Suasana CEO Talks FEB Undip. (feb.undip.ac.id)

SEMARANG, DDTCNews— Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menggelar CEO Talks di Hall Gedung Laboratorium Kewirausahaan Kampus FEB Undip dengan tema Turning Disruption Into Opportunity: For a Better Indonesia.

CEO Talks ini merupakan salah satu dari rangkaian Dies Natalis Ke-60 FEB Undip. Acara tersebut dihadiri Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Erwin Haryono dan Presiden Indonesia Marketing Academy Augusty Tae Ferdinand.

Erwin mengatakan revolusi industri 4.0 atau digital disruption bukanlah tentang komputer, karena komputer bahkan Internet sudah ada di 3.0. Disruption juga bukan hanya dihadapi oleh bank tapi juga dihadapi oleh bank sentral.

Baca Juga: Pelajari Aspek Pajak Perguruan Tinggi, Tim Undip Ikuti Pelatihan DDTC

“Yang sekarang terjadi adalah sebuah revolusi di mana format kita dalam berekonomi dilakukan secara digital. Perlu diingat bukan masalah revolusi dari teknologinya, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat menciptakan model bisnis yang baru,” ujarnya di Semarang, Jumat (13/3/2020).

Ia menambahkan jika dilihat dari dunia bisnis saat ini, pesaing dari perusahaan transportasi, retail, media adalah perusahaan teknologi. Misalnya, perusahaan transportasi bersaing dengan perusahaan teknologi seperti ojek online, sementara perusahaan retail bersaing dengan e-commerce.

“Hal ini menunjukkan industri tersebut sudah terdisrupsi bahkan termasuk Indonesia. Indonesia seperti juga Cina sekarang menjadi kasus telaah studi yang bagus, karena digital disruption yang terjadi pada ekonomi ternyata bahkan lebih kuat dibandingkankan dengan negara maju,” katanya.

Baca Juga: Perkembangan Teknologi Harus Diserap Kurikulum Akuntansi

Menurut Erwin, hal tersebut dipengaruhi oleh faktor demografi, karena negara maju berdasarkan demografi ageing population di mana orang-orang tua mungkin yang tidak terlalu antusias dengan teknologi. Di Indonesia, struktur demografinya dikuasai anak muda yang antusias dengan hal baru.

Alasan lainnya adalah di negara maju hampir semua orang dewasa memiliki rekening bank, sedangkan di Indonesia berdasarkan data 2017 sekitar 49% penduduk dewasa belum memiliki rekening bank. Karena itu, saat model bisnis baru masuk, dampaknya lebih kuat dibandingkan dengan negara maju.

Augusty menambahkan Indonesia menduduki peringkat ke-6 dunia dalam penggunaan Internet. Sekitar 8 jam per hari orang Indonesia menggunakan Internet. Namun, hal itu tidak memengaruhi ekonomi secara signifikan, karena sebagian besar penggunaan Internet untuk bersosialisasi. (Bsi)

Baca Juga: Kemiskinan Menurun, Tapi Kian Melambat
Topik : diskusi ekonomi, universitas diponegoro, diskusi kampus
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Minggu, 31 Mei 2020 | 07:00 WIB
RESTITUSI PAJAK
Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:47 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 30 Mei 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:00 WIB
PMK 56/2020
Sabtu, 30 Mei 2020 | 08:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Sabtu, 30 Mei 2020 | 07:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 22:19 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Jum'at, 29 Mei 2020 | 21:58 WIB
EKONOMI DIGITAL