Berita
Sabtu, 19 Juni 2021 | 15:01 WIB
KOREA SELATAN
Sabtu, 19 Juni 2021 | 14:01 WIB
PROVINSI RIAU
Sabtu, 19 Juni 2021 | 13:01 WIB
INSENTIF PAJAK
Sabtu, 19 Juni 2021 | 12:01 WIB
AKUNTABILITAS KEUANGAN
Fokus
Literasi
Jum'at, 18 Juni 2021 | 19:00 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 18 Juni 2021 | 17:01 WIB
KAMUS PAJAK PENGHASILAN
Jum'at, 18 Juni 2021 | 16:01 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 17 Juni 2021 | 18:11 WIB
CUKAI (18)
Data & Alat
Kamis, 17 Juni 2021 | 18:50 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 16 Juni 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 16 JUNI 2021-22 JUNI 2021
Rabu, 09 Juni 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 9 JUNI 2021-15 JUNI 2021
Selasa, 08 Juni 2021 | 18:33 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase
Perpajakan.id

Disrupsi Ekonomi Juga Dihadapi Bank Sentral

A+
A-
1
A+
A-
1
Disrupsi Ekonomi Juga Dihadapi Bank Sentral

Suasana CEO Talks FEB Undip. (feb.undip.ac.id)

SEMARANG, DDTCNews— Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menggelar CEO Talks di Hall Gedung Laboratorium Kewirausahaan Kampus FEB Undip dengan tema Turning Disruption Into Opportunity: For a Better Indonesia.

CEO Talks ini merupakan salah satu dari rangkaian Dies Natalis Ke-60 FEB Undip. Acara tersebut dihadiri Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Erwin Haryono dan Presiden Indonesia Marketing Academy Augusty Tae Ferdinand.

Erwin mengatakan revolusi industri 4.0 atau digital disruption bukanlah tentang komputer, karena komputer bahkan Internet sudah ada di 3.0. Disruption juga bukan hanya dihadapi oleh bank tapi juga dihadapi oleh bank sentral.

Baca Juga: ‘Pemeriksaan dan Denda Saja Tidak Cukup Membuat Wajib Pajak Patuh’

“Yang sekarang terjadi adalah sebuah revolusi di mana format kita dalam berekonomi dilakukan secara digital. Perlu diingat bukan masalah revolusi dari teknologinya, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat menciptakan model bisnis yang baru,” ujarnya di Semarang, Jumat (13/3/2020).

Ia menambahkan jika dilihat dari dunia bisnis saat ini, pesaing dari perusahaan transportasi, retail, media adalah perusahaan teknologi. Misalnya, perusahaan transportasi bersaing dengan perusahaan teknologi seperti ojek online, sementara perusahaan retail bersaing dengan e-commerce.

“Hal ini menunjukkan industri tersebut sudah terdisrupsi bahkan termasuk Indonesia. Indonesia seperti juga Cina sekarang menjadi kasus telaah studi yang bagus, karena digital disruption yang terjadi pada ekonomi ternyata bahkan lebih kuat dibandingkankan dengan negara maju,” katanya.

Baca Juga: 'Transformasi Teknologi Dorong Penerapan Pajak Digital'

Menurut Erwin, hal tersebut dipengaruhi oleh faktor demografi, karena negara maju berdasarkan demografi ageing population di mana orang-orang tua mungkin yang tidak terlalu antusias dengan teknologi. Di Indonesia, struktur demografinya dikuasai anak muda yang antusias dengan hal baru.

Alasan lainnya adalah di negara maju hampir semua orang dewasa memiliki rekening bank, sedangkan di Indonesia berdasarkan data 2017 sekitar 49% penduduk dewasa belum memiliki rekening bank. Karena itu, saat model bisnis baru masuk, dampaknya lebih kuat dibandingkan dengan negara maju.

Augusty menambahkan Indonesia menduduki peringkat ke-6 dunia dalam penggunaan Internet. Sekitar 8 jam per hari orang Indonesia menggunakan Internet. Namun, hal itu tidak memengaruhi ekonomi secara signifikan, karena sebagian besar penggunaan Internet untuk bersosialisasi. (Bsi)

Baca Juga: Pelajari Aspek Pajak Perguruan Tinggi, Tim Undip Ikuti Pelatihan DDTC

Topik : diskusi ekonomi, universitas diponegoro, diskusi kampus
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Sabtu, 19 Juni 2021 | 15:01 WIB
KOREA SELATAN
Sabtu, 19 Juni 2021 | 14:01 WIB
PROVINSI RIAU
Sabtu, 19 Juni 2021 | 13:01 WIB
INSENTIF PAJAK
Sabtu, 19 Juni 2021 | 12:01 WIB
AKUNTABILITAS KEUANGAN
Sabtu, 19 Juni 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 19 Juni 2021 | 10:01 WIB
FILIPINA
Sabtu, 19 Juni 2021 | 09:01 WIB
KABUPATEN PAMENGKASAN
Sabtu, 19 Juni 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 19 Juni 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Sabtu, 19 Juni 2021 | 06:01 WIB
PMK 54/2021