Review
Selasa, 11 Agustus 2020 | 09:20 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 09 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KEPALA KKP PRATAMA JAKARTA MAMPANG PRAPATAN IWAN SETYASMOKO:
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:09 WIB
ALI SADIKIN:
Senin, 10 Agustus 2020 | 17:29 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 10 Agustus 2020 | 16:58 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 10 Agustus 2020 | 16:15 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:30 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:12 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PERPAJAKAN
Komunitas
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 11:15 WIB
IPB ACCOUNTING COMPETITION 2020
Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:46 WIB
UNIVERSITAS MULIA
Reportase

Disrupsi Ekonomi Juga Dihadapi Bank Sentral

A+
A-
1
A+
A-
1
Disrupsi Ekonomi Juga Dihadapi Bank Sentral

Suasana CEO Talks FEB Undip. (feb.undip.ac.id)

SEMARANG, DDTCNews— Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menggelar CEO Talks di Hall Gedung Laboratorium Kewirausahaan Kampus FEB Undip dengan tema Turning Disruption Into Opportunity: For a Better Indonesia.

CEO Talks ini merupakan salah satu dari rangkaian Dies Natalis Ke-60 FEB Undip. Acara tersebut dihadiri Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Erwin Haryono dan Presiden Indonesia Marketing Academy Augusty Tae Ferdinand.

Erwin mengatakan revolusi industri 4.0 atau digital disruption bukanlah tentang komputer, karena komputer bahkan Internet sudah ada di 3.0. Disruption juga bukan hanya dihadapi oleh bank tapi juga dihadapi oleh bank sentral.

Baca Juga: Pelajari Aspek Pajak Perguruan Tinggi, Tim Undip Ikuti Pelatihan DDTC

“Yang sekarang terjadi adalah sebuah revolusi di mana format kita dalam berekonomi dilakukan secara digital. Perlu diingat bukan masalah revolusi dari teknologinya, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat menciptakan model bisnis yang baru,” ujarnya di Semarang, Jumat (13/3/2020).

Ia menambahkan jika dilihat dari dunia bisnis saat ini, pesaing dari perusahaan transportasi, retail, media adalah perusahaan teknologi. Misalnya, perusahaan transportasi bersaing dengan perusahaan teknologi seperti ojek online, sementara perusahaan retail bersaing dengan e-commerce.

“Hal ini menunjukkan industri tersebut sudah terdisrupsi bahkan termasuk Indonesia. Indonesia seperti juga Cina sekarang menjadi kasus telaah studi yang bagus, karena digital disruption yang terjadi pada ekonomi ternyata bahkan lebih kuat dibandingkankan dengan negara maju,” katanya.

Baca Juga: Perkembangan Teknologi Harus Diserap Kurikulum Akuntansi

Menurut Erwin, hal tersebut dipengaruhi oleh faktor demografi, karena negara maju berdasarkan demografi ageing population di mana orang-orang tua mungkin yang tidak terlalu antusias dengan teknologi. Di Indonesia, struktur demografinya dikuasai anak muda yang antusias dengan hal baru.

Alasan lainnya adalah di negara maju hampir semua orang dewasa memiliki rekening bank, sedangkan di Indonesia berdasarkan data 2017 sekitar 49% penduduk dewasa belum memiliki rekening bank. Karena itu, saat model bisnis baru masuk, dampaknya lebih kuat dibandingkan dengan negara maju.

Augusty menambahkan Indonesia menduduki peringkat ke-6 dunia dalam penggunaan Internet. Sekitar 8 jam per hari orang Indonesia menggunakan Internet. Namun, hal itu tidak memengaruhi ekonomi secara signifikan, karena sebagian besar penggunaan Internet untuk bersosialisasi. (Bsi)

Baca Juga: Kemiskinan Menurun, Tapi Kian Melambat

Topik : diskusi ekonomi, universitas diponegoro, diskusi kampus
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Rabu, 12 Agustus 2020 | 07:45 WIB
PENEGAKAN HUKUM
Rabu, 12 Agustus 2020 | 07:30 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 12 Agustus 2020 | 07:00 WIB
KESEJAHTERAAN SOSIAL
Rabu, 12 Agustus 2020 | 06:00 WIB
BELANDA
Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:08 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:39 WIB
INSENTIF PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:52 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:51 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:45 WIB
KORPORASI